• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Juni 6, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Istidraj Perusahaan Listrik: Janji Menyala, Rakyat Tetap Gelap*

    Nobar Children of Heaven, Muhammadiyah dan LAZISMU Langkat Galang Gerakan “100 Sepatu Sekolah untuk Pejuang Masa Depan”

    Dari Banyumas Menembus Nusantara, Bu Dasilah Kembangkan Wedhang Rempah Banteng dengan Semangat UMKM Lokal

    Haedar Nashir: Saat Peradaban Barat Mengalami Kegelapan, Islam Hadir sebagai Jalan Kemajuan

    Berpikir Irfani Menuntun Manusia Menemukan Hikmah Kehidupan

    Makna Menghidup-Hidupi Muhammadiyah: Profesionalisme, Keluarga, dan Keberlanjutan Gerakan

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Istidraj Perusahaan Listrik: Janji Menyala, Rakyat Tetap Gelap*

      Nobar Children of Heaven, Muhammadiyah dan LAZISMU Langkat Galang Gerakan “100 Sepatu Sekolah untuk Pejuang Masa Depan”

      Dari Banyumas Menembus Nusantara, Bu Dasilah Kembangkan Wedhang Rempah Banteng dengan Semangat UMKM Lokal

      Haedar Nashir: Saat Peradaban Barat Mengalami Kegelapan, Islam Hadir sebagai Jalan Kemajuan

      Berpikir Irfani Menuntun Manusia Menemukan Hikmah Kehidupan

      Makna Menghidup-Hidupi Muhammadiyah: Profesionalisme, Keluarga, dan Keberlanjutan Gerakan

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Istidraj Perusahaan Listrik: Janji Menyala, Rakyat Tetap Gelap*

          Nobar Children of Heaven, Muhammadiyah dan LAZISMU Langkat Galang Gerakan “100 Sepatu Sekolah untuk Pejuang Masa Depan”

          Dari Banyumas Menembus Nusantara, Bu Dasilah Kembangkan Wedhang Rempah Banteng dengan Semangat UMKM Lokal

          Haedar Nashir: Saat Peradaban Barat Mengalami Kegelapan, Islam Hadir sebagai Jalan Kemajuan

          Berpikir Irfani Menuntun Manusia Menemukan Hikmah Kehidupan

          Makna Menghidup-Hidupi Muhammadiyah: Profesionalisme, Keluarga, dan Keberlanjutan Gerakan

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Istidraj Perusahaan Listrik: Janji Menyala, Rakyat Tetap Gelap*

            Nobar Children of Heaven, Muhammadiyah dan LAZISMU Langkat Galang Gerakan “100 Sepatu Sekolah untuk Pejuang Masa Depan”

            Dari Banyumas Menembus Nusantara, Bu Dasilah Kembangkan Wedhang Rempah Banteng dengan Semangat UMKM Lokal

            Haedar Nashir: Saat Peradaban Barat Mengalami Kegelapan, Islam Hadir sebagai Jalan Kemajuan

            Berpikir Irfani Menuntun Manusia Menemukan Hikmah Kehidupan

            Makna Menghidup-Hidupi Muhammadiyah: Profesionalisme, Keluarga, dan Keberlanjutan Gerakan

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home Hukum Islam

              KH Ahmad Dahlan Pencetus Madrasah Modern di Nusantara

              by
              20/09/2022
              in Hukum Islam
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              TABLIGH.ID, JAKARTA – Pendiri Muhammadiyah, Kiai Ahmad Dahlan (1868-1923) merupakan seorang guru sejati. Perhatian beliau terhadap pendidikan bukan saja muncul karena keprihatinannya atas kondisi umat Islam yang saat itu jahil, berpandangan dikotomis dan terbelakang, tetapi juga karena keyakinannya bahwa Islam otomatis maju jika alam pikiran umatnya tercerahkan.

              Kiai Ahmad Dahlan pun bertekad mendirikan sekolah integratif yang menyatukan pendidikan agama dan sains Barat yang dia namakan sebagai Sistem Madrasah. Namun sebelum mendirikan sekolah itu, guru-gurunya berpesan agar Kiai Dahlan mendirikan sebuah organisasi permanen yang menaunginya terlebih dahulu.

              WartaTerkait

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Madrasah Harus Berkelanjutan

              Maksud dari didirikannya organisasi itu tidak lain adalah untuk menghindari nasib banyak pesantren yang berhenti beroperasi setelah tokoh pemilik atau pemimpinnya wafat. Demikian terang Nasruddin Anshoriy dalam Matahari Pembaruan Rekam Jejak K.H. Ahmad Dahlan (2010). Maka Kiai Ahmad Dahlan pun bergabung dengan Budi Utomo (BU) pada 1909.

              Selain karena sebuah strategi dakwah untuk dapat memberikan pelajaran Islam di kantor BU, kantor-kantor pemerintah dan sekolah pemerintah Belanda yang sulit ditembus, bergabungnya Kiai Ahmad Dahlan dengan BU adalah untuk mempelajari sistem organisasi dan sistem tata kelola manajemen.

              Setelah ilmu manajemen dirasa cukup, beliau pun mendirikan sekolah integratif pertama pada 1 Desember 1911 di ruang tamunya yang berukuran 2,5 x 6 m dengan nama Madrasah Ibtidaiyah Diniyah Islamiyah (MIDI).

              Mendirikan Madrasah Modern Pertama

              Sekolah yang dirintis dengan 8 siswa itu saat diresmikan memiliki 29 siswa dan enam bulan kemudian pada Juni 1912, para siswa bertambah menjadi 62 orang. Kiai Ahmad Dahlan juga mendirikan pesantren Qismul Arqa (cikal bakal Kweekschool Moehammadijah atau Mu’allimin) pada 1919. Tujuan dari lembaga ini adalah untuk menyediakan tenaga pengajar di berbagai madrasah Muhammadiyah. Hingga tahun 1930, lembaga pendidikan ini bahkan menjadi satu-satunya lembaga pendidikan Islam modern pertama di Yogyakarta, demikian catatan Amir Hamzah Wirjosukarto dalam Pembaharuan pendidikan dan pengadjaran Islam yang diselenggarakan oleh pergerakan Muhammadijah dari kota Jogjakarta (1962).

              Strategi Baru Pendidikan Madrasah Selain berpikiran jauh dengan mencetuskan konsep Madrasah, Kiai Ahmad Dahlan juga merupakan sosok ideal sebagai seorang guru yang selalu memiliki berbagai variasi dalam mengajar. Ketika sekolah Madrasahnya diboikot oleh masyarakat karena dianggap tidak Islami sehingga siswa absen, Kiai Ahmad Dahlan tidak segan datang ke rumah siswa untuk langsung menjemput agar mau belajar.

              Beliau juga sering mengajak siswa belajar di luar kelas dalam kegiatan tamasya, sebagaimana pernah dikabarkan oleh Surat Kabar Bromartani edisi 15 September 1915, Kiai Ahmad Dahlan mengalami musibah kecopetan saat mengajak para siswa tamasya ke Taman Sriwedari di Solo.

              Saat mengajar Kiai Ahmad Dahlan suka dengan metode dialog. Beliau tidak segan menjawab semua pertanyaan murid-muridnya sampai tuntas. Abdul Munir Mulkhan dalam Jejak Pembaruan Sosial dan Kemanusiaan Kiai Ahmad Dahlan (2010) menjelaskan sifat ini sebagai prinsip keguruan dan basis etika guru Muhammadiyah.

              Menurut Mulkhan, etika tersebut adalah etika umat Islam dalam memandang ilmu dengan memposisikan dirinya setiap saat sebagai sosok guru sekaligus murid. Sebagai seorang guru, seorang muslim wajib mengajarkan semua ilmu yang dimilikinya, sedangkan sebagai murid, seorang muslim dianjurkan untuk belajar kapan saja, di mana saja, dan kepada siapa saja, termasuk kepada para muridnya.

              KH Ahmad Dahlan, Guru Sekaligus Murid

              Alfian dalam Muhammadiyah: The Political Behavior of A Muslim Modernist Organization Under Dutch Colonialism (1989) menyebut sikap ini tertuang pada pesan Kiai Ahmad Dahlan yang berbunyi “Jadilah guru sekaligus murid”, sebuah pesan untuk bersikap inklusif dan terbuka mengambil manfaat dari siapapun.

              Di luar sekolah, Kiai Ahmad Dahlan juga gemar berkeliling kampung atau kota untuk memberikan pengajaran (tablig) yang dia namakan sebagai guru keliling. Seorang guru juga disadari sebagai sosok yang wajib memberikan teladan baik dalam keadaban publik.

              Hal inilah yang kemudian dilembagakan lewat Ketentuan Sekolah Muhammadyah yang dikeluarkan oleh Muhammadiyah Bagian Sekolahan tahun 1924 yang berbunyi “Hal tata tertib, kebersihan dan lakoe kebajikan, semua guru harus berusaha akan menjadi contoh kepada murid-murid dan orang sekampungnya.” Demikian tercatat dalam Suara Muhammadiyah Tahun ke-5 Nomor 4 tahun 1924.

              Buah dari keikhlasannya dalam berjuang, satu tahun sebelum Kiai Ahmad Dahlan wafat, menurut Abdul Munir Mulkhan Muhammadiyah pada 1922 telah memiliki 8 sekolah dengan 73 guru dan 1.019 siswa.

              The post KH Ahmad Dahlan Pencetus Madrasah Modern di Nusantara appeared first on tabligh.id.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Hakikat Menghadiri Undangan Pernikahan (Walimahan)

              Next Post

              OIF UMSU dan Necmettin Erbakan University Turki Kaji Kalender Islam Global

              InfoLain

              Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              26/04/2026
              Hukum Islam

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              19/04/2026
              Hukum Islam

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              19/04/2026
              Next Post
              OIF UMSU dan Necmettin Erbakan University Turki Kaji Kalender Islam Global

              OIF UMSU dan Necmettin Erbakan University Turki Kaji Kalender Islam Global

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Istidraj Perusahaan Listrik: Janji Menyala, Rakyat Tetap Gelap*

                06/06/2026

                Nobar Children of Heaven, Muhammadiyah dan LAZISMU Langkat Galang Gerakan “100 Sepatu Sekolah untuk Pejuang Masa Depan”

                06/06/2026

                Dari Banyumas Menembus Nusantara, Bu Dasilah Kembangkan Wedhang Rempah Banteng dengan Semangat UMKM Lokal

                06/06/2026

                Haedar Nashir: Saat Peradaban Barat Mengalami Kegelapan, Islam Hadir sebagai Jalan Kemajuan

                06/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,338)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,770)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Istidraj Perusahaan Listrik: Janji Menyala, Rakyat Tetap Gelap*

                06/06/2026

                Nobar Children of Heaven, Muhammadiyah dan LAZISMU Langkat Galang Gerakan “100 Sepatu Sekolah untuk Pejuang Masa Depan”

                06/06/2026

                Dari Banyumas Menembus Nusantara, Bu Dasilah Kembangkan Wedhang Rempah Banteng dengan Semangat UMKM Lokal

                06/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In