• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, November 6, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

    Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

    Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

    Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

    Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

    Muhammadiyah: Memperkuat Persaudaraan, Transparansi, dan Green Organization

    Makar dalam Perspektif Hukum :  Kejahatan Terhadap Negara

    Makar dalam Perspektif Hukum : Kejahatan Terhadap Negara

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

      Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

      Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

      Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

      Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

      Muhammadiyah: Memperkuat Persaudaraan, Transparansi, dan Green Organization

      Makar dalam Perspektif Hukum :  Kejahatan Terhadap Negara

      Makar dalam Perspektif Hukum : Kejahatan Terhadap Negara

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

          Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

          Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

          Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

          Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

          Muhammadiyah: Memperkuat Persaudaraan, Transparansi, dan Green Organization

          Makar dalam Perspektif Hukum :  Kejahatan Terhadap Negara

          Makar dalam Perspektif Hukum : Kejahatan Terhadap Negara

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

            Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

            Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

            Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

            Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

            Muhammadiyah: Memperkuat Persaudaraan, Transparansi, dan Green Organization

            Makar dalam Perspektif Hukum :  Kejahatan Terhadap Negara

            Makar dalam Perspektif Hukum : Kejahatan Terhadap Negara

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Muhammadiyah: Memperkuat Persaudaraan, Transparansi, dan Green Organization

              admin by admin
              06/11/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Muhammadiyah: Memperkuat Persaudaraan, Transparansi, dan Green Organization

              (Dari Risalah Islam Berkemajuan Menuju Risalah Kesemestaan Meneguhkan Arah Gerakan Menuju Muktamar ke-49)

              WartaTerkait

              ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

              Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

              Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

              Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

              Oleh : Jufri

              Muhammadiyah bukan sekadar organisasi yang memiliki sejarah panjang, struktur kepemimpinan, amal usaha, dan warga Persyarikatan yang tersebar di berbagai penjuru negeri. Lebih dari itu, Muhammadiyah adalah gerakan Islam yang kekuatannya terletak pada nilai perjuangan, persaudaraan, kepercayaan, dan kesediaan untuk terus berkhidmat.

              Menjelang Muktamar ke-49 tahun 2027, ada sejumlah hal penting yang patut menjadi perhatian bersama. Bukan hanya bagaimana Muhammadiyah memperbesar amal usaha atau memperluas pengaruhnya, tetapi juga bagaimana menjaga kualitas persaudaraan, membangun transparansi, memperkuat tata kelola, dan mengembangkan organisasi yang semakin peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.

              Pertama, memperkuat persaudaraan.

              Muhammadiyah memiliki kekuatan besar karena dibangun di atas semangat Persyarikatan. Tidak ada seorang pun yang memiliki Muhammadiyah secara pribadi. Ketua, sekretaris, bendahara, maupun anggota pimpinan pada berbagai tingkatan hanyalah orang-orang yang mendapatkan amanah untuk menjalankan tugas organisasi.

              Karena itu, perbedaan pandangan, pilihan, dan dinamika dalam organisasi semestinya tidak merusak persaudaraan. Kompetisi dalam kepemimpinan harus tetap berada dalam koridor akhlak, adab, dan semangat saling menghormati.

              Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan kehilangan persaudaraan. Kita boleh memiliki gagasan yang berbeda, tetapi jangan sampai menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk saling menjauh.

              Muhammadiyah membutuhkan kader-kader yang kuat pemikiran dan luas pergaulannya, tetapi juga lapang hatinya. Sebab, organisasi tidak hanya membutuhkan orang-orang pintar, tetapi juga orang-orang yang mampu menjaga kebersamaan.

              Kedua, amal usaha adalah milik Persyarikatan.

              Salah satu hal yang perlu terus ditegaskan adalah bahwa amal usaha Muhammadiyah merupakan milik Persyarikatan, bukan milik pribadi, kelompok, atau individu yang sedang mendapatkan amanah untuk mengelolanya.

              Siapa pun yang diberi amanah mengelola sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, panti asuhan, maupun amal usaha lainnya harus menyadari bahwa dirinya sedang menjalankan tanggung jawab organisasi.

              Kita boleh menjadi pengelola, tetapi bukan pemilik. Kita boleh mendapatkan amanah kepemimpinan, tetapi Muhammadiyah bukan milik kita.

              Karena itu, pengelolaan amal usaha harus mengedepankan profesionalitas, transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap aturan Persyarikatan. Kemajuan amal usaha harus memperkuat Muhammadiyah, bukan justru melahirkan pusat-pusat kekuasaan baru di luar mekanisme organisasi.

              Semakin besar amanah yang diberikan, semakin besar pula tanggung jawab untuk menjaga dan mengembangkannya.

              Ketiga, transparansi dan kepercayaan.

              Organisasi yang besar membutuhkan tata kelola yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Transparansi bukan berarti semua hal harus diumbar ke ruang publik, melainkan adanya kejelasan dalam pengambilan keputusan, pengelolaan keuangan, penggunaan aset, serta pelaksanaan program.

              Kepercayaan warga Persyarikatan tidak cukup dibangun melalui pidato dan ajakan. Kepercayaan tumbuh ketika warga mengetahui bahwa amanah dikelola dengan baik, keputusan dibuat melalui mekanisme organisasi, dan setiap pimpinan bersedia mempertanggungjawabkan tugasnya.

              Transparansi bukan tanda ketidakpercayaan kepada pimpinan. Justru transparansi merupakan bentuk penghormatan terhadap amanah dan upaya menjaga kehormatan organisasi.

              Semakin besar Muhammadiyah, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk membangun sistem tata kelola yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

              Keempat, Green Organization.

              Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan juga perlu semakin serius membangun organisasi yang ramah lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan.

              Green Organization bukan sekadar memperbanyak tanaman, mengurangi penggunaan plastik, atau membuat kegiatan penghijauan. Lebih jauh, ini adalah cara pandang bahwa keberlanjutan lingkungan harus menjadi bagian dari kebijakan, budaya kerja, pendidikan, dan pengelolaan amal usaha Muhammadiyah.

              Sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit, masjid, dan berbagai institusi Muhammadiyah dapat menjadi contoh penerapan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

              Islam mengajarkan manusia sebagai khalifah di bumi. Karena itu, menjaga lingkungan bukan sekadar urusan teknis, tetapi juga bagian dari tanggung jawab keagamaan dan kemanusiaan.

              Kelima, permusyawaratan bukan sekadar memilih pimpinan.

              Muktamar, Musyawarah Wilayah, Musyawarah Daerah, Musyawarah Cabang, dan Musyawarah Ranting bukanlah agenda yang semata-mata diselenggarakan untuk memilih pimpinan.

              Pemilihan memang bagian penting dari permusyawaratan, tetapi substansi dan tujuannya jauh lebih luas. Permusyawaratan seharusnya menjadi ruang evaluasi, konsolidasi, refleksi, dan proyeksi masa depan Persyarikatan.

              Di dalamnya dibicarakan bagaimana dakwah harus dikembangkan, bagaimana kaderisasi diperkuat, bagaimana amal usaha dimajukan, bagaimana aset dijaga, serta bagaimana Muhammadiyah menjawab berbagai tantangan zaman.

              Sistem pemilihan melalui formatur juga mengandung pelajaran tentang kedewasaan berorganisasi. Kita tidak sedang membangun pertarungan untuk menentukan siapa yang paling berkuasa, melainkan memberikan amanah kepada kader-kader yang diharapkan mampu bekerja bersama untuk kepentingan Persyarikatan.

              Setelah pemilihan selesai, tidak boleh ada yang merasa menjadi pemenang dan tidak boleh ada yang merasa menjadi pecundang. Sebab, yang harus menang adalah Muhammadiyah, bukan kelompok atau kepentingan orang per orang.

              Berbeda dalam pilihan, bersatu dalam perjuangan. Inilah semangat persaudaraan yang harus terus dirawat.

              Keenam, dari Risalah Islam Berkemajuan menuju Risalah Kesemestaan.

              Muhammadiyah memiliki warisan pemikiran dan gerakan yang terus berkembang mengikuti tantangan zaman. Risalah Islam Berkemajuan menjadi salah satu penegasan identitas dan orientasi perjuangan Muhammadiyah. Islam harus hadir sebagai kekuatan yang mencerahkan, membebaskan, memberdayakan, dan memajukan kehidupan.

              Namun, tantangan masa depan mengajak Muhammadiyah untuk memperluas cakrawala gerakannya. Islam berkemajuan tidak cukup hanya menjadi gagasan yang dibicarakan dalam forum-forum organisasi, tetapi harus semakin nyata manfaatnya bagi kehidupan semesta.

              Di sinilah relevansi gagasan Risalah Kesemestaan. Sebuah orientasi gerakan yang menempatkan kemaslahatan manusia, perdamaian, keadilan, ilmu pengetahuan, kemajuan peradaban, serta kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab dakwah.

              Muhammadiyah harus mampu membangun persaudaraan lintas batas, mengembangkan pendidikan yang mencerahkan, memperkuat ekonomi masyarakat, menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkeadilan, serta ikut merawat bumi dan kehidupan.

              Dengan demikian, dakwah Muhammadiyah tidak berhenti pada kepentingan internal Persyarikatan atau umat Islam semata. Dakwah harus menghadirkan manfaat bagi seluruh umat manusia dan alam semesta.

              Inilah tantangan sekaligus peluang Muhammadiyah untuk terus memperluas kontribusi dan pengabdiannya di tengah perubahan dunia.

              Meneguhkan Masa Depan Persyarikatan

              Muktamar ke-49 harus menjadi momentum memperbarui komitmen dan meneguhkan arah gerakan. Kita ingin Muhammadiyah semakin kuat dalam persaudaraan, semakin transparan dalam tata kelola, semakin profesional dalam mengelola amal usaha, dan semakin bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.

              Kebesaran Muhammadiyah tidak hanya diukur dari banyaknya gedung, luasnya amal usaha, atau besarnya jumlah anggota. Kebesaran itu juga terlihat dari kualitas persaudaraan warganya, kejujuran dalam mengelola amanah, serta manfaat yang diberikan bagi kehidupan manusia dan kelestarian alam.

              Kita boleh berbeda dalam pemikiran, pilihan, dan cara pandang, tetapi jangan sampai kehilangan kesadaran bahwa kita berada dalam satu rumah besar bernama Muhammadiyah.

              Sebab, Muhammadiyah bukan milik orang-orang yang sedang memimpin, melainkan amanah perjuangan yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

              Muktamar tentu saja bukan sekadar tentang siapa yang akan memimpin, tetapi tentang bagaimana Muhammadiyah akan terus bergerak, berkemajuan, dan memberi manfaat bagi semesta.

              Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Makar dalam Perspektif Hukum : Kejahatan Terhadap Negara

              Next Post

              Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

              06/11/2026
              BeritaMu

              Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

              06/11/2026
              BeritaMu

              Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

              06/11/2026
              Next Post
              Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

              Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

                06/11/2026

                Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

                06/11/2026

                Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

                06/11/2026
                Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

                Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

                06/11/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (30,195)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,417)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

                06/11/2026

                Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

                06/11/2026

                Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

                06/11/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In