• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    FUSI UIN Sumut Gelar FGD, Masyarakat Adat Didorong Jadi Aktor Pemulihan Ekologis Pascabanjir

    Merawat Hati dalam Perjuangan

    Selamat Jalan, Ustadz Azar Aswadi: Senyum Ramah dan Aura Keulamaan yang Menyejukkan

    Wisuda 2.657 Mahasiswa, UMSU Perkuat Posisi sebagai PTS Terbesar di Sumatera

    Dadang Kahmad Sampaikan Tiga Amanat PP Muhammadiyah kepada Wisudawan UMSU

    Menteri Lingkungan Hidup di Wisuda UMSU: Saatnya Tobat Ekologi, Selamatkan Bumi

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      FUSI UIN Sumut Gelar FGD, Masyarakat Adat Didorong Jadi Aktor Pemulihan Ekologis Pascabanjir

      Merawat Hati dalam Perjuangan

      Selamat Jalan, Ustadz Azar Aswadi: Senyum Ramah dan Aura Keulamaan yang Menyejukkan

      Wisuda 2.657 Mahasiswa, UMSU Perkuat Posisi sebagai PTS Terbesar di Sumatera

      Dadang Kahmad Sampaikan Tiga Amanat PP Muhammadiyah kepada Wisudawan UMSU

      Menteri Lingkungan Hidup di Wisuda UMSU: Saatnya Tobat Ekologi, Selamatkan Bumi

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          FUSI UIN Sumut Gelar FGD, Masyarakat Adat Didorong Jadi Aktor Pemulihan Ekologis Pascabanjir

          Merawat Hati dalam Perjuangan

          Selamat Jalan, Ustadz Azar Aswadi: Senyum Ramah dan Aura Keulamaan yang Menyejukkan

          Wisuda 2.657 Mahasiswa, UMSU Perkuat Posisi sebagai PTS Terbesar di Sumatera

          Dadang Kahmad Sampaikan Tiga Amanat PP Muhammadiyah kepada Wisudawan UMSU

          Menteri Lingkungan Hidup di Wisuda UMSU: Saatnya Tobat Ekologi, Selamatkan Bumi

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            FUSI UIN Sumut Gelar FGD, Masyarakat Adat Didorong Jadi Aktor Pemulihan Ekologis Pascabanjir

            Merawat Hati dalam Perjuangan

            Selamat Jalan, Ustadz Azar Aswadi: Senyum Ramah dan Aura Keulamaan yang Menyejukkan

            Wisuda 2.657 Mahasiswa, UMSU Perkuat Posisi sebagai PTS Terbesar di Sumatera

            Dadang Kahmad Sampaikan Tiga Amanat PP Muhammadiyah kepada Wisudawan UMSU

            Menteri Lingkungan Hidup di Wisuda UMSU: Saatnya Tobat Ekologi, Selamatkan Bumi

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Merawat Hati dalam Perjuangan

              admin by admin
              27/10/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Merawat Hati dalam Perjuangan

              Belajar dari Sumur Nabi Yusuf 

              WartaTerkait

              FUSI UIN Sumut Gelar FGD, Masyarakat Adat Didorong Jadi Aktor Pemulihan Ekologis Pascabanjir

              Selamat Jalan, Ustadz Azar Aswadi: Senyum Ramah dan Aura Keulamaan yang Menyejukkan

              Wisuda 2.657 Mahasiswa, UMSU Perkuat Posisi sebagai PTS Terbesar di Sumatera

              Dadang Kahmad Sampaikan Tiga Amanat PP Muhammadiyah kepada Wisudawan UMSU

              (Tulisan ke-79 dari Beberapa Artikel Terkait Kaderisasi)

              Oleh: Amrizal, S.Si., M.Pd. – Wakil Ketua MPKSDI PWM Sumatera Utara / Dosen Universitas Negeri Medan

              Ada luka yang tidak datang dari lawan, tetapi justru dari orang-orang yang berjalan bersama kita. Ada kekecewaan yang terasa begitu dalam bukan karena dilakukan orang asing, melainkan karena datang dari mereka yang pernah kita percaya, kita bela, dan kita anggap sebagai saudara seperjuangan.

              Dalam kehidupan organisasi, luka semacam ini bukan sesuatu yang mustahil terjadi. Di balik rapat, pengajian, perkaderan, dan seruan persaudaraan, terkadang terselip rasa iri, persaingan yang tidak sehat, dan keinginan untuk menyingkirkan orang lain demi memperoleh tempat yang lebih tinggi.

              Kita mungkin pernah menyaksikan seorang kader yang dahulu dirangkul, tetapi kemudian dijauhkan ketika dianggap menjadi pesaing. Ada yang dahulu dipuji, lalu dicari-cari kesalahannya ketika memperoleh kepercayaan. Ada pula yang bertahun-tahun berjuang bersama, tetapi hubungan persaudaraannya retak hanya karena perbedaan kepentingan.

              Pertanyaannya, jika kader saling melukai, apa yang sebenarnya sedang kita kaderkan?

              Belajar dari Sumur Nabi Yusuf 

              Al-Qur’an menghadirkan kisah yang begitu menyentuh tentang Nabi Yusuf a.s. Saudara-saudaranya merasa bahwa Yusuf dan Bunyamin lebih dicintai oleh ayah mereka, Nabi Ya’qub a.s. Perasaan itu tumbuh menjadi kecemburuan, lalu berubah menjadi rencana untuk menyingkirkan Yusuf.

              “Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu tempat agar perhatian ayah tertumpah kepadamu…” (QS. Yusuf [12]: 9).

              Bayangkan, Yusuf tidak dijatuhkan oleh orang asing. Ia dimasukkan ke dalam sumur oleh saudara-saudaranya sendiri. Orang-orang yang tumbuh dalam keluarga yang sama justru menjadi bagian dari ujian paling berat dalam hidupnya.

              Kisah ini bukan sekadar cerita tentang kecemburuan keluarga. Ia adalah cermin tentang betapa berbahayanya iri hati ketika dibiarkan menguasai jiwa. Kedekatan tidak selalu menjamin ketulusan. Kebersamaan tidak otomatis melahirkan persaudaraan. Bahkan, orang-orang yang berada dalam satu barisan pun dapat saling menjatuhkan ketika hati kehilangan kejernihan.

              Dalam organisasi, sumur itu tidak selalu berupa lubang di tanah. Ia bisa berupa fitnah, pengucilan, pembunuhan karakter, penyebaran prasangka, atau usaha sistematis untuk memadamkan potensi kader lain.

              Tubuh kita mungkin berada dalam satu forum, tetapi hati kita saling menjauh. Kita berbicara tentang kemajuan gerakan, tetapi diam-diam tidak rela melihat saudara sendiri berkembang.

              Inilah luka yang harus direnungkan dalam kaderisasi Muhammadiyah.

              Kaderisasi Bukan Sekadar Melahirkan Pemimpin 

              Kaderisasi tidak cukup hanya mengajarkan sejarah organisasi, ideologi, kepemimpinan, dan tata kelola persyarikatan. Kaderisasi harus membentuk kedewasaan jiwa. Sebab, kecerdasan tanpa akhlak dapat melahirkan kelicikan, kemampuan memimpin tanpa keikhlasan dapat berubah menjadi ambisi, dan militansi tanpa kerendahan hati dapat menjelma menjadi permusuhan.

              KH Ahmad Dahlan meletakkan fondasi gerakan yang menautkan pemahaman agama dengan amal nyata. Semangat pembaruan itu seharusnya menggerakkan kita untuk terus memperbaiki diri, bukan sibuk mencari kekurangan orang lain.

              Sementara itu, Buya Ahmad Syafii Maarif berkali-kali mengingatkan pentingnya dimensi moral dalam kehidupan beragama dan berbangsa. Spirit pemikirannya mengajak kita memahami bahwa keberagamaan tidak cukup berhenti pada simbol dan identitas, tetapi harus tampak dalam kejujuran, keberanian moral, dan kepedulian terhadap sesama.

              Pesan itu relevan bagi setiap kader: jangan sampai kita fasih berbicara tentang Islam Berkemajuan, tetapi gagal memajukan akhlak kita sendiri.

              Kader yang matang bukanlah kader yang selalu menang dalam persaingan. Kader yang matang adalah mereka yang mampu menerima keunggulan orang lain tanpa merasa terancam, berbeda pendapat tanpa membenci, dan kehilangan jabatan tanpa kehilangan kehormatan.

              Kita perlu melahirkan kader yang tidak hanya kuat menghadapi lawan, tetapi juga mampu mengendalikan ego ketika berhadapan dengan saudara seperjuangan.

              Jangan Jadikan Kaderisasi sebagai Sumur 

              Ada satu pertanyaan yang perlu kita ajukan kepada diri sendiri: apakah proses kaderisasi telah melahirkan persaudaraan, atau justru menjadi ruang untuk menanamkan loyalitas kepada kelompok tertentu?

              Jika seorang kader belajar tentang kepemimpinan, tetapi kemudian menggunakan kemampuannya untuk menjatuhkan orang lain, ada sesuatu yang perlu diperbaiki. Jika seorang kader memahami ideologi, tetapi tidak mampu menjaga lisannya dari fitnah, ada nilai yang belum sungguh-sungguh meresap ke dalam dirinya.

              Jangan sampai perkaderan melahirkan orang-orang yang pandai berbicara tentang ukhuwah, tetapi gemar memelihara permusuhan. Jangan sampai organisasi menjadi tempat seseorang tumbuh hanya selama ia dianggap berguna, lalu ditinggalkan ketika tidak lagi dibutuhkan.

              Kaderisasi harus menjadi ruang yang aman untuk bertumbuh, bukan sumur tempat seseorang ditenggelamkan karena dianggap mengancam kedudukan orang lain.

              Kita memang tidak mungkin menghilangkan seluruh perbedaan dan persaingan. Organisasi membutuhkan kompetisi gagasan, evaluasi, bahkan kritik yang tajam. Namun, semua itu harus berjalan dalam batas akhlak, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

              Mengkritik bukan berarti membenci. Berbeda bukan berarti bermusuhan. Memberi kesempatan kepada kader lain bukan berarti kehilangan kehormatan.

              Justru di situlah kualitas seorang pemimpin diuji.

              Ketika Terluka, Jangan Kehilangan Akhlak 

              Kisah Nabi Yusuf juga mengajarkan bahwa orang yang terluka tidak harus tumbuh menjadi pribadi yang penuh dendam. Setelah melewati perjalanan panjang dan penderitaan yang berat, Yusuf akhirnya bertemu kembali dengan saudara-saudaranya. Ia memiliki kesempatan untuk membalas, tetapi memilih sikap pemaaf.

              Al-Qur’an mengabadikan ucapannya: “Pada hari ini tidak ada cercaan terhadap kamu. Mudah-mudahan Allah mengampuni kamu…” (QS. Yusuf [12]: 92).

              Tentu, memaafkan bukan berarti membenarkan kezaliman. Persoalan harus tetap diselesaikan, kebenaran harus ditegakkan, dan perilaku yang merusak organisasi perlu diperbaiki. Namun, jangan biarkan luka mengubah kita menjadi orang yang melakukan hal serupa kepada orang lain.

              Jika pernah disingkirkan, jangan menjadikan penyingkiran sebagai cara memimpin. Jika pernah difitnah, jangan membalas dengan fitnah. Jika pernah dikecewakan, jangan menjadikan kekecewaan sebagai alasan untuk merusak persaudaraan.

              Jangan biarkan sumur yang pernah kita alami menjadi sumur yang kelak kita gali untuk saudara sendiri.

              Pada akhirnya, kita tidak hanya akan dikenang karena jabatan yang pernah dipegang, pidato yang pernah disampaikan, atau program yang pernah dijalankan. Kita juga akan dikenang dari cara kita memperlakukan orang-orang yang berjalan bersama kita.

              Maka, sebelum bertanya seberapa banyak kader yang telah kita lahirkan, marilah bertanya: sudahkah kita melahirkan kader yang mampu menjaga hati, menghormati sesama, dan berbahagia melihat saudaranya bertumbuh?

              Sebab, kaderisasi yang berhasil bukan hanya melahirkan pemimpin yang hebat, melainkan manusia yang tidak tega menghancurkan saudaranya sendiri. 

              Jangan biarkan kader melukai kader. Jangan biarkan iri hati menenggelamkan potensi. Dan jangan biarkan ambisi mengalahkan persaudaraan.

              Muhammadiyah membutuhkan kader yang berilmu, berintegritas, dan berkemajuan. Kader yang berani memperjuangkan kebenaran, tetapi tetap rendah hati. Kader yang mampu bersaing dalam gagasan, tetapi tidak kehilangan kasih sayang.

              Sebab, gerakan sebesar apa pun akan kehilangan ruhnya ketika orang-orang yang berjalan di dalamnya tidak lagi mampu menjaga satu sama lain.

               

              Fastabiqul khairat. 

              Wallahu a’lam Bish Shawab 

               

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Selamat Jalan, Ustadz Azar Aswadi: Senyum Ramah dan Aura Keulamaan yang Menyejukkan

              Next Post

              FUSI UIN Sumut Gelar FGD, Masyarakat Adat Didorong Jadi Aktor Pemulihan Ekologis Pascabanjir

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              FUSI UIN Sumut Gelar FGD, Masyarakat Adat Didorong Jadi Aktor Pemulihan Ekologis Pascabanjir

              27/10/2026
              BeritaMu

              Selamat Jalan, Ustadz Azar Aswadi: Senyum Ramah dan Aura Keulamaan yang Menyejukkan

              27/10/2026
              BeritaMu

              Wisuda 2.657 Mahasiswa, UMSU Perkuat Posisi sebagai PTS Terbesar di Sumatera

              27/10/2026
              Next Post

              FUSI UIN Sumut Gelar FGD, Masyarakat Adat Didorong Jadi Aktor Pemulihan Ekologis Pascabanjir

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                FUSI UIN Sumut Gelar FGD, Masyarakat Adat Didorong Jadi Aktor Pemulihan Ekologis Pascabanjir

                27/10/2026

                Merawat Hati dalam Perjuangan

                27/10/2026

                Selamat Jalan, Ustadz Azar Aswadi: Senyum Ramah dan Aura Keulamaan yang Menyejukkan

                27/10/2026

                Wisuda 2.657 Mahasiswa, UMSU Perkuat Posisi sebagai PTS Terbesar di Sumatera

                27/10/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,986)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,377)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                FUSI UIN Sumut Gelar FGD, Masyarakat Adat Didorong Jadi Aktor Pemulihan Ekologis Pascabanjir

                27/10/2026

                Merawat Hati dalam Perjuangan

                27/10/2026

                Selamat Jalan, Ustadz Azar Aswadi: Senyum Ramah dan Aura Keulamaan yang Menyejukkan

                27/10/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In