Pesan Dakwah dan Kebaikan dari Akademi Jurnalistik Muda Muhammadiyah Sumatera Utara
INFOMU.CO | Medan — Pesan dakwah dan kebaikan menjadi materi pencerahan utama yang mengemuka dalam Pelatihan Akademi Jurnalistik Muda Muhammadiyah (AJMM). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatera Utara, Prof. Dr. Ali Imran Sinaga, M.Ag., pada Sabtu (24/10).
Pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 45 peserta yang terdiri dari unsur pimpinan dan anggota Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) se-Sumatera Utara.
Pencerahan terkait pentingnya menyampaikan pesan dan nilai dakwah melalui kerja jurnalistik turut disampaikan oleh sejumlah tokoh penting. Di antaranya adalah Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr. Roni Tabroni, M.Si., Ketua MPI PWM Sumatera Utara Syaiful Hadi, J.L., serta Ketua PW IPM Sumut Irsyad Aulia Dongoran.
Bagian dari Rangkaian Syiar Muktamar ke-49
Pelaksanaan AJMM merupakan kegiatan kedua dari rangkaian Syiar Muktamar dalam rangka penguatan relawan media menyongsong Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang akan dihelat di Medan pada tahun 2027 mendatang.
Potensi besar kader IPM serta kemampuan generasi Gen-Z dalam melakoni kerja-kerja digital melalui berbagai platform media sosial diharapkan mampu menyemarakkan perhelatan akbar lima tahunan Persyarikatan ini.
Ketua MPI PWM Sumatera Utara, Syaiful Hadi, S.L., menjelaskan bahwa MPI PWM Sumut menggelar tiga seri Akademi Jurnalistik sebagai persiapan menyambut muktamar. Seri pertama adalah Akademi Jurnalistik Filantropi Muhammadiyah (AJFM) yang diikuti 40 peserta dari petugas LazisMu se-Sumatera Utara (kerja sama MPI PWM Sumut dan LazisMu PWM Sumut).
Seri kedua adalah Akademi Jurnalistik Muda Muhammadiyah (AJMM) yang saat ini sedang berlangsung dengan 45 peserta pelajar se-Sumut. Adapun seri ketiga nantinya adalah Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) (batch-3) yang akan diikuti oleh para jurnalis dan humas Persyarikatan guna memperkuat barisan relawan media Muktamar ke-49, bekerja sama dengan MPI Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Pada pembukaan AJMM itu berlangsung penandatanganan kerjasama antara MPI PWM Sumatera Utara dengan PW IPM Sumatera Utara terkait dengan program digitalisasi Muhammadiyah seperti pelatihan, pemanfaatan studio digital sampai dengan pengisian kontek di wibesite Infomu.co.
Secara keseluruhan, agenda pelatihan ini dirancang komprehensif untuk membekali pemahaman dasar jurnalistik, teknik produksi konten, hingga pengelolaan media digital bagi kader-kader muda Muhammadiyah.
Pemateri dan Ragam Peserta
Panitia pelaksana menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari internal MPI PW Muhammadiyah Sumatera Utara, yaitu:
Dr. Ribut Priadi, M.I.Kom. (Wakil Ketua MPI Sumut) menyampaikan materi terkait penguatan dasar jurnalistik dan keorganisasian.
Eko Purwanto, M.I.Kom. (Wakil Ketua MPI Sumut) menyampaikan materi berjudul “Manajemen Pengelolaan Media Sosial”.
Dr. Muhammad Arifin, M.Pd. (Wakil Ketua MPI PWM Sumut) membawakan materi “Teori dan Praktik Penulisan Berita”.
Dr. Muhammad Said Harahap (Anggota Bidang Video dan Fotografi MPI Sumut) memberikan pelatihan praktis mengenai “Teknik Mobile Photography”.
- Syaiaful Hadi, Bess Nugraha dan Abdi Hamdani akan memberikan materi Praktik Peliputan Berita Televisi dan Podcast
Proses kegiatan AJMM kali ini juga menarik karena diikuti oleh peserta dari rentang usia yang beragam, mulai dari pelajar Muhammadiyah tingkat SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi.
Hadir pula pada acara pembukaan tersebut unsur PW Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sumatera Utara, Ketua LazisMu Sumatera Utara, serta unsur organisasi otonom, majelis, dan lembaga tingkat wilayah.
Melalui Akademi Jurnalistik Muda Muhammadiyah ini, para peserta diharapkan mampu menjadi pilar penggerak informasi digital serta menyebarluaskan syiar positif Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dari Sumatera Utara untuk Indonesia.
Ketua Panitia Pelaksanaan Akademi Jurnalistik Muda Muhammadiyah Ivansyah Ali merasa bersyukur atas terselenggaranya kegiatan jurnalistik ini. Kata Ivansyah melihat proses praktik yang dilakukan, panitia optimis akan lahir kader jurnalis (baru) Muhammadiyah di Sumatera Utara. (Bess/AH)







