Yudisium 192 Lulusan
Fakultas Hukum UMSU Lahirkan Sarjana Berintegritas
INFOMU.CO, MEDAN – Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (Fahum UMSU) yudisium 192 lulusan pada Sabtu (24/10) di Auditorium Gedung Rektor UMSU, Jalan Muchtar Basri No. 3, Medan.
Acara diawali dengan kuliah umum Baitul Arqam Purna Studi untuk penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan oleh Anggota Badan Pembina Harian (BPH) UMSU, Drs. H. Dalail Ahmad, M.A. Hal ini menjadi komitmen UMSU untuk memberikan bekal moral bagi para lulusan dalam menghadapi dunia kerja dan berkontribusi pada masyarakat.
Wakil Rektor Al-Islam Kemuhammadiyahan, Pendidikan, Pengajaran, dan Digitalisasi (AIKPPD), Assoc. Prof. Dr. Marah Doly Nasution, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa prestasi yang diraih mahasiswa merupakan buah dari usaha dan kerja keras selama menjalani perkuliahan.
“Raihan prestasi yang dilakukan merupakan buah dari usaha selama perkuliahan. Semoga ini menjadi bekal untuk menunjukkan eksistensi kita di masa depan. Sesuai dengan visi UMSU menjadi kampus unggul, kita berharap dapat melahirkan generasi yang unggul pula,” ujarnya.
Dia berharap para lulusan sarjana hukum dapat berkiprah di berbagai bidang dan menjadikan momentum yudisium sebagai langkah awal untuk memasuki fase kehidupan berikutnya.
Menurutnya, lulusan hukum perlu mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketidakpastian global dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
“Tantangan kita saat ini adalah ketidakpastian global dan perkembangan teknologi AI. Kita harus memastikan bahwa sarjana hukum mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus memiliki kompetensi dan integritas yang kuat,” katanya.
Assoc. Prof. Marah Doly juga mendorong para lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi guna mengisi berbagai lini profesi dan bidang kajian hukum.
Dia menambahkan, nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang diperoleh melalui Baitul Arqam Purna Studi harus menjadi ciri khas sekaligus landasan moral bagi alumni UMSU dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.
“Jangan lupa bahwa kita merupakan bagian dari narasi besar Muhammadiyah. Inilah langkah ijtihad kita dalam berlomba-lomba melakukan kebaikan atau fastabiqul khairat,” tuturnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UMSU, Assoc. Prof. Dr. Zainuddin, S.H., M.H., menyampaikan vahwa keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi tidak terlepas dari dukungan keluarga, kerja keras mahasiswa, serta pendampingan dosen dan seluruh sivitas akademika selama proses perkuliahan.
“Gelar sarjana hukum bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga amanah dan tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui sikap serta tindakan nyata. Saya berharap para lulusan senantiasa menjaga kejujuran, menjunjung tinggi integritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di mana pun mereka berkiprah,” pesannya.
Dia berharap para alumni dapat berkontribusi secara profesional di berbagai bidang, sekaligus menjaga nama baik almamater.
Ia juga mengajak para lulusan untuk terus menjalin hubungan dengan Fahum UMSU serta berpartisipasi dalam pengembangan institusi melalui kritik dan masukan yang konstruktif.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat dan penyematan selempang lulusan terbaik yaitu Mutia Rahayu, S.H Hukum Pidana IPK 3,88, Lidya Aulia, S.H Hukum Perdata 3,90, Tri Pratama Putra, S.H Hukum Tata Negara IPK 3,80, Aulia Senja Parinduri Hukum Administrasi Negara IPK 3,73, Muhammad Reyza Khansa Siregar Hukum Bisnis IPK 3,75, Della Shakia Manik Hukum Acara IPK 3,78 dan Muhammad Rafli Fahriza Nasution / Hukum Internasional IPK 3,63.




