Kabut Asap Selimuti Seluruh Wilayah Sumatera Utara
* Kualitas Udara Masuk Kategori Sedang hingga Tidak Sehat
INFOMU.CO | Medan — Seluruh wilayah Sumatera Utara, termasuk Kota Medan, diselimuti oleh kabut asap pekat pada Rabu, 14 Oktober 2026. Berdasarkan pantauan citra sebaran asap oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan sejak pukul 08.00 WIB, kabut asap tampak jelas mengaburkan pandangan di sejumlah kawasan perkotaan.
Asal Asap: Kiriman Karhutla Wilayah Selatan dan Timur Sumatera
Meskipun hasil pemantauan menunjukkan tidak adanya titik panas (hotspot) lokal yang signifikan di wilayah Sumatera Utara, kabut asap terpantau tetap masif masuk. Berdasarkan analisis arah angin, asap tersebut merupakan kiriman akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari wilayah selatan dan timur Sumatera—seperti Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan—yang terbawa pola angin dari arah Timur–Tenggara menuju Barat Laut–Utara.
Kualitas Udara Menurun dan Masuk Kategori Tidak Sehat
Masuknya kiriman kabut asap ini berdampak langsung pada penurunan kualitas udara di Kota Medan.
Berdasarkan data dari platform pemantau kualitas udara IQAir, indeks kualitas udara mencapai angka 169 AQI yang masuk dalam kategori tidak sehat, dengan konsentrasi polutan PM2.5 sebesar 81,1 $mu g/m^3$.
Sementara itu, data dari Air Quality Monitoring System (AQMS) mencatat nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berkisar di angka 83 (sedang) hingga 136 (tidak sehat).
Imbauan Pemerintah dan Pihak Berwenang
Menyikapi kondisi udara yang memburuk akibat kabut asap ini, warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat disarankan agar:
Mengurangi aktivitas yang terlalu lama di luar ruangan.
Memakai masker saat terpaksa harus beraktivitas di luar rumah.
Lebih waspada terhadap potensi penurunan jarak pandang saat berkendara di jalan raya.
Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan situasi ini dapat terus dipantau melalui laporan resmi dari media lokal seperti Tribun Medan dan Kompas Medan. (***)








