Semangat Baru STIKes Indah Medan Bersama UMSU, Diawali Pembinaan AIK
INFOMU.CO, MEDAN – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) bagi dosen dan tenaga kependidikan STIKes Indah Medan. Kegiatan ini menjadi agenda pertama setelah STIKes Indah Medan resmi diakuisisi oleh UMSU pada 5 Agustus 2026 yang lalu.
Pembinaan AIK ini dihadiri Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr. H. Agung Danarto, M.Ag., Sekretaris Panitia Muktamar Ke 49 Muhammadiyah Dr. M. Nur Yamin, M.Si., Ketua PWM Sumatera Utara Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution, MA, Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd., Ketua BPH UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP, Sekretaris BPH UMSU Drs. Mutholib, MM, serta sejumlah pimpinan UMSU dan Muhammadiyah. Kegiatan ini berlangsung di Aula STIKes Indah Medan-UMSU yang berada di Jl. Saudara Ujung No.113-129, Medan. Jum’at, 21 Agustus 2026.
Rektor UMSU Prof. Akrim mengatakan pembinaan AIK menjadi langkah awal untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai nilai, ideologi, dan gerakan dakwah Muhammadiyah di lingkungan STIKes Indah Medan.
Menurutnya, AIK merupakan ruh bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Karena itu, pemahaman terhadap nilai-nilai Muhammadiyah perlu diperkuat sebelum dilakukan pembinaan lain, termasuk pengembangan karier dan profesionalisme dosen serta tenaga kependidikan.
“Pembinaan ini menjadi fondasi untuk mendekatkan dosen dan tenaga kependidikan terhadap konsep dan ideologi Muhammadiyah,” ujar Prof. Akrim.
Dalam pembinaan tersebut, Agung Danarto menjelaskan bahwa Muhammadiyah hadir untuk membangun Islam yang berkemajuan. Menurutnya, ajaran Islam tidak hanya menekankan kesalehan pribadi, tetapi juga mendorong umat untuk berkontribusi dalam membangun peradaban.
Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara ketaatan kepada Allah dan kebermanfaatan bagi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan prinsip bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling memberikan manfaat bagi orang lain.
Agung juga menyambut para dosen dan tenaga kependidikan STIKes Indah Medan-UMSU sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah. Ia berharap seluruh sivitas akademika dapat memahami nilai-nilai Muhammadiyah dan ikut berkontribusi dalam mengembangkan STIKes Indah Medan.
Pembinaan AIK ini sekaligus menjadi momentum memperkuat semangat baru dalam pengembangan STIKes Indah Medan-UMSU. Dengan latar belakang sivitas akademika yang beragam, nilai moderasi dan keterbukaan diharapkan tetap menjadi bagian penting dalam pengelolaan kampus.
Ia juga menyampaikan, STIKes Indah Medan-UMSU juga memiliki posisi strategis karena lokasinya berdekatan dengan kawasan yang dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah ke-49 di Sumatera Utara. Keberadaan kampus tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi berbagai agenda Muhammadiyah ke depan.
Sementara itu, Ketua PWM Sumatera Utara Prof. Hasyimsyah Nasution menyambut bergabungnya STIKes Indah Medan ke dalam Muhammadiyah. Ia menegaskan bahwa Islam yang dikembangkan Muhammadiyah merupakan Islam yang membawa manfaat dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan suku, agama maupun latar belakang. (AH/bess)





