Apresiasi Dosen Berprestasi, Rektor UMTS Dorong Studi Doktoral Selesai Tepat Waktu
INFOMU.CO | Padangsidimpuan— Rektor Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) memberikan apresiasi dan reward kepada tiga dosen yang berhasil menyelesaikan pendidikan doktoral tepat waktu. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pimpinan universitas atas komitmen, kedisiplinan, dan kesungguhan para dosen dalam meningkatkan kualifikasi akademik.
Tiga dosen yang menerima apresiasi dari Rektor UMTS adalah Dr. Rosmaimuna Siregar, M.A., Dr. Mira Rahmayanti Sormin, M.A., dan Dr. Adek Kholijah Siregar, M.Pd.I. Ketiganya berhasil meraih gelar Doktor Pendidikan Islam melalui Direktorat Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Keberhasilan lulus tepat waktu tiga doktor tersebut tidak hanya sebagai pencapaian personal, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia dan mutu akademik di lingkungan UMTS.
Dalam hal ini, Rektor UMTS menyampaikan bahwa keberhasilan menyelesaikan studi doktoral tepat waktu merupakan prestasi yang patut diapresiasi. Menurutnya, perjalanan pendidikan doktoral membutuhkan konsistensi, kemampuan mengatur waktu, kesungguhan dalam penelitian, dan komitmen untuk menyelesaikan setiap tahapan akademik sesuai target.
“Kami memberikan apresiasi dan reward kepada Dr. Rosmaimuna Siregar, Dr. Mira Rahmayanti Sormin dan Dr. Adek Kholijah Siregar karena telah menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam menyelesaikan pendidikan doktoral tepat waktu. Ini bukan hanya keberhasilan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi UMTS dan menjadi bagian dari ikhtiar kita meningkatkan kualitas dosen,” ujar Rektor UMTS.
Rektor juga menegaskan bahwa pencapaian ketiga dosen tersebut harus menjadi inspirasi bagi dosen UMTS lainnya yang saat ini sedang menempuh pendidikan doktoral.
“Kepada seluruh dosen UMTS yang sedang menjalani studi doktoral, jangan menjadikan proses ini sebagai beban, tetapi jadikan sebagai investasi akademik untuk masa depan diri sendiri, program studi, dan universitas. Tetapkan target, disiplin terhadap waktu, fokus menyelesaikan setiap tahapan, dan jangan menunda pekerjaan akademik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rektor mendorong para dosen yang sedang menempuh pendidikan doktoral agar menjadikan keberhasilan tiga dosen tersebut sebagai stimulus untuk menyelesaikan studi sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kami ingin semakin banyak dosen UMTS yang menyelesaikan studi doktoralnya tepat waktu. Jika ada yang sudah berhasil, maka yang lain juga harus yakin bahwa mereka mampu. Universitas akan terus memberikan dukungan dan apresiasi bagi dosen yang menunjukkan prestasi dan komitmen dalam pengembangan kapasitas akademiknya,” lanjut Rektor.
Menurut Rektor, peningkatan jumlah dosen bergelar doktor akan memberikan dampak strategis bagi UMTS, terutama dalam penguatan proses pembelajaran, penelitian, publikasi ilmiah, pengembangan program studi, serta peningkatan kualitas lulusan.
Apresiasi ini sekaligus menjadi pesan bahwa studi doktoral bukan sekadar mengejar gelar akademik, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab dosen untuk terus meningkatkan kompetensi dan memberikan kontribusi terbaik bagi institusi. Dengan bertambahnya dosen bergelar doktor, UMTS diharapkan semakin kuat dalam membangun budaya akademik yang unggul, produktif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi. (MAA)










