Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto Buka Darul Arqam Sumatera Utara
* Agung Danarto : Usai Darul Arqam Diharapkan akan Lahir Gerakan Baru Muhammadiyah di Sumut
* Hasyimsyah Nasution : Kerja Besar Butuh Kolaborasi dan Transformasi
INFOMU.CO | Parapat – Ketua PP Muhammadiyah Dr. Agung Danarto membuka secara resmi kegiatan Darul Arqam Pimpinan Tingkat Wilayah Sumatera Utara, Kamis (9/7) sore. Darul Arqam yang diikuti Pimpinan Harian PW Muhammadiyah Sumut, Pimpinan Harian PW Aisyiyah Sumut dan para Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Se-Sumatera Utara itu berlangsung 9-12 Juli 2026 di Mess Porapora, tepi Danau Toba, Parapat.
Kegiatan Darul Arqam tingkat wilayah ini dilaksanakan oleh Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara mengusung tema “Kepemimpinan Strategis dan Transformatif untuk Mewujudkan Muhammadiyah yang Tangguh, Kolaboratif, dan Berkemajuan“. Darul Arqam menjadi arah pembinaan bagi kader-kader Muhammadiyah dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
Ketua PP Muhammadiyah Dr. Agung Danarto mengeaskan bahwa Darul Arqam diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif pimpinan, membangun tim work yang baik untuk mewujudkan visi dan misi organisasi. Dengan Darul Arqam juga diharapkan dapat membangun pemahaman dan koneksitas antar pimpinan yang dapat melahirkan gerakan. Harap Agung Danarto, usai Darul Arqam, kita menunggu akan lahirnya gerakan-gerakan baru, semangat baru dari pimpinan Muhammadiyaha dan Aisyiyah di Sumatera Utara.
Ketua PP Muhammadiyah menegaskan, Darul Arqam itu adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Muhammadiyah Sumatera Utara. Dengan Darul Arqam akan melahirkan pemimpin yang paham organisasi, punya keteguhan ideologis, dan peka terhadap perubahan zaman.
Melalui tema kepemimpinan strategis dan transformatif ini, kami berharap peserta pulang membawa semangat baru untuk mewujudkan Muhammadiyah yang tangguh, kolaboratif, dan berkemajuan,” kata Agung Danarto. Melalui pembinaan intensif seperti Darul Arqam, nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dapat ditanamkan secara mendalam kepada calon-calon pemimpin persyarikatan.


Upaya Menghasilkan Pimpinan Masadepan
Ketua MPKSDI PWM Sumut, Dr. Zainuddin, S.H., M.H., pada laporannya menyampaikan bahwa Darul Arqam merupakan salah satu ikhtiar strategis persyarikatan dalam mempersiapkan kader yang tidak hanya memahami organisasi secara administratif, tetapi juga memiliki keteguhan ideologis dan kepekaan terhadap dinamika zaman. Dengan digelarnya Darul Arqam Tingkat Wilayah ini, MPKSDI PWM Sumut berharap dapat menghasilkan kader-kader pemimpin masa depan yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan Muhammadiyah di Sumatera Utara secara berkelanjutan ujarnya..
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution MA mengingatkan tentang perlunya kolaborasi dan transformasi organisasi. Banyak program besar harus dilakukan bersama-sama baik internal maupun eksternal.
Kerja Besar yang akan dilakukan Muhammadiyah dalam waktu dekat adalah Muktamar ke-49, Nopember 2027, sangat membutuhkan kerja kolaborasi agar perhelatan akbar itu dapat terlaksana sukses membangun transformasi dan peradaban.
Hasyimsyah Nasution menyampaikan optimismenya, dengan Darul Arqam yang diikuti pimpinan teras Muhammadiyah di Sumatera Utara dapat menggerakkan Muhammadiyah lebih cepat ke depan. Hasyimsyah juga mengingatkan bahwa semua usaha yang dilakukan akan bernilai kalau dilakukan dengan ikhlas.

Harus Dijalankan dengan Penuh Kesungguhan
Ketua MPKSDI PP Muhammadiyah Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan berharap kepada semua peserta Darul Arqam untuk bersungguh-sungguh dan penuh kesadaran. Gus Bah ( biasa ia disapa begitu) menjelaskan tentang ideologi Muhammadiyah sebagai penuntun arah gerakan, ideologi juga memberikan kejelasan visi kemana kita harus melangkah, kemana arah organisasi bergerak dan memastuikan tujuan Muhammadiyah untuk bergerak.
Gus Bah menegaskan bahwa tujuan ideologi Muhammadiyah sudah jelas, adalah untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya dengan uopaya menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam. ” Untuk itu semua program kerja yang dilakukan oleh institusi, badan, lembaga dan amal usaha Muhammadiyah programnya diarahnya untuk menyukseskan tujuan Muhammadiyah,” jelas Bachtiar.
Kegiatan Darul Arqam selama 4 hari akan menyajikan banyak materi menarik, seperti : Risalah Islam Berkemajuan dan Risalah Perempouan Berkemajuan, Peta Ideologi dan Pemikiran Islam, Ideologi Muhammadiyah : teks, konteks dan kontekstualisasi, Manhaj Tarjih Muhammadiyah, Risalah Ahlaq Kepemimpinan Muhammadiyah, Islam dan isu-isu global, Islam Berkemajuan : Rekonstruksi Kehidupan Kebangsaan yang Bermakna, Negara Pancasila sebagai Darul Ahdi Wa al-Syahadah, Teologi Al-Maun, Fiqih Prioritas, Fiqih Informasi : Cerdas Beragama ditengah Hiruk Pikuk AI. (Syaifulh/AH/Bess)






