Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih
- Pelatihan Diikuti 78 Peserta dari 17 Daerah dan Organisasi Otonom
INFOMU.CO | Medan – Guna menjawab kebutuhan ummat, Pimpinan Muhammadiyah Sumatera Utara melalui Majelis Tarjih dan Tajdid menggelar Pelatihan Kader Tarjih Tingkat Wilayah. Pelatihan berlangsung selama 3 hari (3-5 Juli) di Gedung BPMP Sumatera Utara, Medan.
Pelatihan Kader Tarjih yang diikuti 78 peserta yang berasal dari 17 daerah di Sumatera Utara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua PWM Sumatera Utara Dr. Sulidar MA, Jumat (3/7).
Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Manhaj dan Melahirkan Kader Ulama Tarjih untuk Muhammadiyah Sumut Berkemajuan” ini merupakan bagian dari program strategis MTT PWM Sumut dalam memperkuat kaderisasi ulama dan intelektual Muhammadiyah di Sumatera Utara.
MTT PWM Sumut memandang bahwa penguatan kapasitas kader ulama di tingkat daerah dan cabang merupakan hal yang sangat mendesak. Perkembangan masyarakat yang semakin kompleks menuntut hadirnya kader-kader tarjih, menargetkan lahirnya kader-intelektual yang memiliki penguasaan terhadap khazanah keilmuan Islam (turats), memahami metodologi tarjih Muhammadiyah, serta mampu memberikan jawaban keagamaan yang relevan terhadap berbagai persoalan kontemporer.
Wakil Ketua PWM Sumatera Utara Dr. Sulidar MA mengatakan, program pelatihan kader tarjih merupakan program unggulan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang harus dilaksanakan di wilayah dan daerah. Pelatihan ini penting karena majelis tarjih adalah etalasenya Muhammadiyah. Melalui majelis tarjihlah rumusan akidah, akhlaq dan muamalah dirumuskan. ” Untuk itulah, semua warga Muhammadiyah harus patuh dengan keputusan tarjih,” kata Sulidar.
Terkait dengan ulama Muhammadiyah, kata Sulidar, diharapkan dengan pelatihan ini akan menyamakan visi para ulama terkait dengan keputusan tarjih.
Menjawab Kebutusan Masyarakat
Sementara itu, Ketua Majelis Tarjih PW Muhammadiyah Sumatera Utara Dr. Arwin Rakhmadi Butar-butar MA menyampaikan apresiasi atas atusiasme daerah mengirim utusannya mengikuti pelatihan kader tarjih. Pelatihan kali ini diikuti 78 peserta dari 17 daerah, termasuk dari organisasi otonom.
Arwin mengatakan dengan pelatihan ini akan menemukan ulama-ulama tarjih di daerah. Keberadaan ulama yang memahimi tarjih sangat dibutuhkan. Banyak persoalan keagamaan yang perlu diluruskan sesuai dengan manhaj tarjih, kata Arwin. ” Yang paling penting dari pelatihan ini adalah tersamakannya persepsi atas berbagai persoalan yang berkembang ditengah umat,” kata Arwin.
Dalam menjawab persoalan keummatan itu, dibutuhkan kehadiran ulama yang mampu menjawabnya secara komprehensif berdasarkan Al-Quran dan Hadist Makbullah, tambah Arwin.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelatihan Kader Tarjih, Ustadz Dinul Islam melaporkan persiapan pelaksanaan pelatihan kader tarjih tingkat wilayah yang berasal dari 17 daerah, utusan organisasi otonom tingkat wilayah. Pembukaan pelatihan ditandai dengan penyerahan tugas Master Training ( pelatihan) dari Wakil Ketua PWM Sumut Dr. Sulidari MA kepada Dr. Junaidi MA dilanjutkan dengan penyerahan tanda peserta pelatihan dari Dr. Junaidi kepada Dzulhajj Ayen Abe Siregar, mewakili peserta pelatihan.
Pemakalah Pelatihan Kader Tarjih
Pelatihan Kader Tarjih Tingkat Wilayah menghadirkan sembilan pemakalah. Kesembilan pemateri itu, dikenal sebagai sosok tarjih Sumatera Utara. Kesembilan ulama tarjih itu, mulai dari Drs. Askolan Lubis MA yang akan menyampaikan makalah “Muhammadiyah dab Turats”. Pembentang materi kedua, adalah : Hasan Basri Harahap MH akan menyampaikan materi ” Wawasan dan Spirit Tarjih”.
Ketiga Irwan Syahputra MA, akan menyampaikan makalah dengan judul : Sumber AjaraN Agama (Sumber Tekstual Al-Quran dan Metodologi Tafsir Al-Quran dalam Muhammadiyah”. Keempat, Drs. Sulidari MA akan menyampaikan makalah : Sumber Ajaran Agama (Sumber Tekstual Hadis) dan Metodologi dalam Memahami Hadis menurut Muhammadiyah. Ke-lima : Drs. Dalail Ahmad MA akan menyampaikan materi : Pendekatan dan Asumsi dalam Bertarjih.
Ke-enam, Prof. Dr. Nawir Yuslem MA, akan menyampaikan materi ” Sumber Ajaran Agama Menurut Tarjih (Sumber : Paratekstual). Ke-tujuh, Prof. Dr. Sudirman Suparmin Lc MA menyampaikan materi : Prosedur Teknis dalam Bertarjih. Drs. Sudirman saat ini menjadi Ketua Dewan Syariah LazisMu Kota Medan dan Kedelapan, Dr. Arwin Juli Rakhmadi Butarbutar MA akan menyampaikan materi : Pedoman Hisab Muhammadiyah (KHGT). (Syaifulh)