• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Juli 4, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih

    Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih

    Barry Adhitya Resmi Dilantik sebagai Direktur Utama Lazismu Pusat Bertepatan dengan Milad Lazismu ke-24

    Angka Kematian di Prancis Melonjak 30% Akibat Gelombang Panas Ekstrem

    Mengapa Ijtihad Kontemporer Tidak Lagi Bertumpu pada Satu Mujtahid?

    Prof. Dr. Muhammad Qorib Dilantik Menjadi Anggota BSANP

    Prof. Dr. Muhammad Qorib Dilantik Menjadi Anggota BSANP

    Muhammadiyah Perkuat Kepemimpinan Persyarikatan Lewat Seminar High Impact Leader & Manager

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih

      Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih

      Barry Adhitya Resmi Dilantik sebagai Direktur Utama Lazismu Pusat Bertepatan dengan Milad Lazismu ke-24

      Angka Kematian di Prancis Melonjak 30% Akibat Gelombang Panas Ekstrem

      Mengapa Ijtihad Kontemporer Tidak Lagi Bertumpu pada Satu Mujtahid?

      Prof. Dr. Muhammad Qorib Dilantik Menjadi Anggota BSANP

      Prof. Dr. Muhammad Qorib Dilantik Menjadi Anggota BSANP

      Muhammadiyah Perkuat Kepemimpinan Persyarikatan Lewat Seminar High Impact Leader & Manager

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lemon Casino – Online Casino Recenzje

        Casinozer Casino France — Connexion à Casino

        Chicken Road Slot in Online-Casinos in Deutschland – Spielablauf

        Meilleur Casino en ligne fiable – Avis 2026 & Tests Joueurs

        Magyar Online Casino kriptovalutás fizetéssel és Bitcoin támogatással

        Neue Online Casinos in Österreich

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih

          Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih

          Barry Adhitya Resmi Dilantik sebagai Direktur Utama Lazismu Pusat Bertepatan dengan Milad Lazismu ke-24

          Angka Kematian di Prancis Melonjak 30% Akibat Gelombang Panas Ekstrem

          Mengapa Ijtihad Kontemporer Tidak Lagi Bertumpu pada Satu Mujtahid?

          Prof. Dr. Muhammad Qorib Dilantik Menjadi Anggota BSANP

          Prof. Dr. Muhammad Qorib Dilantik Menjadi Anggota BSANP

          Muhammadiyah Perkuat Kepemimpinan Persyarikatan Lewat Seminar High Impact Leader & Manager

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih

            Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih

            Barry Adhitya Resmi Dilantik sebagai Direktur Utama Lazismu Pusat Bertepatan dengan Milad Lazismu ke-24

            Angka Kematian di Prancis Melonjak 30% Akibat Gelombang Panas Ekstrem

            Mengapa Ijtihad Kontemporer Tidak Lagi Bertumpu pada Satu Mujtahid?

            Prof. Dr. Muhammad Qorib Dilantik Menjadi Anggota BSANP

            Prof. Dr. Muhammad Qorib Dilantik Menjadi Anggota BSANP

            Muhammadiyah Perkuat Kepemimpinan Persyarikatan Lewat Seminar High Impact Leader & Manager

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lemon Casino – Online Casino Recenzje

              Casinozer Casino France — Connexion à Casino

              Chicken Road Slot in Online-Casinos in Deutschland – Spielablauf

              Meilleur Casino en ligne fiable – Avis 2026 & Tests Joueurs

              Magyar Online Casino kriptovalutás fizetéssel és Bitcoin támogatással

              Neue Online Casinos in Österreich

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Mengapa Ijtihad Kontemporer Tidak Lagi Bertumpu pada Satu Mujtahid?

              admin by admin
              04/07/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA
              Mengapa Ijtihad Kontemporer Tidak Lagi Bertumpu pada Satu Mujtahid?

              INFOMU.CO | Yogyakarta – Perjalanan panjang tradisi ijtihad dalam Islam menunjukkan bahwa metode pengambilan hukum terus mengalami perkembangan seiring perubahan zaman.

              Dari model ijtihad individual para imam mazhab hingga pendekatan kolektif yang berkembang pada era modern, seluruhnya lahir sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat pada masanya.

              WartaTerkait

              Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih

              Barry Adhitya Resmi Dilantik sebagai Direktur Utama Lazismu Pusat Bertepatan dengan Milad Lazismu ke-24

              Angka Kematian di Prancis Melonjak 30% Akibat Gelombang Panas Ekstrem

              Prof. Dr. Muhammad Qorib Dilantik Menjadi Anggota BSANP

              Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, M. Khaeruddin Hamsin, dalam Pengajian Tarjih, Rabu (1/7), ketika mengulas implementasi Manhaj Tarjih dalam kaitannya dengan tingkatan mujtahid dan perkembangan ijtihad kontemporer.

              Menurutnya, tradisi ijtihad klasik dibangun di atas fondasi penguasaan mendalam terhadap Al-Qur’an, hadis, bahasa Arab, ushul fikih, serta sanad keilmuan yang kuat. Pada masa itu, seorang ulama mampu melakukan ijtihad secara mandiri karena menguasai hampir seluruh perangkat ilmu yang diperlukan.

              Ia menjelaskan bahwa para sahabat seperti Umar bin Khattab, Abdullah bin Abbas, dan Abdullah bin Mas’ud merupakan contoh ulama yang banyak melakukan ijtihad secara individual berdasarkan kapasitas keilmuan yang dimiliki.

              Tradisi tersebut kemudian berkembang menjadi berbagai mazhab fikih yang diwariskan melalui hubungan guru dan murid sehingga melahirkan sanad keilmuan yang terus berkesinambungan.

              “Ulama klasik selalu membangun karya ilmiahnya berdasarkan karya para gurunya. Ada yang mensyarah, mengikhtisar, atau mengembangkan karya sebelumnya. Dari sanalah lahir sanad keilmuan dan kemudian berkembang menjadi mazhab,” jelasnya.

              Khaeruddin memaparkan bahwa dalam tradisi klasik terdapat beberapa tingkatan mujtahid. Tingkatan tertinggi adalah mujtahid mutlak mustaqil, yakni ulama yang mampu membangun metodologi ijtihad secara mandiri tanpa bergantung kepada imam lain.

              Ia menyebut Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad bin Hanbal sebagai contoh tokoh yang memenuhi kategori tersebut karena memiliki metodologi sendiri dalam menggali hukum Islam.

              Meski demikian, ia menegaskan bahwa para imam mazhab tetap memiliki hubungan intelektual yang erat. Imam Syafi’i, misalnya, merupakan murid Imam Malik, kemudian memperdalam fikih Hanafi melalui Muhammad bin Hasan asy-Syaibani, sekaligus menjadi guru Imam Ahmad bin Hanbal.

              “Sanad keilmuan mereka saling terhubung. Mereka berdialog, berdiskusi, bahkan berbeda pendapat dalam beberapa persoalan, tetapi semuanya dilakukan dalam tradisi ilmiah,” katanya.

              Ia mencontohkan dialog antara Imam Malik dan Imam Syafi’i mengenai konsep rezeki maupun perdebatan metodologis terkait praktik penduduk Madinah (‘amal ahl al-Madinah). Menurutnya, perbedaan tersebut justru menunjukkan dinamika intelektual dalam tradisi Islam, bukan pertentangan yang bersifat personal.

              Selain mujtahid mutlak, Khaeruddin menjelaskan adanya tingkatan mujtahid yang tetap mengikuti metodologi imam mazhab tertentu, meskipun mampu menghasilkan pendapat baru berdasarkan prinsip-prinsip mazhab tersebut. Di bawahnya terdapat mujtahid fatwa dan mujtahid takhrij yang bertugas memilih pendapat paling kuat atau mengembangkan hukum terhadap persoalan baru berdasarkan kaidah mazhab.

              Namun, menurutnya, perkembangan zaman telah mengubah kebutuhan umat. Persoalan kontemporer tidak lagi cukup diselesaikan dengan pendekatan individual sebagaimana pada masa lalu.

              Ia mengutip pandangan ulama kontemporer seperti Yusuf al-Qaradawi dan Muhammad Abu Zahrah yang menegaskan bahwa ijtihad modern harus mempertemukan tiga unsur sekaligus, yaitu nash syariat, realitas kehidupan, dan kemaslahatan masyarakat.

              “Ijtihad kontemporer bukan sekadar memahami teks, tetapi bagaimana teks itu berdialog dengan realitas sehingga melahirkan kemaslahatan,” ujarnya.

              Ia menambahkan bahwa seorang mujtahid masa kini juga dituntut memahami fiqh al-waqi’ atau realitas sosial serta maqashid syariah agar keputusan hukum benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

              Dalam konteks Muhammadiyah, konsep tersebut diwujudkan melalui ijtihad jamā‘i yang melibatkan banyak ahli dari berbagai disiplin ilmu. Karena itu, menurut Khaeruddin, Muhammadiyah tidak lagi mengenal tingkatan mujtahid secara individual sebagaimana klasifikasi klasik.

              Sebaliknya, kemampuan-kemampuan yang dahulu dipersyaratkan bagi seorang mujtahid kini dipenuhi secara kolektif dalam sebuah lembaga.

              Ia menjelaskan bahwa Majelis Tarjih tidak hanya melibatkan ahli fikih, tafsir, dan hadis, tetapi juga mengundang pakar kedokteran, psikologi, ekonomi, lingkungan, pertanian, teknologi, hingga bidang-bidang lain sesuai kebutuhan pembahasan.

              Pendekatan tersebut, katanya, memungkinkan keputusan keagamaan tetap berakar pada Al-Qur’an dan hadis, sekaligus mampu menjawab persoalan nyata masyarakat modern.

              Khaeruddin juga menekankan bahwa Muhammadiyah tidak menolak warisan mazhab klasik. Sebaliknya, seluruh khazanah keilmuan para ulama terdahulu tetap dijadikan rujukan penting, namun tidak diterima secara kaku.

              Ia mencontohkan konsep ijtihad intiqa’i yang dikembangkan Yusuf al-Qaradawi, yaitu memilih pendapat paling maslahat dari berbagai mazhab sesuai kebutuhan zaman. Pendekatan tersebut dinilai sejalan dengan praktik tarjih yang berkembang di Muhammadiyah.

              “Warisan ulama klasik sangat berharga, tetapi kita juga harus melihat kemaslahatan yang dihadapi masyarakat saat ini,” ujarnya.

              Melalui pendekatan tersebut, Muhammadiyah berupaya menjaga kesinambungan tradisi keilmuan Islam sekaligus memastikan bahwa hasil ijtihad tetap relevan dengan tantangan kehidupan modern yang terus berubah.

              Menurut Khaeruddin, semangat kembali kepada Al-Qur’an dan hadis tidak berhenti pada slogan, melainkan harus diwujudkan melalui integrasi ilmu agama dengan seluruh cabang ilmu pengetahuan sehingga Islam mampu terus menghadirkan solusi bagi kehidupan umat manusia. (muhammadiyah.or.id)

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Muhammadiyah Perkuat Kepemimpinan Persyarikatan Lewat Seminar High Impact Leader & Manager

              Next Post

              Angka Kematian di Prancis Melonjak 30% Akibat Gelombang Panas Ekstrem

              admin

              admin

              InfoLain

              Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih
              BeritaMu

              Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih

              04/07/2026
              BeritaMu

              Barry Adhitya Resmi Dilantik sebagai Direktur Utama Lazismu Pusat Bertepatan dengan Milad Lazismu ke-24

              04/07/2026
              BeritaMu

              Angka Kematian di Prancis Melonjak 30% Akibat Gelombang Panas Ekstrem

              04/07/2026
              Next Post

              Angka Kematian di Prancis Melonjak 30% Akibat Gelombang Panas Ekstrem

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih

                Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih

                04/07/2026

                Barry Adhitya Resmi Dilantik sebagai Direktur Utama Lazismu Pusat Bertepatan dengan Milad Lazismu ke-24

                04/07/2026

                Angka Kematian di Prancis Melonjak 30% Akibat Gelombang Panas Ekstrem

                04/07/2026

                Mengapa Ijtihad Kontemporer Tidak Lagi Bertumpu pada Satu Mujtahid?

                04/07/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,632)
                • Hukum Islam (1,460)
                • Kabar PTMA (3,892)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih

                Menjawab Kebutuhan Umat, Muhammadiyah Siapkan Kader Tarjih

                04/07/2026

                Barry Adhitya Resmi Dilantik sebagai Direktur Utama Lazismu Pusat Bertepatan dengan Milad Lazismu ke-24

                04/07/2026

                Angka Kematian di Prancis Melonjak 30% Akibat Gelombang Panas Ekstrem

                04/07/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In