WARTAPTM.ID, BANDUNG – Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung resmi melantik tiga Wakil Rektor untuk masa jabatan 2026–2029 sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan percepatan transformasi menuju perguruan tinggi unggul. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UM Bandung, Herry Suhardiyanto, pada Rabu (1/7/2026).
Tiga pejabat yang dilantik yakni Ayi Yunus Rusyana sebagai Wakil Rektor I, Zamah Sari sebagai Wakil Rektor II, dan Ahmad Diponegoro sebagai Wakil Rektor III.
Dalam amanatnya, Herry menegaskan bahwa kepemimpinan baru harus menjadi energi kolektif untuk mempercepat pencapaian target strategis kampus. Ia menekankan pentingnya sinergi, komitmen, dan konsistensi dalam menjalankan roda organisasi.
“Kita harus saling bekerja sama, memegang teguh amanah yang telah diucapkan, dan konsisten menjalankan roda organisasi. Target-target yang sudah dicanangkan harus segera kita wujudkan,” tegasnya.
Menurutnya, UM Bandung tidak hanya fokus pada peningkatan jumlah mahasiswa baru, tetapi juga terus memperkuat kualitas akademik melalui peningkatan jumlah program studi berakreditasi unggul, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan budaya mutu di seluruh unit kerja.
Herry juga menekankan pentingnya adaptasi di tengah era disrupsi. Perguruan tinggi, katanya, dituntut mampu menghadirkan strategi inovatif, memperluas jejaring kerja sama, serta meningkatkan efektivitas promosi guna memperkuat daya saing institusi.
Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah yang juga Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UM Bandung, Dadang Kahmad, menegaskan bahwa jabatan wakil rektor merupakan amanah besar yang tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga mengandung tanggung jawab moral dan spiritual.
“Amanah ini tidak hanya dipertanggungjawabkan di hadapan manusia, tetapi juga di hadapan Allah SWT. Karena itu, jalankan tugas dengan penuh integritas, keikhlasan, dan tanggung jawab,” pesannya.
Ia berharap kepemimpinan baru mampu mempercepat langkah UM Bandung menjadi perguruan tinggi unggul, sebagaimana sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang telah lebih dahulu berkembang.
Dadang juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan sebelumnya atas dedikasi yang telah diberikan, serta optimistis para wakil rektor yang baru akan menjadi mitra strategis rektor dalam mewujudkan visi besar kampus.
Pada kesempatan yang sama, Anggota Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Achmad Nurmandi, mendorong UM Bandung untuk mempercepat capaian akreditasi unggul. Ia menilai target tersebut realistis sekaligus strategis, mengingat belum adanya PTMA di Jawa Barat yang meraih predikat tersebut.
Menurutnya, pencapaian itu perlu didukung melalui langkah-langkah konkret, seperti meningkatkan jumlah program studi berakreditasi unggul, memperluas jejaring kerja sama, memperkuat reputasi akademik, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Reputasi merupakan modal utama perguruan tinggi. Ketika kualitas meningkat, kepercayaan masyarakat akan tumbuh dan membuka lebih banyak peluang pengembangan,” ujarnya.
Ia juga mendorong sivitas akademika UM Bandung untuk mempersiapkan diri sebagai pemimpin masa depan dengan terus meningkatkan kompetensi akademik, publikasi ilmiah, serta pemahaman terhadap kurikulum dan sistem akreditasi.
“Siapkan diri menjadi pribadi yang kompeten dan memiliki jiwa kepemimpinan. Terus belajar dan tingkatkan kualitas diri, karena ke depan Anda harus siap menjadi pemimpin,” pungkasnya.
Pelantikan ini turut dihadiri jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, para dekan dan wakil dekan, ketua program studi, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan UM Bandung.
The post UM Bandung Lantik Tiga Wakil Rektor, Perkuat Transformasi Menuju Perguruan Tinggi Unggul appeared first on Warta PTM.




