WARTAPTM.ID, PALANGKA RAYA – Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) mendampingi pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) melalui kegiatan benchmarking yang digelar pada Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antar Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dalam pengembangan pendidikan kedokteran gigi di Indonesia.
Rombongan UMMU dipimpin oleh Rektor UMMU, Ranita Rope, bersama Ketua Task Force FKG UMMU, Ardian. Kehadiran mereka disambut jajaran pimpinan UMPR, termasuk Rektor UMPR Muhammad Yusuf, beserta pimpinan universitas dan sivitas akademika FKG UMPR.
Dalam sambutannya, Rektor UMPR menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat kolaborasi di lingkungan PTMA. Ia menegaskan pentingnya berbagi pengalaman dalam membangun institusi pendidikan yang unggul dan berkemajuan.
”Kami menyambut baik kunjungan Tim Pendirian FKG UMMU. Kehadiran ini bukan sekadar untuk berbagi pengalaman, tetapi juga memperkuat ukhuwah dan semangat saling mendukung dalam membangun pendidikan tinggi Muhammadiyah yang unggul. Kami berharap apa yang telah dikembangkan di FKG UMPR dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi pengembangan FKG UMMU di masa mendatang,” ujar Rektor UMPR.
Sementara itu, Rektor UMMU menyampaikan bahwa FKG UMPR menjadi referensi penting dalam proses pendirian fakultas di UMMU. Menurutnya, berbagai pengalaman yang dimiliki UMPR dapat menjadi bekal strategis dalam membangun institusi yang berkualitas.
“Kami memperoleh banyak pembelajaran, mulai dari tata kelola, pengembangan fasilitas, hingga penguatan budaya akademik. Hal ini sangat penting untuk menghadirkan FKG yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di Maluku Utara,” katanya.

Pada sesi utama, tim FKG UMPR memaparkan pengalaman pengembangan fakultas, termasuk tata kelola kelembagaan, penguatan sumber daya manusia, serta pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan. Berbagai praktik baik tersebut menjadi bahan diskusi dan referensi bagi tim UMMU.
Dekan FKG UMPR menegaskan komitmen institusinya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi. Ia menilai kemajuan pendidikan kedokteran gigi tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui sinergi yang berkelanjutan.
“Kolaborasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kami berharap kerja sama ini dapat berkembang dalam bentuk program akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Sebagai simbol komitmen kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat dan sesi foto bersama. Rangkaian acara ditutup dengan kunjungan ke laboratorium dan fasilitas pembelajaran FKG UMPR, yang memberikan gambaran langsung mengenai pengelolaan pendidikan kedokteran gigi berbasis kompetensi.
Kegiatan ini menegaskan peran strategis FKG UMPR dalam mendukung pengembangan pendidikan kesehatan, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Melalui sinergi antar-PTMA, diharapkan lahir institusi pendidikan kedokteran gigi yang mampu mencetak tenaga profesional, berintegritas, dan berkontribusi bagi peningkatan layanan kesehatan masyarakat di Indonesia.
The post UMPR Dampingi Pengembangan Fakultas Kedokteran Gigi UMMU, Perkuat Sinergi PTMA untuk Indonesia Timur appeared first on Warta PTM.





