PP Aisyiyah Gelar Konperensi Internasional ICAS 2026
- Tema Konperensi : “Strengthening Solidarity, Nurturing the Earth: Progressive Muslim Women’s Leadership for a Sustainable Civilization”
- Peran strategis perempuan Muslim dalam mewujudkan peradaban yang berkelanjutan
- PW Aisyiyah Sumatera Utara Menjadi Kontributor Terbesar Kedua dengan 15 Makalah
INFOMU.CO | Yogyakarta – International Conference ‘Aisyiyah Studies (ICAS) 2026 kembali diselenggarakan oleh Center of ‘Aisyiyah Studies bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengembangan ‘Aisyiyah (LPPA) Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah. Konferensi internasional yang memasuki penyelenggaraan tahun kedua ini berlangsung di Ruang Sidang Gedung Siti Moendjijah, Kampus Utama Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA), pada Kamis, 11 Juni 2026.
Mengusung tema “Strengthening Solidarity, Nurturing the Earth: Progressive Muslim Women’s Leadership for a Sustainable Civilization”, ICAS 2026 menjadi wadah akademik untuk mendiskusikan berbagai gagasan, hasil penelitian, dan praktik baik mengenai peran strategis perempuan Muslim dalam mewujudkan peradaban yang berkelanjutan. Fokus utama konferensi ini adalah memperkuat solidaritas sosial, mengembangkan semangat ekojihad, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta meneguhkan nilai-nilai kasih sayang sebagai fondasi pembangunan masyarakat yang berkeadaban.

Konferensi ini mendapat antusiasme tinggi dari para akademisi, peneliti, dan aktivis ‘Aisyiyah dari berbagai daerah di Indonesia (115 kiriman hasil penelitian). Sebanyak 97 makalah yang terpilih untuk dipresentasikan dan dari jumlah tersebut, Wilayah Sumatera Utara menjadi kontributor terbesar kedua dengan mengirimkan 15 makalah, setelah beberapa PWA di Pulau Jawa. Selain itu, partisipasi juga datang dari wilayah Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT), yang semakin memperkaya perspektif dan diskusi dalam konferensi.
Presentasi hasil penelitian dilaksanakan secara hybrid, memadukan kehadiran luring dan daring. Dari Sumatera Utara, hadir secara langsung Laila Sari, S.Psi., M.Pd., yang mewakili LPPA PDA Deli Serdang, serta Dr. Rizka Harfiani, M.Psi., dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Sementara itu, 13 makalah lainnya dari wilayah Sumatera Utara dipresentasikan secara daring oleh para penulis masing-masing.
Ketua LPPA PW Aisyiyah Sumatera Utara Dr. Syafrida Hani menjelaskan kepada redaksi infomu.co bahwa dua presenter dari PWA Sumut menjadi best presenter pada kegiatan ICAS 2026 itu. Keduanya adalah Laila Sari dari PDA Deli Serdang dan Hasnidar Sitorus dari LPPA Sumut.

Dalam sambutannya, Ketua LPPA Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Siti Syamsiyatun, menegaskan bahwa ICAS 2026 diharapkan tidak hanya menjadi forum diseminasi hasil penelitian, tetapi juga mampu memperkuat jejaring kolaborasi akademik dan mendorong lahirnya berbagai riset yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, hasil-hasil penelitian yang dipresentasikan dalam konferensi ini perlu terus dikembangkan menjadi solusi konkret bagi berbagai persoalan sosial, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan perempuan.
Sejalan dengan hal tersebut, Rektor Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menekankan pentingnya peran perempuan dalam membangun peradaban yang berkelanjutan. Perempuan tidak hanya menjadi agen perubahan dalam keluarga dan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian, perdamaian, dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, kepemimpinan perempuan berkemajuan menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan masyarakat yang beradab, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan.
Melalui penyelenggaraan ICAS 2026, diharapkan semakin banyak kolaborasi lintas disiplin dan lintas wilayah yang mampu memperkuat kontribusi perempuan Muslim dalam menjawab tantangan global serta membangun peradaban yang berkemajuan dan berkelanjutan. (***)









