• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, Juni 15, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

    Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

    Merasa Benar itu Wajar, Tetapi Tidak Selalu Menjadi Kebenaran

    Syeikh Reza dan Peggy Melati Sukma Undang Mahasiswa UMSU Magang di New Zealand

    Gedung SMP Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Akan Direvitalisasi

    Pengabdian yang Menyalakan Cahaya Islam Berkemajuan

    Pengabdian yang Menyalakan Cahaya Islam Berkemajuan

    Menjaga Fitrah Manusia di Tengah Arus Normalisasi LGBT

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

      Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

      Merasa Benar itu Wajar, Tetapi Tidak Selalu Menjadi Kebenaran

      Syeikh Reza dan Peggy Melati Sukma Undang Mahasiswa UMSU Magang di New Zealand

      Gedung SMP Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Akan Direvitalisasi

      Pengabdian yang Menyalakan Cahaya Islam Berkemajuan

      Pengabdian yang Menyalakan Cahaya Islam Berkemajuan

      Menjaga Fitrah Manusia di Tengah Arus Normalisasi LGBT

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Gdzie wpisać kod promocyjny Energy Casino – kroki i metody

        Pinco Online Kazino 2026 – Bonuslar və Aksiyalar (Пинко Казино Онлайн)

        Cricket Road Slot – przegląd i dostępne opcje gry

        क्रिकेट रोड रजिस्ट्रेशन गाइड: शुरुआती लोगों के लिए पूरी जानकारी और बोनस टिप्स

        Boomerang Willkommensbonus – Dein kompletter Guide für österreichische Spieler

        Cricket Road Game in Bangladesh: Play Guide, Bonuses & Secure Banking

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

          Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

          Merasa Benar itu Wajar, Tetapi Tidak Selalu Menjadi Kebenaran

          Syeikh Reza dan Peggy Melati Sukma Undang Mahasiswa UMSU Magang di New Zealand

          Gedung SMP Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Akan Direvitalisasi

          Pengabdian yang Menyalakan Cahaya Islam Berkemajuan

          Pengabdian yang Menyalakan Cahaya Islam Berkemajuan

          Menjaga Fitrah Manusia di Tengah Arus Normalisasi LGBT

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

            Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

            Merasa Benar itu Wajar, Tetapi Tidak Selalu Menjadi Kebenaran

            Syeikh Reza dan Peggy Melati Sukma Undang Mahasiswa UMSU Magang di New Zealand

            Gedung SMP Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Akan Direvitalisasi

            Pengabdian yang Menyalakan Cahaya Islam Berkemajuan

            Pengabdian yang Menyalakan Cahaya Islam Berkemajuan

            Menjaga Fitrah Manusia di Tengah Arus Normalisasi LGBT

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Gdzie wpisać kod promocyjny Energy Casino – kroki i metody

              Pinco Online Kazino 2026 – Bonuslar və Aksiyalar (Пинко Казино Онлайн)

              Cricket Road Slot – przegląd i dostępne opcje gry

              क्रिकेट रोड रजिस्ट्रेशन गाइड: शुरुआती लोगों के लिए पूरी जानकारी और बोनस टिप्स

              Boomerang Willkommensbonus – Dein kompletter Guide für österreichische Spieler

              Cricket Road Game in Bangladesh: Play Guide, Bonuses & Secure Banking

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Merasa Benar itu Wajar, Tetapi Tidak Selalu Menjadi Kebenaran

              admin by admin
              15/06/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA
              Merasa Benar itu Wajar, Tetapi Tidak Selalu Menjadi Kebenaran
              Oleh : Haidir Fitra Siagian
              (Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar)
              Hampir dalam kehidupan sehari-hari, boleh dikatakan kita semua pernah merasa dirinya benar sendiri. Manakalah sedang berdiskusi, berdebat, atau menilai suatu peristiwa, kita cenderung meyakini bahwa pandangan kitalah yang paling tepat. Hal tersebut sebenarnya merupakan sesuatu yang wajar. Setiap orang memiliki pengalaman, pengetahuan, nilai, dan cara pandang yang berbeda-beda. Karena itu, seseorang boleh saja merasa bahwa pendapat atau keyakinannya benar.
              Hanya saja, persoalannya menjadi berbeda ketika keyakinan pribadi tersebut sudah melibatkan orang lain. Dalam urusan sosial, organisasi, hukum, maupun kehidupan bermasyarakat, kebenaran tidak cukup hanya didasarkan pada apa yang kita rasakan atau yakini. Kebenaran harus memiliki dasar yang lebih kuat, yaitu fakta, bukti, dan alasan yang dapat diperiksa serta diterima oleh orang lain secara rasional.
              Dalam konteks ini,  pentingnya membedakan antara **merasa benar** dan **benar berdasarkan fakta**. Tidak semua yang kita yakini benar otomatis merupakan kebenaran yang sesungguhnya. Bisa jadi apa yang kita anggap benar hanyalah hasil dari pengalaman, persepsi, atau penafsiran pribadi yang belum tentu sesuai dengan kenyataan.
              Dalam kajian filsafat, dikenal perbedaan antara **kebenaran subjektif** dan **kebenaran objektif**. Kebenaran subjektif adalah kebenaran yang lahir dari pengalaman dan sudut pandang seseorang. Misalnya, seseorang merasa bahwa temannya tidak menyukainya karena jarang menyapa. Perasaan itu mungkin benar menurut dirinya, tetapi belum tentu benar menurut fakta.
              Sementara itu, kebenaran objektif menuntut adanya bukti yang dapat diuji dan diperiksa oleh orang lain. Jika seseorang mengatakan bahwa temannya memang sengaja menghindarinya, maka diperlukan fakta yang mendukung pernyataan tersebut. Dengan kata lain, semakin besar dampak suatu pernyataan terhadap orang lain, semakin kuat pula bukti yang harus menyertainya.
              Pandangan ini sejalan dengan teori korespondensi dalam filsafat yang menyatakan bahwa suatu pernyataan dianggap benar apabila sesuai dengan kenyataan. Karena itu, ukuran kebenaran bukanlah seberapa kuat seseorang meyakininya, melainkan seberapa jauh pernyataan tersebut sesuai dengan fakta yang ada.
              Filsuf ilmu pengetahuan Karl Popper bahkan menegaskan bahwa sebuah klaim harus selalu terbuka untuk diuji dan dikritik. Menurutnya, seseorang yang menganggap dirinya selalu benar dan menolak kemungkinan bahwa dirinya keliru justru telah menjauh dari semangat pencarian kebenaran. Sikap ilmiah bukanlah merasa paling benar, tetapi bersedia memeriksa kembali pendapat sendiri ketika ditemukan bukti baru.
              Dari perspektif komunikasi, persoalan ini juga sangat penting. Banyak konflik muncul bukan karena fakta yang berbeda, tetapi karena perbedaan penafsiran terhadap fakta. Dalam ilmu komunikasi dikenal pemahaman bahwa manusia sering kali merespons makna yang mereka bangun sendiri, bukan selalu berdasarkan kenyataan yang sebenarnya.
              Teori Interaksionisme Simbolik yang dikembangkan oleh George Herbert Mead dan Herbert Blumer menjelaskan bahwa manusia memberikan makna terhadap berbagai tindakan dan peristiwa yang mereka alami. Masalahnya, makna yang kita berikan belum tentu sama dengan maksud sebenarnya.
              Misalnya, seseorang tidak membalas pesan kita. Kita mungkin langsung menyimpulkan bahwa ia marah atau tidak menghargai kita. Padahal, bisa jadi ia sedang sibuk, sakit, atau belum sempat membaca pesan tersebut. Dalam situasi seperti ini, yang terjadi sering kali bukan kebenaran, melainkan asumsi yang dianggap sebagai kebenaran.
              Karena itu, komunikasi yang baik selalu menuntut adanya klarifikasi dan verifikasi. Sebelum membuat kesimpulan tentang orang lain, kita perlu memastikan terlebih dahulu bahwa informasi yang kita miliki memang benar dan lengkap.
              Dalam perspektif sosiologi, kehidupan masyarakat tidak mungkin berjalan dengan baik jika setiap orang memaksakan kebenarannya sendiri. Masyarakat membutuhkan fakta bersama, aturan bersama, dan kesepahaman bersama agar kehidupan sosial dapat berlangsung secara tertib.
              Menurut teori konstruksi sosial yang dikemukakan oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckmann, realitas sosial terbentuk melalui interaksi manusia. Namun, realitas tersebut tidak boleh hanya dibangun di atas prasangka dan opini pribadi. Ia harus terus diuji melalui dialog, pengalaman bersama, dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
              Jika setiap orang merasa bahwa versinya sendiri adalah satu-satunya kebenaran tanpa mau mendengar pandangan lain, maka yang muncul adalah konflik, kesalahpahaman, bahkan perpecahan sosial. Karena itu, kehidupan bersama membutuhkan kesediaan untuk mendengarkan, berdialog, dan memeriksa kembali keyakinan yang kita miliki.
              Pandangan yang hampir sama disampaikan oleh Jürgen Habermas. Menurut Habermas, sebuah klaim kebenaran harus dapat dipertanggungjawabkan melalui komunikasi yang rasional. Artinya, seseorang tidak cukup hanya mengatakan, “Saya yakin ini benar.” Ia juga harus mampu menjelaskan alasan dan bukti yang mendukung keyakinannya tersebut.
              Prinsip ini juga berlaku dalam hukum. Dalam sistem hukum, keyakinan pribadi tidak cukup untuk membuktikan suatu perkara. Setiap tuduhan harus didukung oleh bukti yang sah. Karena itu dikenal prinsip bahwa siapa yang menyatakan atau menuduh sesuatu, dialah yang berkewajiban membuktikannya. Tanpa bukti, keyakinan pribadi tidak dapat dijadikan dasar untuk menyalahkan orang lain.
              Dalam ajaran Islam, sikap seperti ini juga sangat ditekankan. Islam mengingatkan umatnya untuk menjauhi prasangka dan membiasakan diri melakukan *tabayyun* atau verifikasi informasi. Hal ini menunjukkan bahwa kebenaran tidak boleh hanya dibangun di atas dugaan, perasaan, atau cerita yang belum jelas sumbernya.
              Pada akhirnya, merasa benar adalah hak setiap orang. Namun hak tersebut memiliki batas ketika sudah menyangkut kepentingan orang lain. Dalam ruang publik, kebenaran tidak dapat ditentukan hanya oleh siapa yang paling yakin, paling keras berbicara, atau paling banyak pengikutnya. Kebenaran harus didasarkan pada fakta, bukti, argumentasi yang masuk akal, dan kesediaan untuk diuji.
              Karena itu, sikap yang paling bijak bukanlah merasa diri selalu benar, melainkan memiliki keberanian untuk mencari kebenaran dengan pikiran yang terbuka. Orang yang dewasa secara intelektual bukanlah orang yang tidak pernah salah, tetapi orang yang bersedia mengoreksi dirinya ketika fakta menunjukkan bahwa ia perlu memperbaiki pandangannya. Di situlah letak nilai penting kerendahan hati dalam kehidupan ilmiah, sosial, maupun keagamaan. Wallahu’alam.
              Samata Gowa, 13 Juni 2026

              WartaTerkait

              Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

              Syeikh Reza dan Peggy Melati Sukma Undang Mahasiswa UMSU Magang di New Zealand

              Gedung SMP Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Akan Direvitalisasi

              Pengabdian yang Menyalakan Cahaya Islam Berkemajuan

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Syeikh Reza dan Peggy Melati Sukma Undang Mahasiswa UMSU Magang di New Zealand

              Next Post

              Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

              admin

              admin

              InfoLain

              Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam
              BeritaMu

              Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

              15/06/2026
              BeritaMu

              Syeikh Reza dan Peggy Melati Sukma Undang Mahasiswa UMSU Magang di New Zealand

              15/06/2026
              BeritaMu

              Gedung SMP Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Akan Direvitalisasi

              15/06/2026
              Next Post
              Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

              Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

                Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

                15/06/2026

                Merasa Benar itu Wajar, Tetapi Tidak Selalu Menjadi Kebenaran

                15/06/2026

                Syeikh Reza dan Peggy Melati Sukma Undang Mahasiswa UMSU Magang di New Zealand

                15/06/2026

                Gedung SMP Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Akan Direvitalisasi

                15/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,426)
                • Hukum Islam (1,425)
                • Kabar PTMA (3,805)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

                Satu Bumi Satu Tanggal: KHGT sebagai Instrumen Transformasi Kemajuan Peradaban Islam

                15/06/2026

                Merasa Benar itu Wajar, Tetapi Tidak Selalu Menjadi Kebenaran

                15/06/2026

                Syeikh Reza dan Peggy Melati Sukma Undang Mahasiswa UMSU Magang di New Zealand

                15/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In