PWMJATENG.COM, BOYOLALI – Air mata bahagia pecah di Masjid Asyiroj saat 86 siswa SD Muhammadiyah PK Banyudono merayakan kelulusan 100 persen, Selasa (2/6/2026), melalui momen sujud syukur massal yang menjadi simbol keberhasilan pendidikan karakter mereka.
Masjid Asyiroj menjadi saksi bisu keberhasilan 86 siswa kelas VI menuntaskan pendidikan dasar mereka. Para siswa dan orang tua memadati lokasi tersebut untuk merayakan momen kelulusan yang dinanti.
Pendidikan Karakter di Balik Kelulusan
Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, S.Si., M.M., memberikan pesan mendalam bagi para lulusan. Ia menegaskan bahwa angka di atas kertas bukanlah tolok ukur utama keberhasilan seorang anak.
“Nilai yang tinggi akan lebih bermakna jika diiringi akhlak yang mulia. Teknologi boleh maju, tetapi adab tetap nomor satu,” ujar Pujiono di hadapan siswa dan wali murid.
Selain itu, ia juga meminta para siswa menjaga ibadah dan menghormati orang-orang di sekitar mereka. Pujiono percaya, bekal spiritual inilah yang akan menjaga anak-anak tetap teguh di masa depan.
“Jagalah shalatmu, cintailah Al-Qur’an, hormati orang tua dan guru, serta jadilah anak yang bermanfaat bagi sesama,” tambahnya.
Momen Sujud Syukur yang Mengharukan
Suasana masjid berubah hening seketika saat keputusan kelulusan dibacakan. Sebelumnya, pihak sekolah telah menerbitkan Surat Keputusan Kepala Sekolah Nomor 400.3.11/226/4.1.1.9.33/2026 yang menyatakan seluruh 86 siswa lulus 100 persen.
Rasa lega langsung pecah di dalam ruangan tersebut. Sontak, para siswa bersama orang tua melakukan sujud syukur sebagai bentuk terima kasih kepada Tuhan. Momen ini menjadi puncak emosional dalam kelulusan SD Muhammadiyah tahun ini.
Selanjutnya, banyak orang tua meneteskan air mata kebahagiaan. Mereka melihat putra-putrinya telah berhasil melewati perjalanan pendidikan selama enam tahun dengan hasil yang sangat membanggakan.
Kolaborasi Guru dan Orang Tua
Keberhasilan ini tentunya lahir dari sinergi kuat antara sekolah dan keluarga. Tiga wali kelas, yakni Shela Yunitamara (VI A), Putri Endri Astuti (VI B), dan Iin Marlinda (VI C), telah membimbing siswa dengan penuh dedikasi.
Pujiono pun mengapresiasi kerja keras para guru serta wali murid yang terus mendukung proses tumbuh kembang siswa. Ia berharap kolaborasi ini berlanjut dalam bentuk dukungan untuk jenjang pendidikan berikutnya.
Sekolah berkomitmen untuk terus mencetak generasi unggul yang cerdas dan religius. Akhir kata, Pujiono memberikan pesan inspiratif bagi para lulusan.
“Terbanglah setinggi langit, tetapi jangan lupakan tempat di mana kalian belajar mengepakkan sayap,” tutupnya.
Kontributor: Pujiono
Editor: Alafasy
The post Penuh Haru, Momen Sujud Syukur Warnai Kelulusan 86 Siswa SD Muhammadiyah PK Banyudono appeared first on Muhammadiyah Jateng.



