PWMJATENG.COM, PALANGKARAYA – SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya mengambil langkah berani dengan menggarap proyek ambisius berupa pembangunan wahana wisata edukasi, kolam renang, hingga pusat olahraga (sport center) yang sengaja dibuka untuk masyarakat umum sejak Rabu (20/5/2026).
Pihak sekolah mengeksekusi langkah berani ini demi mendongkrak kepercayaan publik. Selain memiliki lahan yang luas dan sarana belajar yang memadai, sekolah di bawah naungan Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Kalimantan Tengah ini terus menggenjot program unggulan. Mereka fokus pada pendalaman baca tulis Al-Qur’an hingga pengembangan keterampilan hidup (life skill) siswa.
Langkah inovatif ini menerima dukungan penuh dari Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah. Dalam agenda pendampingan penjaminan mutu pendidikan pada Rabu (20/5/2026), tim pusat mendorong sekolah agar terus melahirkan terobosan baru yang berdampak langsung pada masyarakat sekitar.
Sinergi Ide dan Rasa Memiliki Sekolah
Pengembangan fasilitas publik di lingkungan sekolah memerlukan komitmen yang kuat dari seluruh warga institusi. Guru dan staf harus memiliki rasa tanggung jawab agar gagasan besar pengelola bisa berjalan optimal. Sinergi ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya sebagai pusat edukasi dan rekreasi.
Anggota Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah, Dr. K.H. Muhammad Solihin Fanani, menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam menerjemahkan ide menjadi program bersama. Seluruh komponen sekolah harus bergerak dalam satu visi yang sama.
Solihin Fanani menyampaikan bahwa warga sekolah harus mengubah pikiran kepala sekolah menjadi program nyata. Langkah tersebut bertujuan agar semua pihak memberikan dukungan penuh dan memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap perkembangan sekolah. Pihak manajemen juga perlu melibatkan seluruh komponen sekolah, warga Muhammadiyah, serta masyarakat sekitar untuk bersama-sama membesarkan lembaga ini.
Ia juga mengingatkan agar pihak pengelola tidak gentar menghadapi tantangan pembangunan fisik maupun non-fisik. Menurutnya, pihak sekolah justru bisa mengubah setiap persoalan menjadi peluang besar lewat sikap optimisme dan kerja sama yang solid.
Pemanfaatan Media Sosial untuk Promosi
Rencana pembangunan wahana wisata edukasi dan kolam renang ini juga memerlukan strategi komunikasi yang modern. Pengelola sekolah tidak boleh lagi terjebak pada pola promosi konvensional. Pihak manajemen wajib memanfaatkan platform digital secara agresif untuk mengenalkan inovasi fasilitas SMA ini kepada khalayak luas.
Tim pendamping pusat lainnya, Dr. Hardi Santosa, M.Pd., yang juga merupakan Dosen UAD, mengingatkan agar pengelola tidak cepat puas dengan kondisi saat ini. Kemajuan zaman menuntut adaptasi yang cepat dan menambahkan inovasi secara berkelanjutan.
Hardi Santosa menegaskan bahwa semua pihak perlu meneguhkan komitmen dan menghindari konflik internal yang merugikan. Guru harus memberikan teladan yang baik bagi siswa maupun sesama rekan pengajar. Pengelola sekolah tidak boleh merasa puas dengan kemajuan saat ini, melainkan harus terus melakukan perubahan nyata demi meningkatkan kualitas instansi.
Hardi juga mendesak sekolah untuk meningkatkan pelayanan dan kedisiplinan. Pengelola harus menjadikan media sosial sebagai ujung tombak promosi sekolah kepada masyarakat. Melalui publikasi digital yang kreatif, daya tarik sport center sekolah dan rencana wisata edukasi Palangkaraya akan lebih cepat bergaung di tingkat nasional.
Kontributor: Hendra Apriyadi
Editor: Alafasy
The post Bikin Kagum! SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya Buka Wahana Wisata Edukasi dan Sport Center untuk Umum appeared first on Muhammadiyah Jateng.



