• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Semarak Hari Batik Nasional 2026, Murid SD Muhammadiyah PK Solo Menyulam Peta Budaya Nusantara

    Rasakan Pengalaman Kuliah, Siswa MA Muhammadiyah Limpung Cicipi Praktikum Pendidikan Biologi UMS

    Didukung Dikdasmen PNF, FKMM Karanggede Ikuti Seminar Penerapan Kelas Bilingual di Megaland Hotel Surakarta

    Bantu Atasi Kekeringan, UMP dan MDMC Salurkan 28.000 Liter Bantuan Air Bersih di Pemalang

    Sentuh Jiwa Kemanusiaan, PK IMM Kedokteran UMP Galang Donasi Bencana Gempa NTT

    Rapuhnya Tauhid di Tengah Kuasa, Uang dan Popularitas

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Semarak Hari Batik Nasional 2026, Murid SD Muhammadiyah PK Solo Menyulam Peta Budaya Nusantara

      Rasakan Pengalaman Kuliah, Siswa MA Muhammadiyah Limpung Cicipi Praktikum Pendidikan Biologi UMS

      Didukung Dikdasmen PNF, FKMM Karanggede Ikuti Seminar Penerapan Kelas Bilingual di Megaland Hotel Surakarta

      Bantu Atasi Kekeringan, UMP dan MDMC Salurkan 28.000 Liter Bantuan Air Bersih di Pemalang

      Sentuh Jiwa Kemanusiaan, PK IMM Kedokteran UMP Galang Donasi Bencana Gempa NTT

      Rapuhnya Tauhid di Tengah Kuasa, Uang dan Popularitas

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Semarak Hari Batik Nasional 2026, Murid SD Muhammadiyah PK Solo Menyulam Peta Budaya Nusantara

          Rasakan Pengalaman Kuliah, Siswa MA Muhammadiyah Limpung Cicipi Praktikum Pendidikan Biologi UMS

          Didukung Dikdasmen PNF, FKMM Karanggede Ikuti Seminar Penerapan Kelas Bilingual di Megaland Hotel Surakarta

          Bantu Atasi Kekeringan, UMP dan MDMC Salurkan 28.000 Liter Bantuan Air Bersih di Pemalang

          Sentuh Jiwa Kemanusiaan, PK IMM Kedokteran UMP Galang Donasi Bencana Gempa NTT

          Rapuhnya Tauhid di Tengah Kuasa, Uang dan Popularitas

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Semarak Hari Batik Nasional 2026, Murid SD Muhammadiyah PK Solo Menyulam Peta Budaya Nusantara

            Rasakan Pengalaman Kuliah, Siswa MA Muhammadiyah Limpung Cicipi Praktikum Pendidikan Biologi UMS

            Didukung Dikdasmen PNF, FKMM Karanggede Ikuti Seminar Penerapan Kelas Bilingual di Megaland Hotel Surakarta

            Bantu Atasi Kekeringan, UMP dan MDMC Salurkan 28.000 Liter Bantuan Air Bersih di Pemalang

            Sentuh Jiwa Kemanusiaan, PK IMM Kedokteran UMP Galang Donasi Bencana Gempa NTT

            Rapuhnya Tauhid di Tengah Kuasa, Uang dan Popularitas

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor

              admin by admin
              18/05/2026
              in BeritaMu
              0
              Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA
              Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor
              Oleh : Haidir Fitra Siagian – Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar / alumni Madrasah Diniyah Sore Muhammadiyah Sipirok 1980-an
              T 
              Dalam kehidupan masyarakat Batak Angkola, tortor atau manortor merupakan salah satu tradisi budaya yang memiliki posisi penting dalam berbagai kegiatan adat. Tortor adalah tarian tradisional Batak yang dilakukan secara bersama-sama dalam acara pernikahan, penyambutan tamu, pesta adat, dan kegiatan keluarga lainnya. Gerakan tortor biasanya mengikuti irama gondang sambil menunjukkan penghormatan, kebersamaan, dan hubungan kekerabatan antarpeserta adat. Karena itu, tortor bukan sekadar hiburan, tetapi juga simbol identitas sosial masyarakat Batak Angkola.
              Bagi masyarakat Angkola, mengenal  konsep dalihan na tolu, yaitu sistem kekerabatan yang mengatur hubungan antara mora, kahanggi, dan anak boru. Nilai ini mengajarkan penghormatan kepada keluarga, tanggung jawab sosial, juga semangat kebersamaan. Dalam berbagai acara horja, tortor menjadi media mempererat hubungan kekeluargaan dan memperkuat persatuan antarkerabat. Karena itu, adat dipandang sebagai bagian penting dari kehormatan dan identitas sosial masyarakat Batak Angkola.
              Di tengah kuatnya tradisi tersebut, sebagian warga Muhammadiyah khususnya di Sipirok, yang memiliki pandangan yang lebih hati-hati terhadap praktik manortor tertentu. Sikap ini ada kalanya  dipahami sebagian pihak secara keliru seolah-olah Muhammadiyah menolak budaya. Padahal, yang menjadi perhatian Muhammadiyah bukanlah identitas budaya masyarakatnya, melainkan unsur-unsur dalam pelaksanaan adat yang dinilai perlu disesuaikan dengan aqidah dan syariat Islam. Muhammadiyah berpandangan bahwa budaya tetap dapat dipertahankan selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama. Inilah yang menjadi dakwah kultural yang dikembangkan Muhammadiyah.
              Islam pada dasarnya tidak menolak adat dan budaya selama mengandung nilai kebaikan dan tidak melanggar syariat. Banyak tradisi lokal di Indonesia tetap hidup berdampingan dengan Islam karena mengandung unsur gotong royong, penghormatan kepada orang tua, dan semangat kebersamaan. Nilai seperti marsialap ari atau saling membantu dalam masyarakat Batak Angkola juga sejalan dengan ajaran Islam tentang tolong-menolong dalam kebaikan.
              Meskipun demikian, Islam tetap menempatkan aqidah dan syariat sebagai pedoman utama dalam kehidupan seorang Muslim. Allah SWT berfirman, “Kemudian Kami jadikan engkau berada di atas suatu syariat dari urusan agama itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui” (QS. Al-Jatsiyah: 18). Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa budaya boleh dijalankan, tetapi tidak boleh melampaui batas-batas yang telah ditetapkan agama. Karena itu, Muhammadiyah memandang penting adanya seleksi terhadap unsur budaya yang dapat memengaruhi kualitas keimanan umat.
              Dalam masyarakat Batak Angkola, adat memiliki pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan sosial. Budaya seperti somba mar mora, manat mardongan tubu, dan elek mar anak boru sangat dijunjung tinggi dalam hubungan sosial masyarakat. Nilai-nilai tersebut sebenarnya mengandung makna penghormatan, kebijaksanaan, dan kasih sayang. Namun dalam praktik tertentu, tekanan sosial adat kadang terasa begitu dominan sehingga sebagian warga Muhammadiyah merasa perlu menjaga jarak agar identitas keislaman tetap lebih menonjol dalam kehidupan mereka.
              Sebagian masyarakat memandang tortor hanya sebagai adat biasa yang tidak berkaitan dengan persoalan aqidah maupun pelanggaran agama. Bagi mereka, tortor hanyalah bentuk hiburan dan sarana mempererat hubungan keluarga. Ada pula yang berpendapat bahwa selama niat seseorang baik dan tidak menyembah selain Allah, maka kegiatan adat tersebut tidak perlu dipersoalkan secara berlebihan. Pandangan seperti ini cukup berkembang karena masyarakat telah lama menjadikan adat sebagai bagian penting dari kehidupan sosial mereka.
              Namun Muhammadiyah Sipirok memiliki pendekatan yang lebih berhati-hati dan waspada terhadap hal-hal yang dianggap dapat memengaruhi kemurnian aqidah dan kualitas keberagamaan umat. Karena pada saatnya nanti semua perbuatan, perkataan, penglitan dan pendengaran manusia akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Tuhan. Muhammadiyah berpandangan bahwa sesuatu yang awalnya dianggap sekadar hiburan tetap perlu dilihat dampaknya terhadap keimanan, akhlak, dan orientasi hidup seorang Muslim. Sikap kehati-hatian ini lahir bukan karena membenci budaya, tetapi karena adanya keinginan menjaga umat agar tidak perlahan terbawa pada praktik yang menjauhkan mereka dari nilai-nilai Islam.
              Sikap tersebut bukanlah bentuk penolakan terhadap budaya sendiri, melainkan upaya menjaga keseimbangan antara penghormatan terhadap adat dan komitmen terhadap ajaran agama. Banyak warga Muhammadiyah dari kalangan Batak tetap bangga menggunakan bahasa Angkola, menjaga hubungan dongan tubu, dan menghadiri acara keluarga besar. Mereka tetap menghormati orang tua dan tokoh adat sebagaimana diajarkan dalam budaya Batak Angkola. Akan tetapi, mereka berusaha memilah mana unsur budaya yang mendukung pembinaan iman dan mana yang dianggap kurang memberikan manfaat spiritual.
              Salah satu hal yang sering menjadi perhatian Muhammadiyah adalah bentuk pelaksanaan tortor dalam sebagian acara adat. Dalam beberapa kegiatan, tortor dilakukan secara terbuka dengan interaksi laki-laki dan perempuan yang menurut sebagian warga Muhammadiyah kurang sesuai dengan norma syariat. Selain itu, suasana pesta kadang berlangsung berlebihan sehingga lebih menonjolkan hiburan dibandingkan nilai religius dan kesederhanaan. Oleh sebab itu, ada kalangan Muhammadiyah yang memandang perlu adanya pembatasan atau penyesuaian dalam pelaksanaan acara tersebut.
              Pandangan tersebut didasarkan pada ajaran Islam tentang pentingnya menjaga kehormatan dan batas-batas pergaulan. Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nur ayat 30–31 agar laki-laki dan perempuan beriman menjaga pandangan dan memelihara kehormatan diri mereka. Ayat ini dipahami sebagai pedoman untuk membangun kehidupan sosial yang tetap berada dalam koridor akhlak Islami. Karena itu, sebagian warga Muhammadiyah memilih bersikap hati-hati terhadap bentuk hiburan yang dianggap berpotensi melanggar nilai kesopanan dan kesederhanaan.
              Selain persoalan pergaulan, Muhammadiyah juga dikenal sebagai gerakan Islam yang menekankan pentingnya menjaga kemurnian tauhid. Mereka berhati-hati terhadap praktik budaya yang dianggap memiliki unsur mistik, tahayul, atau keyakinan tertentu yang dapat mengaburkan aqidah Islam. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa mengada-adakan sesuatu dalam urusan kami ini yang bukan berasal darinya, maka perkara itu tertolak” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadits tersebut menjadi salah satu dasar bagi Muhammadiyah untuk bersikap kritis terhadap praktik budaya yang dianggap bercampur dengan unsur yang tidak memiliki dasar dalam ajaran Islam.
              Warga Muhammadiyah pada dasarnya ingin menjaga aqidah mereka agar tidak terpengaruh oleh hal-hal yang dianggap tidak signifikan dalam meningkatkan kualitas iman dan taqwa kepada Allah SWT. Fokus utama mereka lebih diarahkan pada penguatan ibadah, pendidikan, dakwah, akhlak, dan kegiatan sosial yang memberi manfaat nyata bagi umat. Dalam pandangan mereka, tradisi budaya sebaiknya mendukung peningkatan spiritualitas dan kedekatan kepada Allah, bukan justru membuat manusia lebih sibuk pada aspek seremonial semata.
              Meskipun memiliki sikap hati-hati terhadap beberapa bentuk pelaksanaan tortor, Muhammadiyah tetap mengedepankan penghormatan kepada masyarakat adat. Banyak keluarga Muhammadiyah tetap menghadiri pesta adat dan menjaga hubungan baik dengan kerabat sebagai bentuk silaturahmi. Sebagian bahkan tetap melaksanakan adat dengan melakukan penyesuaian agar lebih sesuai dengan nilai-nilai Islam. Pendekatan seperti ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah tidak menolak budaya secara mutlak, tetapi berusaha menempatkan budaya dalam koridor aqidah dan syariat.
              Kesimpulan
              Pertama, sikap Muhammadiyah terhadap tortor bukanlah bentuk penolakan terhadap budaya Batak Angkola, melainkan upaya menjaga agar adat tetap berada dalam batas-batas yang sesuai dengan aqidah dan syariat Islam.
              Kedua, kehati-hatian Muhammadiyah menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kemurnian tauhid, akhlak, dan kualitas iman umat agar tidak terpengaruh oleh praktik budaya yang dianggap kurang relevan terhadap peningkatan ketakwaan.
              Ketiga, Muhammadiyah sebenarnya menawarkan jalan tengah antara budaya dan agama, yaitu tetap menghormati tradisi lokal sambil melakukan penyesuaian agar lebih sejalan dengan nilai-nilai Islam tanpa menghilangkan identitas budaya masyarakat Batak Angkola.
              Samata Gowa, 17 Mei 2026

              WartaTerkait

              Semarak Hari Batik Nasional 2026, Murid SD Muhammadiyah PK Solo Menyulam Peta Budaya Nusantara

              Rasakan Pengalaman Kuliah, Siswa MA Muhammadiyah Limpung Cicipi Praktikum Pendidikan Biologi UMS

              Didukung Dikdasmen PNF, FKMM Karanggede Ikuti Seminar Penerapan Kelas Bilingual di Megaland Hotel Surakarta

              Bantu Atasi Kekeringan, UMP dan MDMC Salurkan 28.000 Liter Bantuan Air Bersih di Pemalang

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Dinamika Ibadah Qurban Dari Sah Menuju Kualitas Ihsan

              Next Post

              Dari Nias hingga Langkat : Dakwah Itu Perjalanan Keikhlasan

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Semarak Hari Batik Nasional 2026, Murid SD Muhammadiyah PK Solo Menyulam Peta Budaya Nusantara

              03/10/2026
              BeritaMu

              Rasakan Pengalaman Kuliah, Siswa MA Muhammadiyah Limpung Cicipi Praktikum Pendidikan Biologi UMS

              03/10/2026
              BeritaMu

              Didukung Dikdasmen PNF, FKMM Karanggede Ikuti Seminar Penerapan Kelas Bilingual di Megaland Hotel Surakarta

              03/10/2026
              Next Post

              Mengenang Kiprah Malik Fadjar, Tokoh UMM Pencetus Hari Buku Nasional

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Mahasiswa S2 Pendidikan Islam UMSU Populerkan Budaya Indonesia di London Lewat Qasidah​Peny Eriska

                03/10/2026

                Ketum PP Muhammadiyah Kapolri, Gubernur Sumut Kompak Hadiri PKKMB UMSU 2026​Peny Eriska

                03/10/2026
                Rektor Dampingi Ketum PP Muhammadiyah dan Kapolri Tinjau Venue Muktamar 2027 di Kampus Terpadu UMSU

                Rektor Dampingi Ketum PP Muhammadiyah dan Kapolri Tinjau Venue Muktamar 2027 di Kampus Terpadu UMSU​Peny Eriska

                03/10/2026

                Wagub Sumut Hadiri Masta Kolosal UMSU 2026 Rektor Bikin Kejutan Bagi-bagi Hadiah​Peny Eriska

                03/10/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,669)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,272)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Mahasiswa S2 Pendidikan Islam UMSU Populerkan Budaya Indonesia di London Lewat Qasidah​Peny Eriska

                03/10/2026

                Ketum PP Muhammadiyah Kapolri, Gubernur Sumut Kompak Hadiri PKKMB UMSU 2026​Peny Eriska

                03/10/2026
                Rektor Dampingi Ketum PP Muhammadiyah dan Kapolri Tinjau Venue Muktamar 2027 di Kampus Terpadu UMSU

                Rektor Dampingi Ketum PP Muhammadiyah dan Kapolri Tinjau Venue Muktamar 2027 di Kampus Terpadu UMSU​Peny Eriska

                03/10/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In