PWMJATENG.COM, SURAKARTA – Sebanyak 15 mahasiswa dari fakultas hukum universitas muhammadiyah surakarta kini tengah mengukir pengalaman berharga di Kabupaten Sukoharjo. Mereka resmi menerjunkan diri untuk menjalani program praktik kerja lapangan (PKL) berbasis sosial. Pihak kampus memusatkan lokasi kegiatan ini di lingkungan internal prm ngadirejo dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Ngadirejo, Kartasura.
Langkah taktis tersebut menjadi media pembelajaran langsung bagi para mahasiswa untuk memahami dinamika kehidupan masyarakat. Melalui interaksi yang intens, mereka dapat memperkuat keterampilan berorganisasi secara nyata di lapangan. Selain itu, agenda ini juga menjadi momentum penting untuk mendekatkan insan akademis dengan warga akar rumput.
Aktivitas Syiar Agama dan Observasi Kelembagaan
Selama masa penugasan, seluruh peserta wajib mengikuti berbagai program keagamaan, pendidikan, dan pengabdian masyarakat. Mereka melakukan observasi mendalam mengenai tata kelola kelembagaan di wilayah ranting secara berkala. Selanjutnya, mahasiswa juga menghadiri agenda pengajian Ahad pagi yang bernilai spiritual tinggi.
Tidak hanya menjadi pendengar pasif, tim universitas muhammadiyah surakarta ini juga aktif mengajar mengaji. Mereka mengasuh kelas TPA untuk anak-anak hingga TPA khusus ibu-ibu di beberapa lokasi ibadah. Lokasi pengajaran tersebut tersebar di Mushola Al Hidayah Karangtengah, Masjid Al Hidayah Keden, dan Masjid Al Fadhilah.
Dukungan Penuh dan Fasilitas dari Pimpinan Ranting
Kehadiran para mahasiswa ini tentu saja memanen sambutan hangat dari segenap warga Sukoharjo. Ketua PRA Ngadirejo, Dr. Dwi Haryanti, menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi kebutuhan logistik mahasiswa selama PKL. Pihak ranting mengacu ketat pada buku pedoman resmi yang dikeluarkan oleh pihak universitas.
Beliau berharap para mahasiswa tidak hanya mengejar nilai akademik semata selama berada di lingkungan warga. Pengalaman berorganisasi ini harus mampu mengasah kepekaan sosial dan jiwa kepemimpinan para calon sarjana hukum. Oleh karena itu, pengurus ranting terus memberikan bimbingan moral yang intensif sepanjang program.
Manfaat Komunikasi Publik untuk Penegak Hukum
Salah satu perwakilan mahasiswa, Yumnannisa, mengaku sangat bersyukur bisa mencicipi atmosfer belajar di lokasi ini. Kegiatan PKL dari fakultas hukum universitas muhammadiyah surakarta ini menjadi ruang adaptasi yang sangat efektif. Melalui dialog bersama jemaah, mereka dapat melatih teknik komunikasi publik secara langsung.
Sebab, profesi hukum di masa depan sangat membutuhkan keahlian berbicara dan sensitivitas kemanusiaan yang tinggi. Pelatihan ini juga menguji kemampuan kerja sama tim saat berkoordinasi dengan para tokoh masyarakat. Dengan demikian, program pengabdian masyarakat ini sukses melahirkan calon penegak hukum yang berintegritas dan humanis.
Kontributor: Fika
Editor: ayma
The post Asah Karakter Calon Jaksa, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta Terjunkan Tim ke PRM Ngadirejo appeared first on Muhammadiyah Jateng.



