WARTAPTM.ID, MAKASSAR — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar melalui Program Studi Pendidikan Biologi FKIP menggelar workshop akademik bertema solusi krisis air bersih di kawasan perkotaan. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan kampus pada Kamis (7/5) dan diikuti mahasiswa lintas angkatan.
Workshop yang mengangkat tema pemanfaatan alat filtrasi sederhana ini menjadi ruang pembelajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik. Mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep, tetapi juga didorong untuk merancang solusi aplikatif terhadap persoalan lingkungan yang nyata.
Wakil Dekan I FKIP Unismuh Makassar, Andi Husniati, menegaskan bahwa kegiatan semacam ini penting untuk membentuk karakter mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
“Pembuatan alat filtrasi sederhana menjadi contoh konkret bagaimana ilmu pengetahuan dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi inisiatif program studi dan panitia yang telah menghadirkan pembelajaran berbasis praktik, sehingga mahasiswa tidak berhenti pada pemahaman teoritis semata.
Senada dengan itu, Ketua Prodi Pendidikan Biologi, Rahmatia Thahir, menyampaikan bahwa isu krisis air bersih perlu dipahami secara komprehensif oleh mahasiswa, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga sosial, ekologis, dan kesehatan.
“Mahasiswa perlu menyadari bahwa persoalan air bersih berkaitan erat dengan berbagai aspek kehidupan, sehingga solusi yang dihadirkan juga harus kontekstual dan berkelanjutan,” jelasnya.
Belajar dari Masalah, Mencipta Solusi
Dalam workshop ini, mahasiswa diperkenalkan pada berbagai sumber pencemaran air, mulai dari limbah rumah tangga, industri, pertanian, hingga pertambangan. Selain itu, mereka juga mempelajari indikator kualitas air, seperti warna, bau, kekeruhan, pH, oksigen terlarut, hingga keberadaan mikroorganisme.
Pendekatan pembelajaran berbasis proyek menjadi bagian utama kegiatan. Mahasiswa diajak merancang alat filtrasi sederhana sebagai implementasi lintas disiplin dalam kerangka STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics).
Tak hanya itu, kegiatan ini juga dikaitkan dengan agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas, akses air bersih dan sanitasi, serta pembangunan kota berkelanjutan.
Melalui workshop ini, Prodi Pendidikan Biologi Unismuh Makassar berharap mahasiswa mampu menjadi agen edukasi lingkungan yang tidak hanya memahami persoalan secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi sederhana, terjangkau, dan berdampak bagi masyarakat.
The post Pendidikan Biologi Unismuh Makassar Angkat Solusi Krisis Air Bersih Lewat Workshop Akademik appeared first on Warta PTM.



