• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, Mei 14, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Aceh Berkunjung ke OIF UMSU

    SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Aceh Berkunjung ke OIF UMSU

    Dari Majelis Air Mata Menuju Cahaya Peradaban

    Dra. Jamila MPd, Ketua LLHPB PW Aisyiyah Sumatera Utara Berpulang

    Lazismu Kupas Tuntas Pengalihan DAM Haji ke Tanah Air, Solusi Atasi Ketimpangan Distribusi Daging Kurban

    Archetype (an-Nuskhah al-Umm) dalam Manuskrip Astronomi

    Archetype (an-Nuskhah al-Umm) dalam Manuskrip Astronomi

    PWM Sumut Tancap Gas: Tim SatuMu Dampingi 4 PDM Sekaligus, Sukseskan Program PP Muhammadiyah

    PWM Sumut Tancap Gas: Tim SatuMu Dampingi 4 PDM Sekaligus, Sukseskan Program PP Muhammadiyah

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Aceh Berkunjung ke OIF UMSU

      SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Aceh Berkunjung ke OIF UMSU

      Dari Majelis Air Mata Menuju Cahaya Peradaban

      Dra. Jamila MPd, Ketua LLHPB PW Aisyiyah Sumatera Utara Berpulang

      Lazismu Kupas Tuntas Pengalihan DAM Haji ke Tanah Air, Solusi Atasi Ketimpangan Distribusi Daging Kurban

      Archetype (an-Nuskhah al-Umm) dalam Manuskrip Astronomi

      Archetype (an-Nuskhah al-Umm) dalam Manuskrip Astronomi

      PWM Sumut Tancap Gas: Tim SatuMu Dampingi 4 PDM Sekaligus, Sukseskan Program PP Muhammadiyah

      PWM Sumut Tancap Gas: Tim SatuMu Dampingi 4 PDM Sekaligus, Sukseskan Program PP Muhammadiyah

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Aceh Berkunjung ke OIF UMSU

          SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Aceh Berkunjung ke OIF UMSU

          Dari Majelis Air Mata Menuju Cahaya Peradaban

          Dra. Jamila MPd, Ketua LLHPB PW Aisyiyah Sumatera Utara Berpulang

          Lazismu Kupas Tuntas Pengalihan DAM Haji ke Tanah Air, Solusi Atasi Ketimpangan Distribusi Daging Kurban

          Archetype (an-Nuskhah al-Umm) dalam Manuskrip Astronomi

          Archetype (an-Nuskhah al-Umm) dalam Manuskrip Astronomi

          PWM Sumut Tancap Gas: Tim SatuMu Dampingi 4 PDM Sekaligus, Sukseskan Program PP Muhammadiyah

          PWM Sumut Tancap Gas: Tim SatuMu Dampingi 4 PDM Sekaligus, Sukseskan Program PP Muhammadiyah

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Aceh Berkunjung ke OIF UMSU

            SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Aceh Berkunjung ke OIF UMSU

            Dari Majelis Air Mata Menuju Cahaya Peradaban

            Dra. Jamila MPd, Ketua LLHPB PW Aisyiyah Sumatera Utara Berpulang

            Lazismu Kupas Tuntas Pengalihan DAM Haji ke Tanah Air, Solusi Atasi Ketimpangan Distribusi Daging Kurban

            Archetype (an-Nuskhah al-Umm) dalam Manuskrip Astronomi

            Archetype (an-Nuskhah al-Umm) dalam Manuskrip Astronomi

            PWM Sumut Tancap Gas: Tim SatuMu Dampingi 4 PDM Sekaligus, Sukseskan Program PP Muhammadiyah

            PWM Sumut Tancap Gas: Tim SatuMu Dampingi 4 PDM Sekaligus, Sukseskan Program PP Muhammadiyah

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Archetype (an-Nuskhah al-Umm) dalam Manuskrip Astronomi

              admin by admin
              14/05/2026
              in BeritaMu
              0
              Archetype (an-Nuskhah al-Umm) dalam Manuskrip Astronomi
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Archetype (an-Nuskhah al-Umm) dalam Manuskrip Astronomi

              Oleh : Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar – Dosen FAI UMSU dan Kepala OIF UMSU

              WartaTerkait

              SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Aceh Berkunjung ke OIF UMSU

              Dari Majelis Air Mata Menuju Cahaya Peradaban

              Dra. Jamila MPd, Ketua LLHPB PW Aisyiyah Sumatera Utara Berpulang

              Lazismu Kupas Tuntas Pengalihan DAM Haji ke Tanah Air, Solusi Atasi Ketimpangan Distribusi Daging Kurban

              Manuskrip merupakan salah satu warisan intelektual paling penting dalam sejarah peradaban manusia, termasuk dalam tradisi keilmuan Islam. Melalui manuskrip, gagasan, teori, observasi, dan penemuan para ulama serta ilmuwan masa lalu dapat diketahui dan dipelajari. Dalam bidang astronomi, banyak karya penting diwariskan dalam bentuk naskah tulisan tangan yang tersebar di berbagai tempat di dunia. Namun, keberadaan banyak salinan dari satu karya sering memunculkan perbedaan teks akibat proses penyalinan. Karena itu kajian filologi menjadi sangat penting untuk menelusuri naskah induk (archetype) demi menghadirkan teks yang paling otentik dan ilmiah.
              Dalam filologi, Archetype adalah naskah induk atau teks tertua yang ditetapkan seorang filolog menjadi sumber utama dari sejumlah salinan naskah yang ada. Dalam bahasa Arab, Archetype disebut dalam beberapa istilah antara lain “an-nuskhah al-umm” (naskah induk), lalu “al-ashl al-musytarak” (naskah bersama), atau disebut juga dengan “al-ash” (asal, naskah dasar). Patut dicatat, Archetype tidak selalu merupakan naskah asli yang ditulis langsung oleh pengarang (mu’allif), tetapi bisa merupakan salinan tertua yang menjadi asal-usul dari seluruh tradisi penyalinan berikutnya. Archetype memiliki urgensi diantaranya menjaga otentisitas teks, melacak sejarah transmisi intelektual, serta menentukan validitas ilmiah sebuah edisi tahqiq.
              Ketika seorang filolog meneliti beberapa salinan naskah dari satu karya (satu judul), dalam praktiknya kerap ditemukan banyak perbedaan teks, atau ada kata yang hilang, ada banyak tambahan kalimat, ada perubahan ejaan, atau kesalahan penyalinan. Melalui proses kolasi (membandingkan naskah, muqabalah an-nusakh), analisis varian teks, dan rekonstruksi genealogis (stemma codicum), seorang filolog berusaha menelusuri bentuk teks yang paling awal. Teks atau naskah yang paling awal inilah yang disebut “archetype” (an-nuskhah al-umm, al-ashl al-musytarak).
              Sebagai contoh, jika ada lima manuskrip dari satu kitab falak klasik, dan semua manuskrip memiliki kesalahan yang sama pada bagian tertentu, filolog dapat menyimpulkan bahwa kesalahan itu sudah ada pada naskah sumber sebelumnya. Dari analisis seperti itu, hubungan antar naskah dapat direkonstruksi hingga ditemukan naskah leluhur atau archetype.
              Dalam tradisi tahqiq Arab, archetype biasanya diungkapkan dengan beberapa istilah, yaitu “an-Nuskhah al-Umm” yaitu naskah induk atau “mother manuscript”, yang merupakan istilah yang paling dekat dengan konsep archetype. Lalu disebut juga “al-Ashl” yaitu asal, teks sumber, atau naskah dasar. Istilah ini sering digunakan dalam tahqiq untuk menyebut sumber utama teks. Lalu “an-Nuskhah al-Ashliyyah” yaitu naskah asli atau naskah sumber asal. Berikutnya adakalanya juga disebut “al-Ashl al-Musytarak” yaitu sumber bersama atau “common ancestor”. Seperti diketahui archetype sering merupakan sumber bersama dari seluruh naskah yang ada.
              Di kalangan filolog Arab modern, istilah yang paling sering digunakan untuk makna filologis archetype adalah “an-Nuskhah al-Umm”. Dalam konteks tahqiq manuskrip astronomi, an-Nuskhah al-Umm lebih mudah dan lebih lazim dipahami sebagai “naskah induk”.
              Menentukan Archetype (naskah induk) dilakukan melalui analisis hubungan teks antar manuskrip yaitu berdsasarkan rekonstruksi bukti tekstual dari berbagai salinan yang ada. Adapun langkah-langkah menentukan naskah archetype sebagai berikut: pertama, Mengumpulkan Seluruh Manuskrip (Jam‘ an-Nusakh). Tujuannya adalah mengetahui jumlah versi teks (naskah), mengetahui variasi bacaan, dan melacak jalur transmisi teks. Kedua, Deskripsi Kodikologis (Wasf an-Nusakh), yaitu pada jenis kertas, tinta, bentuk tulisan, jumlah halaman, nama penyalin, tahun penyalinan, tempat penyalinan, dan lain-lain. Deskripsi ini membantu menentukan usia sebuah naskah.
              Ketiga, Kolasi Teks (Muqabalah), yaitu membandingkan kata demi kata, kalimat demi kalimat gunan menemukan kata yang hilang, tambahan teks, perubahan urutan, kesalahan penyalinan, dan lain-lain. Keempat, Mengidentifikasi Shared Errors (Kesalahan Bersama). Ini terhitung tahap paling penting dalam Archetype. Dua naskah atau lebih manakala memiliki kesalahan yang sama maka diduga kuat ia berasal dari sumber yang sama. Dalam konteks filologi, kesalahan bersama menunjukkan hubungan genealogis teks. Kelima, Menyusun Stemma Codicum (Syajarat al-Makhtutat, Nasab an-Nusakh). Setelah hubungan antar naskah ditemukan, selanjutnya dibuat “pohon keluarga naskah”.
              Contohnya sebagai berikut,

              Dalam diagram ini naskah A dan naskah B berasal dari cabang X, lalu naskah C dan naskah D berasal dari cabang Y, dan semuanya berasal dari satu sumber (induk). Keenam, Rekonstruksi Teks Induk. Setelah pola hubungan diketahui, selanjutnya filolog merekonstruksi bentuk teks yang paling awal dan paling mungkin menjadi sumber semua salinan. Inilah yang disebut dengan Archetype (Ashl al-Musytarak, an-Nuskhah al-Umm).
              Sebagai misal naskah “Ghunyah al-Fahim wa ath-Thariq Ila Hall at-Taqwim” (Tujuan Pemahaman Tentang Metode Analisis Penanggalan) karya Ahmad bin Rajab al-Majdy (w. 850 H/1447 M), yaitu sebuah naskah yang membahas tentang aneka penanggalan pra Islam dan di era Islam, juga pembahasan tentang data-data dan posisi-posisi bintang-bintang dan atau planet-planet. Beberapa salinan naskah ini antara lain terdapat di Perpustakaan Nasional (al-Maktabah al-Wathaniyah) Paris (Prancis), Dar al-Kutub al-Mishriyyah Mesir (1), Dar al-Kutub al-Mishriyyah Mesir (2), dan Perpustakaan Al-Azhar, Mesir. Dari penetapan asal-usul, pelacakan akar, autentikasi, dan penelusuran genealogi teks (thuruq ta’shil an-nusakh) diketahui bahwa empat naskah ini tidak berasal dari jalur (rumpun) yang sama, artinya tiap-tiap naskah berdiri sendiri. Karena itu pula penentuan naskah suntingan (nuskhah al-umm) dilakukan dengan penentuan usia naskah dan kejelasan teks. Dalam hal ini, sesuai tahqiq yang dilakukan peneliti naskah (filolog, muhaqqiq) ini ditetapkan naskah Perpustakaan Nasional (al-Maktabah al-Wathaniyah) Paris, Prancis, sebagai naskah suntingan (nuskakh al-mu’tamidah).


              Lembar judul naskah “Ghunyah al-Fahim wa ath-Thariq Ila Hall at-Taqwim” karya Ahmad bin Rajab al-Majdy (w. 850 H/1447 M). Sumber : Dar al-Kutub al-Mishriyyah Mesir (1)

               


              Lembar judul naskah “Ghunyah al-Fahim wa ath-Thariq Ila Hall at-Taqwim” karya Ahmad bin Rajab al-Majdy (w. 850 H/1447 M). Sumber : Perpustakaan Al-Azhar Mesir

              Dengan demikian dapat dipahami bahwa Archetype atau naskah induk merupakan salah satu konsep sentral dalam kajian filologi dan tahqiq manuskrip. Archetype bukan sekadar naskah tertua yang ditemukan secara fisik, tetapi merupakan teks leluhur yang berhasil direkonstruksi melalui penelitian ilmiah atas berbagai salinan manuskrip. Dalam tradisi filologi Arab, konsep ini dikenal dengan beberapa istilah seperti an-Nuskhah al-Umm, al-Ashl, atau al-Ashl al-Musytarak, yang semuanya merujuk pada sumber tekstual yang menjadi asal-usul transmisi sebuah karya.
              Penentuan archetype memerlukan langkah, dimulai dari pengumpulan manuskrip, deskripsi kodikologis, kolasi teks, identifikasi kesalahan bersama, penyusunan stemma codicum, hingga rekonstruksi bentuk teks yang paling awal. Melalui tahapan ini, seorang filolog tidak hanya berupaya menghadirkan teks yang paling dekat dengan maksud pengarang, tetapi juga menelusuri sejarah perjalanan intelektual sebuah karya dari satu generasi ke generasi berikutnya.
              Dalam konteks manuskrip astronomi Islam, penetapan an-Nuskhah al-Umm (archetype) memiliki arti penting karena membantu mengungkap otentisitas teks, perkembangan tradisi keilmuan, serta jalur penyebaran ilmu falak (astronomi) di dunia Islam dan Nusantara. Dengan demikian, studi archetype tidak hanya bersifat teknis-filologis, tetapi juga menjadi jalur penting untuk memahami sejarah ilmu pengetahuan dan warisan intelektual Islam secara lebih mendalam. Wallahu a’lam[]

               

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              PWM Sumut Tancap Gas: Tim SatuMu Dampingi 4 PDM Sekaligus, Sukseskan Program PP Muhammadiyah

              Next Post

              Lazismu Kupas Tuntas Pengalihan DAM Haji ke Tanah Air, Solusi Atasi Ketimpangan Distribusi Daging Kurban

              admin

              admin

              InfoLain

              SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Aceh Berkunjung ke OIF UMSU
              BeritaMu

              SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Aceh Berkunjung ke OIF UMSU

              14/05/2026
              BeritaMu

              Dari Majelis Air Mata Menuju Cahaya Peradaban

              14/05/2026
              BeritaMu

              Dra. Jamila MPd, Ketua LLHPB PW Aisyiyah Sumatera Utara Berpulang

              14/05/2026
              Next Post

              Lazismu Kupas Tuntas Pengalihan DAM Haji ke Tanah Air, Solusi Atasi Ketimpangan Distribusi Daging Kurban

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Aceh Berkunjung ke OIF UMSU

                SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Aceh Berkunjung ke OIF UMSU

                14/05/2026

                Dari Majelis Air Mata Menuju Cahaya Peradaban

                14/05/2026

                Dra. Jamila MPd, Ketua LLHPB PW Aisyiyah Sumatera Utara Berpulang

                14/05/2026

                Lazismu Kupas Tuntas Pengalihan DAM Haji ke Tanah Air, Solusi Atasi Ketimpangan Distribusi Daging Kurban

                14/05/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,086)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,665)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Aceh Berkunjung ke OIF UMSU

                SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe Aceh Berkunjung ke OIF UMSU

                14/05/2026

                Dari Majelis Air Mata Menuju Cahaya Peradaban

                14/05/2026

                Dra. Jamila MPd, Ketua LLHPB PW Aisyiyah Sumatera Utara Berpulang

                14/05/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In