PWMJATENG.COM, BANYUMAS – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Banyumas menunjukkan komitmen nyata dalam dunia pendidikan. Mereka mengambil langkah progresif untuk memperkuat sektor non-formal di wilayah tersebut.
Bertempat di Aula Pondok Pesantren Ar-Roudhoh Muhammadiyah Wangon, PDM melantik 21 Direktur PKBM Surya Muhammadiyah Banyumas secara serentak, Sabtu (9/5/2026). Agenda monumental ini bertepatan dengan Rapat Periodik PDM Banyumas ke-VIII.
Pelantikan ini menandai lahirnya jaringan pendidikan non-formal Muhammadiyah yang paling masif. Saat ini, sebaran titiknya menjangkau 21 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) di seluruh Kabupaten Banyumas.
Fokus Penuntasan ATS di Banyumas
Ketua PDM Kabupaten Banyumas, Drs. M. Djohar, M.Pd., memimpin langsung prosesi pelantikan tersebut. Beliau menegaskan bahwa kehadiran PKBM Surya merupakan wujud dakwah Islam yang inklusif.
Menurutnya, Muhammadiyah tidak boleh membiarkan anak bangsa tertinggal dalam meraih ilmu. Oleh karena itu, PKBM harus menjadi solusi bagi mereka yang terkendala jalur formal.
“Ini adalah amanah ideologis untuk mencerdaskan kehidupan umat,” tegas Djohar. Ia berharap lembaga ini menjadi penerang bagi masyarakat yang membutuhkan pendidikan kesetaraan.
Sinergi Strategis Muhammadiyah dan Pemerintah
Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Banyumas, Amrin Ma’ruf, turut menyaksikan acara ini. Kehadirannya menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap langkah Muhammadiyah.
Amrin menekankan bahwa PKBM Surya Muhammadiyah Banyumas menjadi amunisi baru bagi pemerintah. Lembaga ini sangat krusial dalam menyukseskan program penuntasan Anak Tidak Sekolah (ATS).
Pemerintah sangat mengapresiasi keberanian PDM yang bergerak serentak di 21 titik. Kolaborasi konkret ini memberikan optimisme besar dalam pengentasan masalah pendidikan di daerah.
Baca Juga: 7.000 Jamaah Padati UMP, Tabligh Akbar PDM Banyumas Getarkan Bumi Satria
Legitimasi dan Profesionalisme Lembaga
Seluruh unit pendidikan ini telah melalui proses verifikasi administratif yang sangat ketat. Hasilnya, mayoritas PKBM Surya kini telah memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) resmi.
Beberapa wilayah yang sudah mengantongi NPSN antara lain Cilongok, Gumelar, hingga Purwokerto Selatan. Sementara itu, wilayah lain seperti Baturraden dan Tambak sedang masuk tahap finalisasi sistem.
Pasca pelantikan, PDM berharap para direktur segera melakukan aksi ‘jemput bola’ ke masyarakat. Langkah ini bertujuan memberikan kesempatan warga mendapatkan ijazah kesetaraan dan keterampilan hidup yang layak.
Kontributor : Agus Salim
Editor: Al-Afasy
The post Muhammadiyah Banyumas Gandeng Pemkab: 21 PKBM Surya Resmi Beroperasi Atasi ATS appeared first on Muhammadiyah Jateng.





