WARTAPTM.ID, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar terus memperkuat jejaring kemitraan lintas sektor melalui penandatanganan sejumlah kerja sama strategis bersama mitra dari bidang kesehatan, industri, dan profesi perpajakan. Kegiatan ini berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh Makassar pada Selasa (28/4).
Kerja sama tersebut melibatkan BPJS Kesehatan, PT Mercure Makassar Nexa Pettarani, serta Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI). Penandatanganan mencakup nota kesepahaman (MoU), perjanjian kerja sama (MoA), hingga implementation agreement (IA) yang dihadiri pimpinan universitas, dekan, serta perwakilan mitra.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Unismuh Makassar dalam memperluas jejaring institusi sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan dunia industri, pemerintah, dan organisasi profesi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam menyiapkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam kerja sama dengan BPJS Kesehatan, fokus diarahkan pada integrasi kurikulum jaminan sosial di lingkungan kampus. Kepala Corporate University BPJS Kesehatan, Oktavianus Ramba, menjelaskan bahwa program ini bertujuan meningkatkan literasi jaminan sosial di kalangan mahasiswa.
“Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep jaminan sosial, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam sistem pelayanan kesehatan di masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, rendahnya literasi jaminan sosial masih menjadi salah satu tantangan dalam sistem pelayanan kesehatan nasional. Untuk itu, BPJS Kesehatan telah menyiapkan enam modul pembelajaran yang akan diintegrasikan dalam kurikulum perguruan tinggi.
Sementara itu, kerja sama dengan sektor industri perhotelan diwujudkan melalui kolaborasi dengan PT Mercure Makassar Nexa Pettarani. General Manager, Wahyu Nur Sekawijayanti, menyampaikan komitmen pihaknya dalam mendukung penguatan kompetensi mahasiswa melalui program magang dan kuliah praktisi.
“Kami siap menerima mahasiswa magang dari berbagai latar belakang dan berbagi pengalaman praktis untuk mendukung kesiapan mereka memasuki dunia kerja,” ungkapnya.
Di sisi lain, kerja sama dengan IKPI membuka peluang penguatan di bidang perpajakan. Ketua IKPI Cabang Makassar, Ezra Palisungan, menyoroti masih terbatasnya jumlah konsultan pajak dibandingkan jumlah wajib pajak di Indonesia. Kondisi ini, menurutnya, menjadi peluang besar bagi lulusan perguruan tinggi untuk berkarier di sektor tersebut.
Rektor Unismuh Makassar, Abd Rakhim Nanda, menyambut positif kolaborasi lintas sektor ini sebagai bagian dari strategi pengembangan institusi.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan, tetapi berlanjut pada implementasi konkret yang memberi manfaat bagi mahasiswa, dosen, dan mitra,” tegasnya.
Melalui penguatan kemitraan ini, Unismuh Makassar menegaskan komitmennya dalam membangun sinergi antara dunia akademik dan dunia kerja, guna melahirkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
The post Unismuh Makassar Perluas Kolaborasi Strategis dengan BPJS, Industri, dan IKPI appeared first on Warta PTM.





