PWMJATENG.COM, BATANG – Guna menjawab tantangan zaman, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Batang resmi melantik Korps Mubalighot dan Tim Instruktur Baitul Arqam sebagai motor penggerak dakwah digital perempuan di wilayah tersebut. Pelantikan yang berlangsung khidmat pada Ahad (12/4/2026) ini bertujuan memperkokoh bakti organisasi terhadap umat.
Meskipun acara ini kental dengan nuansa silaturahmi, sorotan utama tertuju pada transformasi metode syiar. Dr. Ali Trigiyatno sebagai pembicara utama menegaskan bahwa penguasaan teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi kader perempuan. Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi literasi digital menjadi agenda mendesak bagi organisasi.
“Ayo maju, tapi ojo kemajon,” ujar Dr. Ali Trigiyatno. Pesan ini mengingatkan agar perempuan Aisyiyah tetap memegang teguh jati diri dan adab di tengah arus modernisasi. Namun, ia juga mendorong kader untuk mulai memproduksi konten digital yang kreatif agar pesan dakwah mampu menjangkau generasi muda secara lebih luas.
Ujung Tombak Dakwah Digital Perempuan
Sebagai langkah nyata, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Batang resmi mengukuhkan Korps Mubalighot dan Tim Instruktur Baitul Arqam. Muflikhah, S.Ag. akan memimpin Korps Mubalighot, sementara Yuli Qodriyawati, M.Pd. menakhodai Tim Instruktur. Kedua badan strategis ini memiliki tanggung jawab besar dalam memperkuat sistem perkaderan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Ketua PDA Batang, Hj. Dyah Eniati, menyatakan bahwa pengukuhan ini adalah respons konkret organisasi terhadap kebutuhan masyarakat. “Aisyiyah harus terus hadir memberikan kontribusi nyata melalui dakwah yang mencerahkan,” ujar Hj. Dyah Eniati. Menurutnya, sinergi antara nilai spiritual dan kecakapan teknologi akan memperkuat posisi organisasi di ruang publik.
Apresiasi Kaderisasi melalui Literasi
Selain pengukuhan, momentum ini juga menjadi ajang apresiasi bagi kader yang aktif dalam syiar kreatif. Panitia mengumumkan pemenang lomba Ceramah Ramadhan Aisyiyah II (CERIA II) dan lomba Tilawah yang telah berlangsung selama bulan suci. PCA Wonotunggal sukses meraih juara pertama dalam ajang CERIA II, disusul oleh PCA Gringsing dan PCA Tersono.
Sementara itu, untuk kategori lomba tilawah, PCA Batang berhasil keluar sebagai pemenang utama. Prestasi ini membuktikan bahwa kaderisasi Aisyiyah Batang di tingkat akar rumput tetap berjalan beriringan dengan upaya peningkatan literasi. Dengan semangat baru ini, Aisyiyah Batang berkomitmen menjaga marwah keluarga berkemajuan sekaligus menjadi pilar pencerahan di era digital.
Editor: Al-Afasy
The post Transformasi Dakwah Digital Perempuan, Dua Badan Strategis Aisyiyah Batang Resmi Dilantik appeared first on Muhammadiyah Jateng.



