PWMJATENG.COM, SURAKARTA — Sebanyak 17 kader Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tapak Suci wilayah Jawa Tengah yang digelar di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus).
Kegiatan yang berada di bawah koordinasi Pimpinan Wilayah 06 Tapak Suci Jawa Tengah ini menjadi bagian dari proses kaderisasi berjenjang untuk meningkatkan kualitas anggota Tapak Suci di lingkungan Muhammadiyah.
Pembina UKM Tapak Suci UMS, Wildan Hanif Amri, S.Pd., M.Or., menyampaikan bahwa UKT merupakan agenda rutin dalam sistem pengkaderan Tapak Suci.
“UKT kader Tapak Suci merupakan program pengkaderan berjenjang yang rutin dilaksanakan di bawah Pimpinan Wilayah 06 Tapak Suci Jawa Tengah. UKT dimaksudkan untuk kaderisasi Muhammadiyah, evaluasi penguasaan jurus ragawi, serta penguatan karakter dan mental,” ujarnya, Senin (9/3).
Menurutnya, kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pimpinan daerah Tapak Suci se-Jawa Tengah serta UKM Tapak Suci dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah.
Partisipasi UMS dengan mengirimkan 17 kader menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kaderisasi organisasi.
“Untuk UMS, memang sudah waktunya beberapa senior Tapak Suci naik tingkatan sabuk, sehingga proses regenerasi dan pengkaderan dapat terus berjalan,” tambahnya.
UKT Tapak Suci sebagai Sistem Kaderisasi
Rangkaian kegiatan UKT diawali dengan workshop dan coaching clinic yang membahas sistem pembinaan, manajemen latihan, serta strategi peningkatan prestasi Tapak Suci.
Selanjutnya, para peserta mengikuti sejumlah tahapan evaluasi, antara lain Tes Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), Ketapaksucian, Kepemimpinan organisasi, Jurus ragawi Tapak Suci, dan Penyusunan karya tulis ilmiah
Integrasi Program Hari Bertapak Suci UMS
Penasihat Tapak Suci UMS, Dr. Nur Subekti, S.Pd., M.Or., bersama Koordinator Program Hari Bertapak Suci UMS, Ardhian Tomy Kurniawan, S.Pd., M.Or., turut mendorong penguatan kader melalui integrasi program pembinaan di tingkat universitas.
Wildan menambahkan bahwa hasil kegiatan UKT akan diintegrasikan dengan program Hari Bertapak Suci UMS yang dikoordinasikan oleh Lembaga Pengembangan dan Pengkajian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LP3A) UMS.
Program ini menyasar mahasiswa, dosen, hingga tenaga kependidikan sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai Tapak Suci di lingkungan kampus.
“Kegiatan yang dilaksanakan pada 14–15 Februari 2026 itu sangat bermanfaat karena dapat diintegrasikan dengan program Hari Bertapak Suci UMS. Harapannya, integrasi program ini dapat mendorong pengembangan prestasi, soft skill, tata kelola organisasi, serta kontribusi dakwah Muhammadiyah melalui Tapak Suci di masyarakat,” pungkasnya.
Melalui partisipasi dalam UKT dan penguatan program pembinaan internal, UKM Tapak Suci UMS berkomitmen mencetak kader yang tidak hanya unggul dalam prestasi dan kemampuan fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepemimpinan, serta semangat dakwah Muhammadiyah.
Kontributor: Fika/Humas
Editor: Al-Afasy
The post 17 Kader Tapak Suci UMS Ikuti UKT Jawa Tengah, Perkuat Regenerasi dan Karakter appeared first on Muhammadiyah Jateng.



