• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Mei 23, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Riset UMS Terkait PP Nomor 28 Tahun 2024: Mayoritas Orang Tua Tolak Kontrasepsi Remaja

    OJK dan UMS Siapkan Integritas Pemimpin Masa Depan Lewat SPARK CAMP

    Bikin Kagum! SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya Buka Wahana Wisata Edukasi dan Sport Center untuk Umum

    Kupas Tantangan ABK, Praktisi Mengajar UMP Bedah Ragam Solusi Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar

    Cetak Rekor! Dosen UMP Raih SINTA Score Tertinggi di PTMA, Kalahkan Ribuan Ilmuwan

    FEB UMSU Gelar PKM di Kecamatan Medan Denai: Perkuat Literasi dan Pendampingan UMKM

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Riset UMS Terkait PP Nomor 28 Tahun 2024: Mayoritas Orang Tua Tolak Kontrasepsi Remaja

      OJK dan UMS Siapkan Integritas Pemimpin Masa Depan Lewat SPARK CAMP

      Bikin Kagum! SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya Buka Wahana Wisata Edukasi dan Sport Center untuk Umum

      Kupas Tantangan ABK, Praktisi Mengajar UMP Bedah Ragam Solusi Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar

      Cetak Rekor! Dosen UMP Raih SINTA Score Tertinggi di PTMA, Kalahkan Ribuan Ilmuwan

      FEB UMSU Gelar PKM di Kecamatan Medan Denai: Perkuat Literasi dan Pendampingan UMKM

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Riset UMS Terkait PP Nomor 28 Tahun 2024: Mayoritas Orang Tua Tolak Kontrasepsi Remaja

          OJK dan UMS Siapkan Integritas Pemimpin Masa Depan Lewat SPARK CAMP

          Bikin Kagum! SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya Buka Wahana Wisata Edukasi dan Sport Center untuk Umum

          Kupas Tantangan ABK, Praktisi Mengajar UMP Bedah Ragam Solusi Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar

          Cetak Rekor! Dosen UMP Raih SINTA Score Tertinggi di PTMA, Kalahkan Ribuan Ilmuwan

          FEB UMSU Gelar PKM di Kecamatan Medan Denai: Perkuat Literasi dan Pendampingan UMKM

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Riset UMS Terkait PP Nomor 28 Tahun 2024: Mayoritas Orang Tua Tolak Kontrasepsi Remaja

            OJK dan UMS Siapkan Integritas Pemimpin Masa Depan Lewat SPARK CAMP

            Bikin Kagum! SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya Buka Wahana Wisata Edukasi dan Sport Center untuk Umum

            Kupas Tantangan ABK, Praktisi Mengajar UMP Bedah Ragam Solusi Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar

            Cetak Rekor! Dosen UMP Raih SINTA Score Tertinggi di PTMA, Kalahkan Ribuan Ilmuwan

            FEB UMSU Gelar PKM di Kecamatan Medan Denai: Perkuat Literasi dan Pendampingan UMKM

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Berani Bertaruh untuk Kebenaran: Membaca Ulang Falsafah Hidup KH. Ahmad Dahlan

              admin by admin
              24/02/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Berani Bertaruh untuk Kebenaran: Membaca Ulang Falsafah Hidup KH. Ahmad Dahlan

              (Tulisan ke-44 dari Beberapa Tulisan Terkait Kaderisasi)

              WartaTerkait

              Riset UMS Terkait PP Nomor 28 Tahun 2024: Mayoritas Orang Tua Tolak Kontrasepsi Remaja

              OJK dan UMS Siapkan Integritas Pemimpin Masa Depan Lewat SPARK CAMP

              Bikin Kagum! SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya Buka Wahana Wisata Edukasi dan Sport Center untuk Umum

              Kupas Tantangan ABK, Praktisi Mengajar UMP Bedah Ragam Solusi Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar

              Oleh : Amrizal – Wakil Ketua MPKSDI PWM Sumut / Dosen Unimed

               

              Suatu pagi, kita membuka berita tentang pejabat yang terseret korupsi, konflik sosial yang tak kunjung reda, atau pendidikan yang semakin kehilangan arah kemanusiaannya. Ironisnya, semua itu terjadi di tengah kemajuan teknologi dan melimpahnya akses pengetahuan. Kita hidup di zaman serba cepat, tetapi sering kali kehilangan kompas moral. Dalam situasi semacam ini, mengingat kembali falsafah hidup tokoh pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, bukan sekadar nostalgia sejarah, melainkan kebutuhan intelektual dan etis yang mendesak.

              1. Ahmad Dahlan bukan hanya ulama pembaru, tetapi juga pemikir sosial yang melampaui zamannya. Pada 1912, ia merumuskan falsafah hidup yang sederhana dalam bahasa, namun radikal dalam makna. Falsafah itu berbicara tentang nasib manusia, watak, akal, kebenaran, kepemimpinan, hingga relasi antara ilmu dan amal. Jika dibaca dengan kacamata hari ini, ajaran tersebut terasa sangat relevan bahkan terasa seperti kritik langsung terhadap wajah masyarakat modern.

              Falsafah pertama Dahlan menyentak kesadaran paling dasar manusia: hidup hanya sekali dan merupakan “taruhan” antara kebahagiaan dan kesengsaraan setelah mati. Ungkapan ini bukan ancaman teologis, melainkan seruan etis. Dalam perspektif ilmu pendidikan dan ilmu sosial, gagasan ini menegaskan pentingnya orientasi hidup jangka panjang. Banyak problem sosial hari ini dari perilaku koruptif hingga krisis lingkungan lahir dari cara pandang jangka pendek: mencari untung sesaat tanpa memikirkan dampak jangka panjang bagi manusia lain dan generasi mendatang.

              Dahlan lalu mengkritik watak manusia yang cenderung angkuh dan merasa paling benar. Dalam falsafah keduanya, ia menyoroti kecenderungan manusia mengambil keputusan sendiri-sendiri tanpa kesadaran kolektif. Ini sangat sejalan dengan kritik ilmu sosial terhadap individualisme ekstrem. Ketika setiap orang merasa paling tahu dan paling benar, ruang dialog menyempit, empati menipis, dan konflik mudah meledak. Pendidikan, dalam konteks ini, seharusnya tidak hanya mencetak individu cerdas, tetapi juga manusia yang mampu hidup bersama secara bermartabat.

              Falsafah ketiga Dahlan berbicara tentang kebiasaan. Apa yang diulang akan menjadi watak, dan apa yang sudah dicintai akan sulit diubah. Ini sejalan dengan temuan psikologi modern tentang pembentukan perilaku. Korupsi, intoleransi, atau kekerasan tidak muncul tiba-tiba; ia tumbuh dari kebiasaan kecil yang dibiarkan. Maka, perubahan sosial sejatinya dimulai dari pendidikan kebiasaan: membiasakan jujur, adil, dan peduli sejak dini. Di sinilah pentingnya keteladanan, bukan sekadar ceramah moral.

              Pada falsafah keempat dan kelima, KH. Ahmad Dahlan menempatkan akal dan keberanian moral sebagai inti kehidupan manusia. Akal tidak hanya untuk berpikir teknis, tetapi untuk mengoreksi keyakinan dan perilaku sendiri. Namun, kebenaran sering kali tidak diperjuangkan karena manusia takut kehilangan kenyamanan dan relasi sosial. Dalam bahasa hari ini, ini adalah kritik terhadap budaya kompromi moral. Banyak orang tahu sesuatu itu salah, tetapi memilih diam demi keamanan pribadi. Dahlan mengajarkan bahwa kebenaran menuntut keberanian, dan keberanian sering kali menuntut pengorbanan.

              Kritik paling tajam Dahlan tampak pada falsafah keenam tentang kepemimpinan. Ia menyoroti pemimpin yang tidak berani berkorban demi kebenaran dan justru memperalat rakyat lemah. Kritik ini terasa sangat aktual. Data dan pemberitaan menunjukkan bahwa ketimpangan sosial sering kali diperparah oleh kebijakan yang tidak berpihak pada kelompok rentan. Dari perspektif kebijakan publik, kepemimpinan yang kehilangan dimensi moral akan melahirkan ketidakpercayaan publik dan krisis legitimasi. Dahlan, jauh sebelum istilah “good governance” populer, telah menekankan bahwa kepemimpinan sejati adalah soal keberanian moral dan pengabdian.

              Falsafah terakhir Dahlan menegaskan keseimbangan antara ilmu dan amal. Ilmu tanpa amal melahirkan kesombongan intelektual, sementara amal tanpa ilmu berisiko salah arah. Keduanya harus dipelajari bertahap dan berkelanjutan. Dalam dunia pendidikan hari ini, pesan ini sangat relevan. Pendidikan sering terjebak pada angka, peringkat, dan sertifikat, tetapi lupa membentuk kepekaan sosial. Dahlan mengingatkan bahwa pendidikan sejati adalah proses panjang yang menyatukan pengetahuan, tindakan, dan nilai.

              Jika dirangkum, falsafah hidup KH. Ahmad Dahlan adalah ajakan untuk hidup secara sadar, rasional, dan bermoral. Ia menghubungkan iman dengan akal, ilmu dengan amal, dan individu dengan tanggung jawab sosial. Dalam perspektif Islam moderat, ajaran ini menegaskan bahwa keberagamaan sejati harus berdampak pada kemanusiaan. Ibadah tidak berhenti di ritual, tetapi menjelma menjadi keberpihakan pada keadilan, pendidikan, dan kesejahteraan bersama.

              Maka, tantangan kita hari ini bukan sekadar mengagungkan Ahmad Dahlan sebagai tokoh sejarah, tetapi berani “bertaruh” seperti yang ia maksudkan: bertaruh untuk kebenaran, meski tidak selalu nyaman; bertaruh untuk kepentingan bersama, meski harus mengorbankan kepentingan pribadi. Di tengah krisis moral dan kemanusiaan, falsafah Dahlan adalah kompas yang menuntun kita agar tidak tersesat dalam kemajuan yang kehilangan arah.

              Barangkali pertanyaan terpenting yang perlu kita ajukan kepada diri sendiri adalah: di zaman ini, di pihak mana kita bertaruh, pada kebenaran yang membebaskan, atau pada kenyamanan yang membius? Pertanyaan itulah warisan intelektual dan etis terbesar dari KH. Ahmad Dahlan, yang layak terus kita dalami dan hidupkan.

               

              Wallahu A’lam Bish Shawab

               

               

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Masjidil Haram Padat, Arab Saudi Terbitkan Pedoman Baru Umrah Ramadhan

              Next Post

              RIB Jadi Landasan Worldview Pengusaha, Muhammadiyah Dorong Model Wirausaha Berkeadilan

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Riset UMS Terkait PP Nomor 28 Tahun 2024: Mayoritas Orang Tua Tolak Kontrasepsi Remaja

              23/05/2026
              BeritaMu

              OJK dan UMS Siapkan Integritas Pemimpin Masa Depan Lewat SPARK CAMP

              23/05/2026
              BeritaMu

              Bikin Kagum! SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya Buka Wahana Wisata Edukasi dan Sport Center untuk Umum

              23/05/2026
              Next Post

              RIB Jadi Landasan Worldview Pengusaha, Muhammadiyah Dorong Model Wirausaha Berkeadilan

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Unismuh Makassar Perkuat Ideologi Kader Lewat Darul Arqam IV

                23/05/2026

                FKIK Unismuh Makassar Perkuat Sinergi Iman, Ilmu, dan Kesehatan melalui Pengabdian Masyarakat

                23/05/2026

                Mahasiswa S2 MPI Umsida Dalami Layanan Pendidikan Anak PMI di KBRI Kuala Lumpur

                23/05/2026

                UMT Perkuat Sinergi dengan Madrasah, Dorong Akses Pendidikan Tinggi

                23/05/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,182)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,728)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Unismuh Makassar Perkuat Ideologi Kader Lewat Darul Arqam IV

                23/05/2026

                FKIK Unismuh Makassar Perkuat Sinergi Iman, Ilmu, dan Kesehatan melalui Pengabdian Masyarakat

                23/05/2026

                Mahasiswa S2 MPI Umsida Dalami Layanan Pendidikan Anak PMI di KBRI Kuala Lumpur

                23/05/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In