PWMJATENG.COM, SALATIGA — Momentum Syakban Bermuhammadiyah di Alun-Alun Pancasila Salatiga, Senin (16/2), menjadi saksi momen penuh haru dan khidmat. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Salatiga secara khusus menggelar Muhammadiyah Award sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan tertinggi kepada para pejuang dakwah yang telah mewakafkan hidupnya bagi kemajuan persyarikatan di Kota Salatiga.
Penghargaan ini diberikan kepada sejumlah tokoh lintas generasi. Salah satunya adalah kategori Tokoh Dakwah Islam yang dianugerahkan kepada keluarga almarhum Nuh Amin, sosok yang semasa hidupnya dikenal gigih membesarkan Muhammadiyah di Salatiga.
Tak hanya kepada yang telah tiada, penghargaan juga diberikan kepada Prof. Zuhri, tokoh sepuh yang di usia lebih dari 70 tahun masih konsisten menunjukkan dedikasi dan keteladanan dalam berjuang untuk umat. Selain itu, apresiasi diberikan kepada keluarga almarhum Sudarto (Sidomukti) dan almarhum Sularwiyono (Tingkir) atas konsistensi mereka menghidupkan amal usaha di wilayah masing-masing.
Sekretaris PDM Salatiga, Hammam, menegaskan bahwa penghargaan ini adalah cara organisasi menjaga mata rantai perjuangan. “Tentu apresiasi ini tidak sebanding dengan perjuangan para beliau, namun ini adalah cara kami memberikan penghormatan sekaligus mempererat silaturahmi dengan keluarga besar para pejuang,” ungkapnya.
Melalui Muhammadiyah Award ini, semangat perjuangan para tokoh terdahulu diharapkan menjadi bahan bakar inspirasi bagi generasi penerus. PDM Salatiga bertekad agar nilai-nilai keikhlasan dan militansi para pejuang tersebut terus hidup dalam setiap langkah dakwah membangun masyarakat yang berkemajuan.
Editor: Al-Afasy
The post Muhammadiyah Award Salatiga: Penghormatan Setinggi Langit bagi Para Pejuang Dakwah appeared first on Muhammadiyah Jateng.



