PWMJATENG.COM, BANYUMAS — Syiar Islam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H menggema di penjuru pedesaan Rawalo. Ratusan siswa SMP Muhammadiyah Rawalo menggelar Pawai Tarhib Ramadhan dengan penuh sukacita, menyusuri rute sejauh dua kilometer yang membelah area persawahan dan perkampungan warga, Jumat (13/2).
Sebanyak 155 peserta yang terdiri dari guru dan siswa kelas VII hingga IX tampak antusias mengikuti pawai. Dimulai dari sekolah, rombongan bergerak tertib melintasi Ranting Rawa Cangkring, Kali Rungga, Lebak Munthang, hingga Ranting Babakan sebelum kembali ke titik finis. Udara pagi yang sejuk berpadu dengan lantunan shalawat menciptakan suasana syahdu di tengah hijaunya pemandangan alam.
Kepala SMP Muhammadiyah Rawalo, Murtafingah Ekaningrum, S.Pd., saat melepas keberangkatan menekankan pentingnya kegembiraan dalam menyambut Ramadhan. “Menyambut bulan suci harus dengan kelapangan jiwa dan kesiapan fisik. Pawai ini adalah wujud syukur agar anak-anak terbiasa menyambut bulan penuh berkah dengan mental yang kuat,” ungkapnya.
Tidak hanya sekadar berjalan, para siswa juga membawa poster kreatif buatan sendiri yang berisi ajakan positif seperti menjaga lisan, memperbanyak sedekah, hingga menghidupkan tarawih. Guru Pendidikan Agama Islam, Ust. Reza Arifin Rahman, menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai sarana dakwah yang edukatif agar siswa tidak memandang Ramadhan sebagai rutinitas tahunan belaka.
Kehadiran rombongan pawai disambut hangat oleh warga desa di sepanjang rute. Azzaliya, siswi kelas VII, mengaku bangga bisa terlibat. “Seru sekali karena bisa mengingatkan orang-orang bahwa besok sudah mulai puasa. Harus semangat tarawih!” ujarnya ceria.
Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah Rawalo berharap semangat Ramadhan tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga menyentuh hati masyarakat secara luas melalui dakwah yang menggembirakan.
Kontributor: Tarqum Aziz (JurnalisMu) | Humas
Editor: Al-Afasy
The post Menyusuri Sawah, Ratusan Siswa SMP Muhi Rawalo Syiarkan Kegembiraan Ramadhan appeared first on Muhammadiyah Jateng.



