SatuPena dan Bakdo PMPT Gelar Diskusi dan Pemeran Buku
INFOMU.CO | Medan – Komunitas SatuPena dan Badko PMPT ( Pembangunan Masyarakat Panti Timur) menggelar kegiatan diskusi dan Pameran Buku. Kegiatan ini sebagai upaya untuk mendorong spirit Literasi dikalangan generasi muda. Penyelenggaraan diskusi dan pameran berlangsung selama tiga hari (27-29/1). OABE Cafe itu sendiri berada di Jalan Singgalang I, sebelah Hotel Garuda Plaza lama.
Ketua SatuPena Medan, Dr. Shafwan Hadi Umri pada pengentar acara itu menegaskan ada keorihatinan saat ini cendrung menjauhi literasi cetak atau buku. Perkembangan digitalisasi menjadi banyak orang tidak lagi menjadi buku sebagai kebutuhan. Untuk itulah SatuPena bekerjasama dengan OABE Cafe yang dimiliki tokoh melayu Syarifuddin Siba mencoba mendekatkan generasi muda pada buku. Cafe OABE yang banyak dikunjungi tamu, maka mereka diajak untuk duduk, makan dan minum sambil membaca’
Shafwan Hadi Umri yang juga doseb di UISU itu dikenal sebagai sastrawan senior di Sumatera Utara yang banyak menlis buku seputar Sastra dan Budaya.
Sementara itu, tokoh Melayu yang juga akademisi dari UINSU Sumatera Utara Prof. Dr. H. Nispul Khoiri MAg /// memberi apresiasi kepada StuPena dan Syarifuddin Siba yang menggagas kerja mulia ini. Nispul Khoiri mengatakan, perkembangan AI akhir-akhir ini memberi pengaruh besar bagi proses belajar generasi muda. ” Banyak mahasiswa yang menyelesaikan skripsinya dengan mendapatkan data dari sumber : AI. Dan bahayanya itu buka pimikirannya sebagai mahasiswa.
Untuk menyukseskan kegiatan pameran itu, sebagai akademisi Nispul Khoiri menyerahkan sembilan bukunya untuk meramaikan diskusi dan pameran itu.
Tokoh Melayu Syarifuddin Siba yang juga Ketua PMPT ( Pembangunan Masyarakat Pantai Timur) memubuka diskusi dan pameran buku. Iamenyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan diskusi dan pameran.
Selamat pameran tamu OABE Cafe dapat menyaksikan dan membaca berbagai buku dari berbagai gendre, ada ilmiah, budaya sampai sejarah.
Pameran dan diskusi ditandai dengan hadirnya hiburan berlatar belakang melayu, pembacaan puisi oleh beberapa seniman di Kota Medan, (Syaifulh/Bess)




