• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, Juli 3, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Muhammadiyah Perkuat Pilar Ekonomi, Muhadjir: Dakwah Harus Melahirkan Kemandirian

    Siapkan Agen Perubahan di Tanah Papua, ‘Aisyiyah Perkuat Kepemimpinan Perempuan Berkemajuan

    Beyond Accreditation: Kolaborasi dan Internasionalisasi sebagai Strategi Reputasi Global Perguruan Tinggi Indonesia

    Menguatkan Amanah, Meneguhkan Muhammadiyah Berkemajuan Cerdas bangsa Semesta bercahaya

    Pelatihan Kader Tarjih Tingkat Wilayah Sumatera Utara 3 – 5 Juli di Gedung BPMP

    Pelatihan Kader Tarjih Tingkat Wilayah Sumatera Utara 3 – 5 Juli di Gedung BPMP

    Sembilan Pembentang Materi Pada Pelatihan Kader Tarjih PW Sumut

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Muhammadiyah Perkuat Pilar Ekonomi, Muhadjir: Dakwah Harus Melahirkan Kemandirian

      Siapkan Agen Perubahan di Tanah Papua, ‘Aisyiyah Perkuat Kepemimpinan Perempuan Berkemajuan

      Beyond Accreditation: Kolaborasi dan Internasionalisasi sebagai Strategi Reputasi Global Perguruan Tinggi Indonesia

      Menguatkan Amanah, Meneguhkan Muhammadiyah Berkemajuan Cerdas bangsa Semesta bercahaya

      Pelatihan Kader Tarjih Tingkat Wilayah Sumatera Utara 3 – 5 Juli di Gedung BPMP

      Pelatihan Kader Tarjih Tingkat Wilayah Sumatera Utara 3 – 5 Juli di Gedung BPMP

      Sembilan Pembentang Materi Pada Pelatihan Kader Tarjih PW Sumut

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lemon Casino – Online Casino Recenzje

        Casinozer Casino France — Connexion à Casino

        Chicken Road Slot in Online-Casinos in Deutschland – Spielablauf

        Meilleur Casino en ligne fiable – Avis 2026 & Tests Joueurs

        Magyar Online Casino kriptovalutás fizetéssel és Bitcoin támogatással

        Neue Online Casinos in Österreich

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Muhammadiyah Perkuat Pilar Ekonomi, Muhadjir: Dakwah Harus Melahirkan Kemandirian

          Siapkan Agen Perubahan di Tanah Papua, ‘Aisyiyah Perkuat Kepemimpinan Perempuan Berkemajuan

          Beyond Accreditation: Kolaborasi dan Internasionalisasi sebagai Strategi Reputasi Global Perguruan Tinggi Indonesia

          Menguatkan Amanah, Meneguhkan Muhammadiyah Berkemajuan Cerdas bangsa Semesta bercahaya

          Pelatihan Kader Tarjih Tingkat Wilayah Sumatera Utara 3 – 5 Juli di Gedung BPMP

          Pelatihan Kader Tarjih Tingkat Wilayah Sumatera Utara 3 – 5 Juli di Gedung BPMP

          Sembilan Pembentang Materi Pada Pelatihan Kader Tarjih PW Sumut

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Muhammadiyah Perkuat Pilar Ekonomi, Muhadjir: Dakwah Harus Melahirkan Kemandirian

            Siapkan Agen Perubahan di Tanah Papua, ‘Aisyiyah Perkuat Kepemimpinan Perempuan Berkemajuan

            Beyond Accreditation: Kolaborasi dan Internasionalisasi sebagai Strategi Reputasi Global Perguruan Tinggi Indonesia

            Menguatkan Amanah, Meneguhkan Muhammadiyah Berkemajuan Cerdas bangsa Semesta bercahaya

            Pelatihan Kader Tarjih Tingkat Wilayah Sumatera Utara 3 – 5 Juli di Gedung BPMP

            Pelatihan Kader Tarjih Tingkat Wilayah Sumatera Utara 3 – 5 Juli di Gedung BPMP

            Sembilan Pembentang Materi Pada Pelatihan Kader Tarjih PW Sumut

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lemon Casino – Online Casino Recenzje

              Casinozer Casino France — Connexion à Casino

              Chicken Road Slot in Online-Casinos in Deutschland – Spielablauf

              Meilleur Casino en ligne fiable – Avis 2026 & Tests Joueurs

              Magyar Online Casino kriptovalutás fizetéssel és Bitcoin támogatással

              Neue Online Casinos in Österreich

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Sudut Pandang Buto Ijo Dalam Cerita Rakyat “Timun Mas”

              admin by admin
              01/01/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Sudut Pandang Buto Ijo Dalam Cerita Rakyat “Timun Mas”

              Oleh Adam Chairivo

              WartaTerkait

              Muhammadiyah Perkuat Pilar Ekonomi, Muhadjir: Dakwah Harus Melahirkan Kemandirian

              Siapkan Agen Perubahan di Tanah Papua, ‘Aisyiyah Perkuat Kepemimpinan Perempuan Berkemajuan

              Beyond Accreditation: Kolaborasi dan Internasionalisasi sebagai Strategi Reputasi Global Perguruan Tinggi Indonesia

              Menguatkan Amanah, Meneguhkan Muhammadiyah Berkemajuan Cerdas bangsa Semesta bercahaya

               

              Pasti kita sudah sering mendengar ataupun sekilas mengetahui dongeng yang berasal dari Jawa Tengah yaitu Timun Mas. Kisah ini cukup populer ketika saya masih kecil dulu. Dongengnya tak hanya ada di buku cerita anak – anak, atau didongengi ibu saat hendak tertidur nyenyak, tapi juga muncul di layar kaca Indonesia. Hal itu yang membuat kisah legenda Timun Mas menjadi sangat dikenal oleh banyak kalangan.

              Timun Mas adalah sosok yang digambarkan protagonis karena menjadi karakter utama dalam cerita, namun pokok pembahasan dalam tulisan ini bukanlah kisah heroik Timun Mas yang berhasil kabur dari kejar – kejaran dengan Buto Ijo (tokoh antagonis dalam cerita legenda Timun Mas). Tulisan ini bertujuan untuk membuka pandangan baru dari persfektif Buto Ijo yang sebetulnya tidak jahat, tapi Ibu Timun Maslah yang tidak tahu diri.

               

              KISAH TIMUN MAS DAN BUTO IJO

              Dalam kisahnya ibu Timun Mas adalah wanita yang hidup sebatang kara yang sedang membutuhkan seseorang untuk membantu pekerjaan hariannya. Lalu datanglah Buto Ijo menawarkan jasa mengatasi masalah Ibu Timun Mas itu. Buto Ijo ingin membantu mewujudkan keinginan Ibu Timun Mas untuk memiliki anak. Kebaikan Buto Ijo tidaklah cuma – cuma, melainkan ada syarat dimana ketika anak tersebut berusia 17 tahun Ibu Timun Mas harus mengembalikan anak itu kepada Buto Ijo. Ibu Timun Mas akhirnya menyetujui tawaran dari Buto Ijo itu tadi, dan Buto Ijo memberikan bibit mentimun kepada Ibu Timun Mas. Tanpa pikir panjang Ibu Timun Mas akhirnya menanam bibit mentimun itu, hanya dalam waktu dua minggu saja akhirnya bibit itu berbuah, dan ketika dibelah isinya adalah bayi mungil yang akhirnya diberi nama Timun Mas.

              Seiring berjalannya waktu akhirnya Timun Mas beranjak remaja. Waktu saya nonton di televisi dulu Buto Ijo datang ke rumah Timun Mas dan ibunya ketika Timun Mas belum memasuki usia 17 tahun alias belum deadlinenya. Ibu Timun Mas panik dan akhirnya pergi ke gunung untuk menemui Petapa Tua untuk meminta bantuan melawan Buto Ijo yang hendak mengambil dan menyantap Timun Mas. Petapa tua akhirnya memberikan empat bungkusan kecil yang akan membantu Timun Mas melawan Buto Ijo.

              Setelah Timun Mas memasuki usia 17 tahun akhirnya datanglah Buto Ijo untuk mengambil Timun Mas. Namun, Ibu Timun Mas berusaha untuk menggagalkan rencana tersebut demi tidak kehilangan Timun Mas yang dicintainya. Ibu Timun Mas berdalih bahwa Timun Mas masih terlalu muda untuk disantap. Buto Ijo mahfum dan memberikan kesempatan bagi mereka. Waktu terus berjalan dan Buto Ijo Kembali datang untuk menagih janji kepada  Ibu Timun Mas. Ibu Timun Mas pun mengelak dan menyuruh Timun Mas lari untuk mengecoh Buto Ijo dan mengalahkan Buto Ijo dengan jimat – jimat dari petapa tua. Pada akhirnya Buto Ijo kalah dan dianggap sebagai sosok yang jahat karena ingin memakan Timun Mas.

              BUTO IJO ADALAH KORBAN PLAYING VICTIM

                          Dari kisah di atas bagi sebagian orang, Buto Ijo adalah sosok yang jahat karena ingin mengambil Timun Mas dari ibunya. Namun Buto Ijo sebenarnya tidak sejahat itu tapi Ibu Timun Maslah yang tidak tahu diuntung serta berlagak menjadi korban atau bahasa anak sekarang playing victim. Ibu Timun Mas seolah – olah menjadi korban pada kasus ini sedangkan korban yang sebenarnya adalah Buto Ijo. Bagaimana bisa seseorang yang sebenarnya datang untuk mengambil haknya malah tidak diperbolehkan bahkan dibuat celaka oleh orang yang dibantunya. Buto Ijo hanya ingin menagih janji dari Ibu Timun Mas, hanya itu saja.

              Kisah dongeng ini tanpa disadari sangat relevan dengan kehidupan di era sekarang. Banyak sekali orang yang bersifat seperti Ibu Timun Mas yang merasa bahwa sesuatu yang dipinjamkan padanya itu menjadi miliknya. Padahal jelas bahwa itu adalah sesuatu yang dipinjamkan dan memiliki syarat tertentu bukan diberikan secara gratis atau percuma. Contoh kasus di era sekarang adalah saat seseorang diberikan pinjaman kepada orang lain berupa uang atau barang, pasti si peminjam (bisa jadi pihak Bank, Pinjol, atau secara pribadi) akan memberikan syarat dan ketentuan bagi orang yang dipinjamkan untuk memberikan kepastian kapan pinjaman itu akan dikembalikan. Namun pada dasarnya orang yang dipinjami ini lupa diri dengan tidak bertanggungjawab atas janji yang sudah mereka sepakati. Tak sedikit dari banyaknya kasus, si peminjam pada akhirnya menjadi bulan – bulanan orang yang dipinjaminya dengan mendapatkan makian, teriakan, kekerasan dan dikatai tidak punya hati karena ingin mengambil hak yang sebetulnya milik si peminjam itu tadi.

              Buto Ijo hanya meminjamkan Timun Mas kepada ibu Timun Mas namun Ibu Timun Mas lupa diri bahwa Timun Mas itu bukanlah miliknya melainkan sudah sedari awal milik Buto Ijo. Mau diapapun Timun Mas oleh Buto Ijo itu adalah hak Buto Ijo karena dialah sang pemilik Timun Mas sesungguhnya. Sial betul Buto Ijo, hendak mengambil apa yang dia punya malah mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan oleh orang yang dipinjaminya.

              BAGAIMANA DONGENG TIMUN MAS MEMPENGARUHI TUMBUH KEMBANG ANAK?

                          Dongeng menjadi hal lumrah yang kerap kali digunakan sebagai sarana pembelajaran secara tidak langsung kepada anak – anak Indonesia, karena ceritanya yang menghibur dan syarat akan makna pembelajaran di dalamnya. Manfaat dongeng juga banyak, seperti membantu dalam penanaman nilai dan pengembangan moral, melatih empati, menumbuhkan kerativitas, imajinasi dan lain sebagainya. Namun tidak semua dongeng dapat ditelan mentah – mentah. Ada beberapa dongeng yang butuh pendampingan orang tua agar anak tidak salah tangkap terhadap cerita yang sedang didengarnya, dilihatnya ataupun dibacanya.

              Dongeng Timun Mas adalah salah satu contoh dari sekian banyak dongeng di Indonesia yang membutuhkan pendampingan orang tua. Jika secara sekilas dongeng ini akan membawa kita kepada perjuangan Timun Mas dan ibunya untuk dapat terlepas dari Buto Ijo yang kejam, melalui strategi dan kerja keras Timun Mas melawan Buto Ijo. Namun di sisi lain, harusnya cerita ini menjadi sarana untuk memberikan informasi bahwa kita tidak boleh melupakan janji dan tanggung jawab kita terhadap sesuatu. Seperti membayar utang, tidak lari dari masalah atau harus menjadi orang yang bertanggung jawab. Dalam kisah dongeng Timun Mas peran Ibu Timun Mas hanya seperti oknum masyarkat di Indonesia yang ingin melepaskan diri dari tanggung jawabnya terhadap utang piutang, lari dari masalah dan enggan bertanggung jawab atas apa yang sudah ia janjikan. Mungkin dongeng inilah yang menjadi cikal bakal menjamurnya rasa tidak bertanggung jawab dan tidak ada rasa kepedulian terhadap utang dan hak kewajiban orang lain yang ada diri mereka. Dongeng yang diceritakan sedari kecil terdoktrinisasi hingga dewasa sehingga berdampak pada persepsi bahwa orang yang meminta haknya kembali adalah orang yang jahat dan harus segera dihindari bahkan dihabisi.

              Maka dari itu, dongeng Timun Mas adalah dongeng yang pelajaran hidupnya bukan terletak pada perjuangan melawan Buto Ijo, namun pelajaran moral yang bisa diambil adalah jangan contoh Ibu Timun Mas yang keluar dari masalah dan tidak bertanggung jawab. Mungkin Buto Ijo tidak ingin ibu Timun Mas masuk ke dalam neraka karena tidak membayar utangnya kepada Buto Ijo, jadi Buto Ijo menagihnya.

              Hanya Tuhan yang tahu, Rest In Peace Buto Ijo.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Refleksi Akhir Tahun 2025: Bangkit Bersama untuk Indonesia

              Next Post

              Banjir Sumatera Berpotensi Terulang Lagi akibat Kelemahan Tata Kelola

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Muhammadiyah Perkuat Pilar Ekonomi, Muhadjir: Dakwah Harus Melahirkan Kemandirian

              02/07/2026
              BeritaMu

              Siapkan Agen Perubahan di Tanah Papua, ‘Aisyiyah Perkuat Kepemimpinan Perempuan Berkemajuan

              02/07/2026
              BeritaMu

              Beyond Accreditation: Kolaborasi dan Internasionalisasi sebagai Strategi Reputasi Global Perguruan Tinggi Indonesia

              02/07/2026
              Next Post

              Banjir Sumatera Berpotensi Terulang Lagi akibat Kelemahan Tata Kelola

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                IMM Rosyad Sholeh UNISA Kolaborasi dengan Warga Cawan Lestarikan Tradisi Baritan

                03/07/2026

                Pers Mahasiswa Jangan Sekadar Meliput Seremonial, Harus Hadirkan Nilai dan Kebenaran

                03/07/2026

                Haedar Nashir Ajak Bangun Semangat Sehat dan Optimisme, Milad ke-10 UM Bandung Dimeriahkan Fun Run

                03/07/2026

                Mahasiswa Farmasi Perlu Bangun Inovasi dan Personal Branding untuk Hadapi Dunia Profesi

                03/07/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,616)
                • Hukum Islam (1,460)
                • Kabar PTMA (3,892)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                IMM Rosyad Sholeh UNISA Kolaborasi dengan Warga Cawan Lestarikan Tradisi Baritan

                03/07/2026

                Pers Mahasiswa Jangan Sekadar Meliput Seremonial, Harus Hadirkan Nilai dan Kebenaran

                03/07/2026

                Haedar Nashir Ajak Bangun Semangat Sehat dan Optimisme, Milad ke-10 UM Bandung Dimeriahkan Fun Run

                03/07/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In