
PWMU.CO – Semangat literasi kembali menyapa Kampung Anyar, Kecamatan Jabung, Malang pada Sabtu (26/7/2025).
Sebuah kolaborasi penuh makna antara Rumah Baca Cerdas (RBC) Institute A Malik Fadjar Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan komunitas Republik Gubuk berhasil menghadirkan keceriaan dan harapan lewat kegiatan literasi bertajuk “Mobil Terbang”, sebuah perpustakaan keliling inovatif milik RBC yang kerap hadir di pelosok-pelosok negeri membawa ratusan buku dan semangat membaca bagi anak-anak serta masyarakat desa.
Kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB dan dibuka dengan lomba mewarnai yang diikuti oleh puluhan anak-anak dari berbagai usia. Mereka tampak antusias duduk bersila di atas tikar, mewarnai gambar tokoh-tokoh pahlawan dan cerita rakyat. Suasana penuh kehangatan ini berlangsung di bawah langit cerah, dikelilingi oleh tawa riang anak-anak.
Tak hanya itu, hadir pula pasar tempoe doeloe yang menjajakan aneka jajanan tradisional seperti tiwul, jenang, cenil, dan lupis.
Para warga secara swadaya mendirikan stan kecil yang menyajikan kuliner khas yang kini mulai langka. Kehadiran pasar ini tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga menjadi bentuk pelestarian budaya lokal sekaligus penggerak roda ekonomi warga.
Antusiasme juga datang dari para orang tua yang turut mendampingi anak-anak mereka. Beberapa dari mereka tampak membantu anaknya memilih buku bacaan, sementara yang lain berdiskusi hangat dengan tim RBC mengenai pentingnya kebiasaan membaca di rumah. Kehadiran para orang tua sebagai bagian dari satu kesatuan menunjukkan bahwa literasi bisa menjadi budaya bersama, bukan hanya urusan anak-anak sekolah
Menurut Manager Operasional RBC Institute, Hendro, kegiatan ini adalah contoh nyata sinergi antara komunitas literasi dan masyarakat.
“Kekompakan warga yang menggelar pasar tempoe doeloe sangat mengesankan. Kegiatan ini bukan sekadar bazar, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan budaya baca. Anak-anak membaca buku, mengikuti lomba, dan berani tampil. Harapannya, kegiatan ini dapat berkelanjutan dan menginspirasi daerah lain,” ujar Hendro.
Ia juga menyampaikan bahwa Mobil Terbang RBC membawa ratusan buku dari berbagai genre, termasuk buku tentang Abdul Malik Fadjar, tokoh pendidikan nasional sekaligus pendiri RBC.
“Anak-anak bebas memilih dan membaca buku favorit mereka. Terdapat pula sesi read aloud, sebuah tantangan membaca nyaring yang mendorong keberanian dan ekspresi. Anak-anak yang berani tampil diberikan hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi,” sambungnya.
Kehadiran Mobil Terbang ini menjadi simbol harapan. Ke depan, diharapkan Mobil Terbang dapat hadir di lebih banyak wilayah, terutama di sudut-sudut kampung, tempat benih literasi ditanam agar kelak tumbuh menjadi pohon pengetahuan yang memberi teduh dan terang bagi masa depan. (*)
Penulis Nada Rosadi Editor Ni’matul Faizah
The post Mobil Terbang UMM Bawa Semangat Literasi ke Kampung Anyar appeared first on PWMU.CO | Portal Berkemajuan.







