Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah sivitas akademika untuk beralih ke transportasi umum, khususnya Transjakarta. Langkah ini sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengurangi kemacetan dan polusi udara, sekaligus membudayakan mobilitas yang ramah lingkungan.
Baca juga: Ferrari Perkuat Timnas Indonesia di Asean U-23 Championship Sebagai Kapten Tim
Wakil Rektor IV UMJ, Dr. Septa Candra, SH., MH., menyampaikan bahwa penggunaan transportasi umum tidak hanya mendukung pengurangan polusi, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap citra kampus. Menurutnya Transjakarta dipilih karena terintegrasi dengan KRL, MRT, dan LRT, serta melayani rute ke dua kampus utama UMJ yaitu Cempaka Putih dan Cireundeu.
“Ini adalah hal yang positif, selain sebagai bentuk branding UMJ di lingkungan DKI Jakarta, juga sebagai dukungan nyata terhadap program pemerintah yang menganjurkan minimal satu kali dalam seminggu menggunakan transportasi publik untuk bepergian,” ujar Septa saat di wawancarai pada Kamis, (17/07/2025).
Septa juga menjelaskan bahwa Transjakarta memiliki akses yang luas dan sudah ramah lingkungan. Ia berharap masyarakat semakin mengenal UMJ dan menjadikannya pilihan utama dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kepala Bagian Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMJ, Istisari Bulan Lageni, M.I.Kom., menjelaskan bahwa kampanye ini juga bertujuan untuk memperkenalkan UMJ ke masyarakat melalui media transportasi umum yang banyak digunakan yaitu Transjakarta. Ia mengatakan UMJ menjadi kampus pertama yang secara aktif memasang iklan promosi di armada Transjakarta.
“Transjakarta dipilih karena jumlah penggunanya tinggi setiap hari, selain harganya ekonomis, juga menjangkau banyak wilayah dan halte. Kebetulan, Kampus A UMJ yang berada di Cempaka Putih juga dilintasi oleh jalur bus Transjakarta,” ujarnya.
Isti mengatakan bahwa saat ini terdapat dua armada Transjakarta dengan stiker promosi UMJ. Dua rute dipilih sebagai media promosi yaitu rute menuju Pulo Gadung yang melewati Cempaka Putih dan rute menuju Cireundeu. Ia berharap strategi ini bida memperluas jangkauan informasi tentang UMJ dan menarik minat calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan baik di Kampus A maupun Kampus B.
“Melalui promosi di Transjakarta, kami ingin menunjukkan bahwa UMJ merupakan kampus yang responsif terhadap isu-isu publik seperti transportasi, lingkungan, serta berkomitmen pada kenyamanan dan aksesibilitas bagi seluruh sivitas akademika,” tutup Isti.
Editor : Dian Fauzalia
Artikel UMJ Dukung Penggunaan Transportasi Umum Melalui Transjakarta pertama kali tampil pada Universitas Muhammadiyah Jakarta.



