• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, September 1, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Dominasi Majenang! 221 Pesilat Bersaing Ketat di Kejurda Tapak Suci Cilacap 2026

    Gagas Solusi Hama Ikan Sapu-Sapu, Mahasiswa UMP Raih Juara Lomba Poster di Unhan RI

    Inovasi Kurikulum Merdeka: Canva AI untuk Guru Permudah Penyusunan Modul Ajar KKA di Solok Bio Bio

    UNIMUGO Sukses Gelar Pelatihan Nasional Hizbul Wathan 2026 dan Pengukuhan Ahli Pandu

    Doa Setelah Wudhu Menurut Tarjih Muhammadiyah: Arab, Latin, Arti, dan Dalil

    Mubes Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga Sukses Digelar, Raju Firmanda Hutagalung Terpilih Jadi Ketua Umum

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Dominasi Majenang! 221 Pesilat Bersaing Ketat di Kejurda Tapak Suci Cilacap 2026

      Gagas Solusi Hama Ikan Sapu-Sapu, Mahasiswa UMP Raih Juara Lomba Poster di Unhan RI

      Inovasi Kurikulum Merdeka: Canva AI untuk Guru Permudah Penyusunan Modul Ajar KKA di Solok Bio Bio

      UNIMUGO Sukses Gelar Pelatihan Nasional Hizbul Wathan 2026 dan Pengukuhan Ahli Pandu

      Doa Setelah Wudhu Menurut Tarjih Muhammadiyah: Arab, Latin, Arti, dan Dalil

      Mubes Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga Sukses Digelar, Raju Firmanda Hutagalung Terpilih Jadi Ketua Umum

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Dominasi Majenang! 221 Pesilat Bersaing Ketat di Kejurda Tapak Suci Cilacap 2026

          Gagas Solusi Hama Ikan Sapu-Sapu, Mahasiswa UMP Raih Juara Lomba Poster di Unhan RI

          Inovasi Kurikulum Merdeka: Canva AI untuk Guru Permudah Penyusunan Modul Ajar KKA di Solok Bio Bio

          UNIMUGO Sukses Gelar Pelatihan Nasional Hizbul Wathan 2026 dan Pengukuhan Ahli Pandu

          Doa Setelah Wudhu Menurut Tarjih Muhammadiyah: Arab, Latin, Arti, dan Dalil

          Mubes Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga Sukses Digelar, Raju Firmanda Hutagalung Terpilih Jadi Ketua Umum

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Dominasi Majenang! 221 Pesilat Bersaing Ketat di Kejurda Tapak Suci Cilacap 2026

            Gagas Solusi Hama Ikan Sapu-Sapu, Mahasiswa UMP Raih Juara Lomba Poster di Unhan RI

            Inovasi Kurikulum Merdeka: Canva AI untuk Guru Permudah Penyusunan Modul Ajar KKA di Solok Bio Bio

            UNIMUGO Sukses Gelar Pelatihan Nasional Hizbul Wathan 2026 dan Pengukuhan Ahli Pandu

            Doa Setelah Wudhu Menurut Tarjih Muhammadiyah: Arab, Latin, Arti, dan Dalil

            Mubes Alumni STIT Muhammadiyah Sibolga Sukses Digelar, Raju Firmanda Hutagalung Terpilih Jadi Ketua Umum

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Solusi Disrupsi dari Muhammadiyah: Ketika AI Jadi ‘Wasilah’ Peradaban

              Menganalisis Strategi Haedar Nashir untuk Organisasi Adaptif di Era Digital

              admin by admin
              18/07/2025
              in BeritaMu, Majelis Virtual
              0
              Solusi Disrupsi dari Muhammadiyah: Ketika AI Jadi ‘Wasilah’ Peradaban
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Pernahkah terbayang, sebuah organisasi Islam yang telah berdiri lebih dari seabad lalu, kini dengan lugas berbicara tentang Kecerdasan Buatan (AI)? Itulah Muhammadiyah.

              WartaTerkait

              Dominasi Majenang! 221 Pesilat Bersaing Ketat di Kejurda Tapak Suci Cilacap 2026

              Gagas Solusi Hama Ikan Sapu-Sapu, Mahasiswa UMP Raih Juara Lomba Poster di Unhan RI

              Inovasi Kurikulum Merdeka: Canva AI untuk Guru Permudah Penyusunan Modul Ajar KKA di Solok Bio Bio

              UNIMUGO Sukses Gelar Pelatihan Nasional Hizbul Wathan 2026 dan Pengukuhan Ahli Pandu

              Melalui suara Ketua Umum Pimpinan Pusatnya, Bapak Haedar Nashir. Beliau dengan jernih menyatakan, “Muhammadiyah sebagai gerakan Islam dakwah dan tajdid harus menjadi solusi dari problem disrupsi. Seluruh sistem yang dihasilkan oleh Artificial Intelligence (AI) harus kita jadikan wasilah atau alat, dan untuk itu kita harus memiliki kerangka berpikir yang luas.”

              Pernyataan ini, bagi saya, adalah sebuah penanda penting. Bukan sekadar wacana seminar atau pidato formal, melainkan semacam kompas strategis yang mengarahkan Muhammadiyah untuk terus relevan dan adaptif di tengah pusaran perubahan zaman.

              Bukan Sekadar Kata, tapi Gerakan Jiwa Muhammadiyah

              Kita tahu, Muhammadiyah bukan organisasi kemarin sore. Sejak didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan, organisasi ini tak pernah berhenti bergerak, berinovasi. Dari sekolah hingga rumah sakit, dari panti asuhan hingga perguruan tinggi, semuanya dibangun atas semangat “tajdid” – pembaruan. Tajdid bukan hanya soal syariat, tapi juga cara berpikir, cara berorganisasi, dan cara berkarya.

              Maka, ketika Pak Haedar bicara “disrupsi”, itu bukan sesuatu yang asing bagi jiwa Muhammadiyah. Dulu, disrupsi bisa jadi adalah kolonialisme, kemiskinan, atau ketertinggalan pendidikan. Kini, disrupsi itu berwujud teknologi yang begitu cepat, informasi yang melimpah, dan perubahan sosial yang tak terduga. Muhammadiyah, dengan DNA adaptifnya, terpanggil untuk tidak hanya bertahan, tapi menjadi “solusi”. Solusi yang berarti memberikan arah, nilai, dan juga inovasi nyata.

              AI: Bukan Musuh, tapi “Wasilah” Kita

              Inilah bagian paling menarik dan progresif dari pernyataan Pak Haedar: “Seluruh sistem yang dihasilkan oleh Artificial Intelligence (AI) harus kita jadikan wasilah atau alat…”

              Bayangkan, ini adalah narasi yang begitu membumi dan sangat Muhammadiyah. AI tidak diletakkan sebagai entitas menakutkan yang akan mengambil alih manusia, apalagi sebagai sesuatu yang bertentangan dengan ajaran agama. Justru sebaliknya, AI ditempatkan pada posisi yang tepat: sebuah “wasilah” atau alat. Sama seperti pensil yang bisa untuk menulis puisi indah atau surat ancaman, atau gunting yang bisa untuk membuat pola baju atau merusak, AI juga demikian. Kekuatan AI terletak pada bagaimana kita menggunakannya. Bagi Muhammadiyah, alat ini harus diarahkan untuk kemaslahatan, untuk mendukung misi dakwah dan tajdid.

              Artinya, kita bisa membayangkan:

              • Di rumah sakit Muhammadiyah: AI bisa membantu dokter mendiagnosis penyakit lebih akurat, mengatur jadwal pasien lebih efisien, atau bahkan membantu penelitian obat baru.
              • Di sekolah atau universitas Muhammadiyah: AI bisa menjadi asisten belajar yang personal untuk setiap siswa, membantu guru menyiapkan materi ajar yang interaktif, atau menganalisis pola belajar untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
              • Di kantor pusat Muhammadiyah: AI bisa mengelola data anggota yang besar, membantu merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, atau mengoptimalkan penggunaan sumber daya organisasi.

              Ini bukan fantasi, ini adalah keniscayaan. Dan dengan menempatkan AI sebagai “wasilah,” Muhammadiyah telah membuka pintu lebar-lebar bagi eksplorasi dan pemanfaatannya tanpa keraguan yang berlebihan, melainkan dengan pijakan nilai yang kokoh.

              “Kerangka Berpikir yang Luas”: Kunci Performa Adaptif Masa Depan

              Namun, ada satu bagian lagi yang tak kalah penting, bahkan bisa dibilang fondasi dari semuanya: “…dan untuk itu kita harus memiliki kerangka berpikir yang luas.”

              Kalimat ini adalah inti dari performa adaptif Muhammadiyah di masa depan. AI itu teknologi, bisa dipelajari. Tapi “kerangka berpikir yang luas” adalah pola pikir, sebuah budaya. Apa artinya?

              1. Tidak Gampang Kaget: Artinya, kita tidak boleh kaget atau panik dengan perubahan apapun. AI hari ini mungkin canggih, besok mungkin ada teknologi lain lagi. Kerangka berpikir luas membuat kita siap untuk terus belajar dan beradaptasi.
              2. Melihat Lebih Jauh: Ini tentang visi. Kita tidak hanya melihat apa yang di depan mata, tapi juga potensi jangka panjang dan dampak berantai dari setiap inovasi. Misalnya, bagaimana AI bisa menciptakan pekerjaan baru, tapi juga menyingkirkan yang lama? Bagaimana kita mempersiapkan umat menghadapi perubahan itu?
              3. Etika dan Kemanusiaan di Atas Segala: Sebuah kerangka berpikir yang luas bagi Muhammadiyah pasti berlandaskan pada nilai-nilai Islam dan kemanusiaan. Ini berarti, seberapa canggih pun AI, ia tidak boleh mengikis martabat manusia, menciptakan ketidakadilan, atau bertentangan dengan prinsip moral. Muhammadiyah bisa menjadi pelopor dalam merumuskan etika penggunaan AI dari perspektif Islam.
              4. Kolaborasi Tanpa Batas: Kerangka berpikir yang luas juga mendorong kolaborasi. Muhammadiyah tidak bisa sendiri. Perlu sinergi dengan pemerintah, industri teknologi, akademisi, dan bahkan komunitas global untuk bersama-sama mengembangkan AI yang bermanfaat dan bertanggung jawab.

              Menatap Horizon Baru

              Pernyataan Haedar Nashir ini adalah undangan bagi seluruh warga Muhammadiyah, dan bahkan kita semua, untuk melihat masa depan dengan optimisme namun juga kesiapan. Muhammadiyah, dengan warisan tajdidnya, kini sedang mempersiapkan diri untuk menatap horizon baru, di mana teknologi canggih seperti AI akan menjadi sahabat dalam perjuangan dakwah dan pembangunannya.

              Ini bukan sekadar adaptasi, melainkan sebuah lompatan. Sebuah lompatan yang menjadikan Muhammadiyah bukan hanya sebagai pengamat, melainkan sebagai pemain kunci yang ikut membentuk masa depan yang lebih baik, berbekal kerangka berpikir yang luas dan menjadikan setiap alat, termasuk AI, sebagai “wasilah” untuk kemaslahatan bersama.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Prodi Sarjana Manajemen FEB UMJ Pertahankan Akreditasi Unggul

              Next Post

              [mv] Muhammadiyah Memeluk AI: Wasilah Baru Dakwah dan Masa Depan Adaptif

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Dominasi Majenang! 221 Pesilat Bersaing Ketat di Kejurda Tapak Suci Cilacap 2026

              01/09/2026
              BeritaMu

              Gagas Solusi Hama Ikan Sapu-Sapu, Mahasiswa UMP Raih Juara Lomba Poster di Unhan RI

              01/09/2026
              BeritaMu

              Inovasi Kurikulum Merdeka: Canva AI untuk Guru Permudah Penyusunan Modul Ajar KKA di Solok Bio Bio

              01/09/2026
              Next Post
              [mv] Muhammadiyah Memeluk AI: Wasilah Baru Dakwah dan Masa Depan Adaptif

              [mv] Muhammadiyah Memeluk AI: Wasilah Baru Dakwah dan Masa Depan Adaptif

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Gagas Solusi Hama Ikan Sapu-Sapu, Mahasiswa UMP Raih Juara Lomba Poster di Unhan RI

                01/09/2026

                Dominasi Majenang! 221 Pesilat Bersaing Ketat di Kejurda Tapak Suci Cilacap 2026

                01/09/2026

                UNIMUGO Sukses Gelar Pelatihan Nasional Hizbul Wathan 2026 dan Pengukuhan Ahli Pandu

                01/09/2026

                Inovasi Kurikulum Merdeka: Canva AI untuk Guru Permudah Penyusunan Modul Ajar KKA di Solok Bio Bio

                01/09/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,287)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,149)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Gagas Solusi Hama Ikan Sapu-Sapu, Mahasiswa UMP Raih Juara Lomba Poster di Unhan RI

                01/09/2026

                Dominasi Majenang! 221 Pesilat Bersaing Ketat di Kejurda Tapak Suci Cilacap 2026

                01/09/2026

                UNIMUGO Sukses Gelar Pelatihan Nasional Hizbul Wathan 2026 dan Pengukuhan Ahli Pandu

                01/09/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In