• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    LAPK: Stop Berdalih, Karhutla Adalah Kejahatan Ekologis dan Cacat Layanan Publik

    LAPK: Stop Berdalih, Karhutla Adalah Kejahatan Ekologis dan Cacat Layanan Publik

    Khutbah Jumat: Memaafkan dan Membebaskan Hati dari Dendam

    Mata Kuliah AIK Tak Sebatas Urusan Akidah dan Ibadah

    Cintamu: Bergerak dengan Cinta, Berjuang dengan Ikhlas

    Kemenag dan Muhammadiyah Perkuat Ekosistem Pesantren Nasional

    Sosiologi Ibn Khaldun: Meneliti Indonesia secara Dekolonial: Ketika Angka Tidak Cukup (5)

    Sosiologi Ibn Khaldun: Meneliti Indonesia secara Dekolonial: Ketika Angka Tidak Cukup (5)

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      LAPK: Stop Berdalih, Karhutla Adalah Kejahatan Ekologis dan Cacat Layanan Publik

      LAPK: Stop Berdalih, Karhutla Adalah Kejahatan Ekologis dan Cacat Layanan Publik

      Khutbah Jumat: Memaafkan dan Membebaskan Hati dari Dendam

      Mata Kuliah AIK Tak Sebatas Urusan Akidah dan Ibadah

      Cintamu: Bergerak dengan Cinta, Berjuang dengan Ikhlas

      Kemenag dan Muhammadiyah Perkuat Ekosistem Pesantren Nasional

      Sosiologi Ibn Khaldun: Meneliti Indonesia secara Dekolonial: Ketika Angka Tidak Cukup (5)

      Sosiologi Ibn Khaldun: Meneliti Indonesia secara Dekolonial: Ketika Angka Tidak Cukup (5)

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          LAPK: Stop Berdalih, Karhutla Adalah Kejahatan Ekologis dan Cacat Layanan Publik

          LAPK: Stop Berdalih, Karhutla Adalah Kejahatan Ekologis dan Cacat Layanan Publik

          Khutbah Jumat: Memaafkan dan Membebaskan Hati dari Dendam

          Mata Kuliah AIK Tak Sebatas Urusan Akidah dan Ibadah

          Cintamu: Bergerak dengan Cinta, Berjuang dengan Ikhlas

          Kemenag dan Muhammadiyah Perkuat Ekosistem Pesantren Nasional

          Sosiologi Ibn Khaldun: Meneliti Indonesia secara Dekolonial: Ketika Angka Tidak Cukup (5)

          Sosiologi Ibn Khaldun: Meneliti Indonesia secara Dekolonial: Ketika Angka Tidak Cukup (5)

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            LAPK: Stop Berdalih, Karhutla Adalah Kejahatan Ekologis dan Cacat Layanan Publik

            LAPK: Stop Berdalih, Karhutla Adalah Kejahatan Ekologis dan Cacat Layanan Publik

            Khutbah Jumat: Memaafkan dan Membebaskan Hati dari Dendam

            Mata Kuliah AIK Tak Sebatas Urusan Akidah dan Ibadah

            Cintamu: Bergerak dengan Cinta, Berjuang dengan Ikhlas

            Kemenag dan Muhammadiyah Perkuat Ekosistem Pesantren Nasional

            Sosiologi Ibn Khaldun: Meneliti Indonesia secara Dekolonial: Ketika Angka Tidak Cukup (5)

            Sosiologi Ibn Khaldun: Meneliti Indonesia secara Dekolonial: Ketika Angka Tidak Cukup (5)

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Meneguhkan Kolektif Kolegial dalam Kepemimpinan Muhammadiyah

              admin by admin
              09/07/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Meneguhkan Kolektif Kolegial dalam Kepemimpinan Muhammadiyah

              (Tulisan ke-11 dari Beberapa Tulisan Tema Kaderisasi)

              WartaTerkait

              LAPK: Stop Berdalih, Karhutla Adalah Kejahatan Ekologis dan Cacat Layanan Publik

              Khutbah Jumat: Memaafkan dan Membebaskan Hati dari Dendam

              Mata Kuliah AIK Tak Sebatas Urusan Akidah dan Ibadah

              Cintamu: Bergerak dengan Cinta, Berjuang dengan Ikhlas

              Oleh: Amrizal, S.Si., M.Pd   (Wakil Ketua MPKSDI PWM Sumut/Dosen Unimed)

               

              “Hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah.”—KH. Ahmad Dahlan. (Pesan ini berarti setiap pimpinan harus berjuang dengan keikhlasan dan tanggung jawab, bukan mencari kehormatan atau kekuasaan). Muhammadiyah adalah gerakan Islam yang tidak hanya meletakkan fondasi akidah dan ibadah, tetapi juga menanamkan prinsip organisasi modern yang berakar pada nilai-nilai Islam. Salah satu prinsip fundamental dalam kepemimpinan Muhammadiyah adalah kolektif kolegial—sebuah sistem yang memuliakan musyawarah, menjunjung tinggi kebersamaan, dan menolak dominasi pribadi. Namun, dalam praktiknya, prinsip ini tidak selalu dipahami secara utuh oleh seluruh jajaran pimpinan. Tidak jarang terjadi distorsi peran, tumpang tindih fungsi, bahkan pelecehan terhadap batas kewenangan. Maka, menjadi penting bagi seluruh pimpinan di berbagai level untuk kembali merenungi hakikat kepemimpinan kolektif kolegial agar organisasi tetap bergerak dalam koridor yang benar dan amanah.

              Makna Kolektif Kolegial
              Secara terminologis, kolektif kolegial berarti kepemimpinan yang dijalankan secara bersama-sama (kolektif) oleh sekelompok pimpinan yang memiliki kedudukan setara (kolegial), meskipun masing-masing memiliki pembagian tugas yang jelas. Dalam praktiknya, keputusan diambil melalui musyawarah, bukan kehendak pribadi. Ketua bukanlah pemilik organisasi, melainkan primus inter pares (yang utama di antara yang setara). Ia bukan penguasa tunggal, tapi koordinator dari sinergi bersama. Model ini sesuai dengan firman Allah SWT: “Dan urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah di antara mereka.” (QS. Asy-Syura: 38)

              Sistem ini juga meneladani cara Rasulullah SAW bermusyawarah dengan para sahabat dalam berbagai perkara, termasuk dalam strategi perang, pembangunan kota Madinah, dan urusan sosial masyarakat.

              Urgensi Memahami Peran dan Fungsi
              Salah satu masalah krusial yang sering muncul dalam tubuh organisasi adalah tidak jelasnya pemahaman terhadap tugas dan fungsi jabatan. Ini berdampak pada:
               Tumpang tindih pekerjaan

               Salah ambil peran
               Melebihi batas kewenangan
               Terjadinya konflik horizontal

              Misalnya, seorang wakil ketua merasa menjadi ketua sehingga bertindak tanpa koordinasi. Atau seorang sekretaris menjalankan fungsi eksekutif ketua tanpa mandat. Bahkan, tidak jarang pimpinan “diam” karena tidak tahu harus berbuat apa. Padahal, semua itu sangat membahayakan
              keberlangsungan gerakan. Padahal Rasulullah SAW mengingatkan: "Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya." (HR. Bukhari dan Muslim)

              Untuk menjaga marwah kepemimpinan Muhammadiyah yang kolektif kolegial, beberapa langkah penting harus dilakukan:
              1. Pahami AD/ART Muhammadiyah secara menyeluruh. AD/ART adalah rambu utama yang mengatur struktur dan pembagian tugas. Pimpinan wajib mempelajari dan menjadikannya sebagai pedoman harian.
              2. Susun Job Description yang jelas. Setiap pimpinan harus memiliki panduan tugas tertulis. Job description bukan sekadar formalitas, tapi panduan kerja agar tidak ada dominasi ataupun kekosongan fungsi.
              3. Bina Komunikasi dan Musyawarah yang Hidup. Rapat tidak hanya sebagai forum administratif, tapi harus menjadi wahana membangun sinergi, memperkuat ideologi, dan menyelesaikan potensi konflik.
              4. Perkuat Pembinaan Kader dan Baitul Arqam. Pimpinan perlu terus menerus ditumbuhkan semangat ideologis dan kemampuan teknisnya. Baitul Arqam harus dijadikan sebagai ruang penyamaan visi.
              5. Tegakkan Etika Berorganisasi. Dalam Muhammadiyah, adab lebih tinggi dari jabatan. Saling menghargai, tawadhu’, dan tidak saling mengklaim kewenangan adalah tanda kematangan organisasi.

              Prof. Dr. Haedar Nashir menegaskan:  Kepemimpinan dalam Muhammadiyah bukan tempat untuk memamerkan kekuasaan, melainkan medan pengabdian untuk umat dan bangsa. Kolektif kolegial adalah budaya luhur yang harus dijaga.”

              Sementara Buya Syafi’i Ma’arif menyampaikan: “Jabatan adalah amanah, bukan warisan. Pemimpin Muhammadiyah harus tahu arah perjuangan dan bekerja untuk kebaikan bersama, bukan untuk dirinya sendiri.” Kepemimpinan kolektif kolegial bukanlah sekadar sistem, tapi ruh gerakan yang melahirkan budaya musyawarah, tanggung jawab kolektif, dan kesetaraan. Bila dipahami dengan baik, maka organisasi akan bergerak secara harmonis dan produktif. Namun jika diabaikan, ia akan menjadi sumber konflik dan melemahkan gerakan.

              Mari kita jaga marwah kepemimpinan Muhammadiyah. Kita bukan hanya dituntut paham aturan, tetapi juga harus paham ruh amanah yang menyertainya. Sebab, keberhasilan Muhammadiyah bukan terletak pada hebatnya satu tokoh, melainkan pada kuatnya kerja kolektif dalam semangat
              kolegial. “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berjuang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, seakan-akan mereka seperti bangunan yang kokoh tersusun.” (QS. As-Saff: 4)  “Dalam Muhammadiyah, kepemimpinan bukan soal siapa yang paling berkuasa, tetapi siapa yang paling mampu bekerjasama dalam amanah yang sama.”

              Wallahu a’lam Bish Shawab

              The post Meneguhkan Kolektif Kolegial dalam Kepemimpinan Muhammadiyah appeared first on Infomu.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Unismuh Jadi Satu-satunya PTS di Final PhinisiQuiz 2025

              Next Post

              Tingkatkan Pemahaman ZISKA, Mahasiswa Fakultas Hukum UMMAS Lakukan Kunjungan Studi ke LazisMu Asahan

              admin

              admin

              InfoLain

              LAPK: Stop Berdalih, Karhutla Adalah Kejahatan Ekologis dan Cacat Layanan Publik
              BeritaMu

              LAPK: Stop Berdalih, Karhutla Adalah Kejahatan Ekologis dan Cacat Layanan Publik

              16/10/2026
              BeritaMu

              Khutbah Jumat: Memaafkan dan Membebaskan Hati dari Dendam

              16/10/2026
              BeritaMu

              Mata Kuliah AIK Tak Sebatas Urusan Akidah dan Ibadah

              16/10/2026
              Next Post

              Tingkatkan Pemahaman ZISKA, Mahasiswa Fakultas Hukum UMMAS Lakukan Kunjungan Studi ke LazisMu Asahan

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                LAPK: Stop Berdalih, Karhutla Adalah Kejahatan Ekologis dan Cacat Layanan Publik

                LAPK: Stop Berdalih, Karhutla Adalah Kejahatan Ekologis dan Cacat Layanan Publik

                16/10/2026

                Khutbah Jumat: Memaafkan dan Membebaskan Hati dari Dendam

                16/10/2026

                Mata Kuliah AIK Tak Sebatas Urusan Akidah dan Ibadah

                16/10/2026

                Cintamu: Bergerak dengan Cinta, Berjuang dengan Ikhlas

                16/10/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,836)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,321)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                LAPK: Stop Berdalih, Karhutla Adalah Kejahatan Ekologis dan Cacat Layanan Publik

                LAPK: Stop Berdalih, Karhutla Adalah Kejahatan Ekologis dan Cacat Layanan Publik

                16/10/2026

                Khutbah Jumat: Memaafkan dan Membebaskan Hati dari Dendam

                16/10/2026

                Mata Kuliah AIK Tak Sebatas Urusan Akidah dan Ibadah

                16/10/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In