• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, Juni 11, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Sinyal Dukungan Kuat! Ketua TP PKK Jawa Tengah Pastikan Hadir di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah ke-15 di Solo

    Sempat Kaget TKA Mendadak! SMP Muhammadiyah Program Khusus Temanggung Sukses Cetak Kelulusan 100 Persen

    Robot Mulai Gantikan Tugas! Pendidikan Matematika UMS 2026 Bocorkan Cara Guru Akali AI dalam Pembelajaran

    Lampaui Zaman Covid! Lulusan SD Muhammadiyah Temanggung Raih Nilai 100 Sempurna pada Ujian TKA

    iwa Nasionalis Sejak Dini! BA Aisyiyah Ar-Rahmah Kranggan Kemas Momen Kelulusan dengan Tema Aku Cinta Indonesia

    Sinergi UPZ Permata Bank Syariah dan Lazismu Salurkan Rp 3,37 Miliar untuk Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Sinyal Dukungan Kuat! Ketua TP PKK Jawa Tengah Pastikan Hadir di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah ke-15 di Solo

      Sempat Kaget TKA Mendadak! SMP Muhammadiyah Program Khusus Temanggung Sukses Cetak Kelulusan 100 Persen

      Robot Mulai Gantikan Tugas! Pendidikan Matematika UMS 2026 Bocorkan Cara Guru Akali AI dalam Pembelajaran

      Lampaui Zaman Covid! Lulusan SD Muhammadiyah Temanggung Raih Nilai 100 Sempurna pada Ujian TKA

      iwa Nasionalis Sejak Dini! BA Aisyiyah Ar-Rahmah Kranggan Kemas Momen Kelulusan dengan Tema Aku Cinta Indonesia

      Sinergi UPZ Permata Bank Syariah dan Lazismu Salurkan Rp 3,37 Miliar untuk Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Sinyal Dukungan Kuat! Ketua TP PKK Jawa Tengah Pastikan Hadir di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah ke-15 di Solo

          Sempat Kaget TKA Mendadak! SMP Muhammadiyah Program Khusus Temanggung Sukses Cetak Kelulusan 100 Persen

          Robot Mulai Gantikan Tugas! Pendidikan Matematika UMS 2026 Bocorkan Cara Guru Akali AI dalam Pembelajaran

          Lampaui Zaman Covid! Lulusan SD Muhammadiyah Temanggung Raih Nilai 100 Sempurna pada Ujian TKA

          iwa Nasionalis Sejak Dini! BA Aisyiyah Ar-Rahmah Kranggan Kemas Momen Kelulusan dengan Tema Aku Cinta Indonesia

          Sinergi UPZ Permata Bank Syariah dan Lazismu Salurkan Rp 3,37 Miliar untuk Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Sinyal Dukungan Kuat! Ketua TP PKK Jawa Tengah Pastikan Hadir di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah ke-15 di Solo

            Sempat Kaget TKA Mendadak! SMP Muhammadiyah Program Khusus Temanggung Sukses Cetak Kelulusan 100 Persen

            Robot Mulai Gantikan Tugas! Pendidikan Matematika UMS 2026 Bocorkan Cara Guru Akali AI dalam Pembelajaran

            Lampaui Zaman Covid! Lulusan SD Muhammadiyah Temanggung Raih Nilai 100 Sempurna pada Ujian TKA

            iwa Nasionalis Sejak Dini! BA Aisyiyah Ar-Rahmah Kranggan Kemas Momen Kelulusan dengan Tema Aku Cinta Indonesia

            Sinergi UPZ Permata Bank Syariah dan Lazismu Salurkan Rp 3,37 Miliar untuk Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Seandainya Kebijakan Pemerintah Seperti Sembahyang Berjama’ah

              admin by admin
              25/04/2025
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id

              Seandainya Kebijakan Pemerintah Seperti Sembahyang Berjama’ah

              WartaTerkait

              Sinyal Dukungan Kuat! Ketua TP PKK Jawa Tengah Pastikan Hadir di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah ke-15 di Solo

              Sempat Kaget TKA Mendadak! SMP Muhammadiyah Program Khusus Temanggung Sukses Cetak Kelulusan 100 Persen

              Robot Mulai Gantikan Tugas! Pendidikan Matematika UMS 2026 Bocorkan Cara Guru Akali AI dalam Pembelajaran

              Lampaui Zaman Covid! Lulusan SD Muhammadiyah Temanggung Raih Nilai 100 Sempurna pada Ujian TKA

              Oleh : Dr. Salman Nasution, SE.I.,MA

              Tema ini dibuat karena adanya kebebasan dalam berfikir bagi seorang manusia yang terarah dalam hal akademik dan intelektualis, yaitu kebebasan yang argumentatif dan accountable. Tidak ada bedanya dengan konsep freedom yang diterapkan oleh beberapa negara federal, dalam konteks Konstitusi Federal (Federal Constitution) seperti Malaysia dan Amerika Serikat. Ini adalah prinsip dasar yang menjamin hak-hak dan kebebasan individu serta masyarakat dalam sebuah negara federal. Bahwa hak manusia adalah hal yang harus direspon oleh negara sebagai kebutuhan dasar manusia. Tidak ada bedanya dengan Indonesia yang memiliki hak-hak pribadi dan masyarakat yang termaktub dalam UUD 1945 (konstitusi negara). Tidak bisa kita lupakan bahwa Indonesia juga pernah menganut sistem negara federal pada tanggal 27 Desember 1949 sampai 17 Agustus 1950 yang dikenal dengan sebutan Republik Indonesia serikat (RIS).

              Penekanan kembali bahwa kebebasan ini adalah buah dari pemikiran yang telah diformat oleh para guru, tulisan (buku dan penelitian), dan tentunya kitab suci. Judul ini juga. tidak ada niat mengenyampingkan konsep ibadah agama lainnya, namun konsep berjama’ah atau bersama dalam sembahyang adalah cara manusia untuk mendekatkan dirinya kepada Tuhan yang maha esa secara bersama-sama. Dari beberapa literatur agama di Indonesia bahwa adanya kesamaan makna “sembahyang”, yaitu cara penyembahan untuk mendekatkan dirinya kepada pencipta langit dan bumi. Dalam KBBI, yaitu upacara selamatan untuk menghormati (memuliakan) para leluhur dan sebagainya. Selepas sembahyang, yang akan dilakukan adalah berdo’a bersama dengan harapan akan dikabulkan (amiin).

              Ada beberapa konsep ibadah yang dilakukan oleh umat beragama di Indonesia dalam mendekatkan dirinya pada Tuhan melalui ibadah, dalam Islam disebut dengan Sholat, dalam Kristen dikenal dengan Kebaktian Mingguan, ibadah umat Hindu disebut dengan Tri Sandhawa, ibadah umat Budha disebut Puja Bakti. Penulis menerima koreksian jika dalam penyebutan ibadah dalam bahasa agama yang disebutkan salah. Tidak hanya ibadah kepada Tuhan, ada ibadah yang dilengkapi dengan ibadah lainnya seperti ibadah sosial ekonomi dengan membantu orang-orang yang membutuhkan seperti zakat infak shadaqah, sepersepuluhan, derma dan lainnya dengan harapan dapat lebih mendekatan dirinya kepada Tuhan.

              Berbicara terkait dengan kebijakan pemerintah, tidak bisa terlepas dari kritikan bahkan penolakan. Hal ini dianggap para pengritik adalah jalan salah bagi pemimpin negara dalam menjalankan program-program kesejahteraan. Para pengkritik pun menjelaskan secara akademik, historis, dan formulasi konsep alur berfikir dengan realita yang ada. Diawal kemerdekaan Indonesia pemimpin negara oleh presiden dan wakil presiden Sukarno dan Hatta, tidak terlepas dari kritikan yang dianggap perilaku disintegrasi kepada negara, dan dianggap mengancam kedaulatan negara, sehingga penangkapan kepada tokoh penolak kebijakan pun tidak terelakan dimasa-masa Indonesia masih berumur seperti balita. Begitu juga dimasa pemerintahan Hindia Belanda dan kependudukan Jepang, yang melawan adalah ancaman. Tidak main-main dengan sikap pemerintah kepada orang-orang yang membantah kebijakan pemerintah, tokoh pejabat, ulama bahkan kawan dekat menjadi bulan-bulanan pemerintah untuk membersihkan negara dari pengkritik atau zero tolerant.

              Siapa yang tahan terhadap kritikan, disaat pemimpin telah menganggap apa yang dilakukannya adalah sebuah kebenaran dengan prinsip dan alur berfikir, tentu apa yang menjadi penghalangnya adalah musuh yang harus disingkirkan bahkan dibinasakan dalam rangka memuluskan kebijakan. Ini dianalogikan seperti pertanian, yaitu pengkritik dianggap seperti hama yang menyebar (economic damage) yang merusak ke tanaman lainnya sehingga perlu disemprot pembasmi hama. Parahnya, pencegahan hama yang dilakukan oleh petani dilakukan secara membabi buta dengan melakukan konsep Economic Injury Level, yang menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi petani untuk menangani hama.

              Ada cara yang elegan menghadapi pengkritik dengan cara memberikan komentar atau konferensi pers dengan penjelasan dan menangkal apa yang menjadi pikiran pengkritik. Kebijakan pemerintah yang sering dikritik umumnya terkait dengan kebijakan politik dan ekonomi, mengingat keduanya saling berhubungan erat. Tidak ada bedanya dengan pengusaha dan penguasa, mereka memainkan peran dalam memenangkan setiap pesta demokrasi termasuk program-program yang selama ini berjalan. Tentu, jika situasi ekonomi dan politik Indonesia berjalan dengan baik dan lancar, maka mereka adalah orang-orang yang mementingkan warga negaranya, namun sebaliknya, jika situasi ini mengalami negatif bahkan terus merosot, indikasi ada kesalahan atau niat yang salah dalam menjalankan konstitusi negara.

              Niat bagi calon pemimpin negara sangat penting dimiliki, apalagi kebijakannya akan menentukan negara kedepannya. Adanya niat, tentu adanya perencanaan dan proses kerja yang baik untuk memperoleh hasil yang baik.  Begitu juga dengan sembahyang bahwa niat adalah awal beribadah kepada Tuhan. Jika ini tidak dimiliki maka akan dianggap batal (tidak sah). Konsep sembahyang dan kebijakan pemerintah harus memiliki niat sebagai modal awal untuk menguatkan apa yang akan dilakukan adalah bentuk kebenaran. Tidak terlepas kepercayaan yang diberikan oleh rakyat dalam mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah, sama halnya ucapan imam, pendeta, paus yang dipercayai dan diikuti oleh para jama’ahnya. Tidak ada kritikan, apalagi membantah ucapan, karena para makmum meyakini dengan sepenuh hati bahwa pemimpin sembahyang (ibadah) akan menghantarkan mereka ke jalan Tuhan yang maha esa.

              Dalam konsep sembahyang berjama’ah, tentunya pemimpin umat menjadi penentu keberhasilan beribadah, bahkan jika mengalami kesalahan maka dengan kesadaran dirinya, dia harus mundur dari posisinya karena jama’ah ingin diatur oleh orang yang benar secara bahasa dan kuat iman. Ada beberapa etika dalam beribadah berjama’ah ketika pemimpin mengalami kesalahan. Seperti sholat, ketika imam mengalami kesalahan dalam bacaan tentu akan diperbaiki langsung oleh makmum, ada peringatan (kode) yang secara tidak langsung disampaikan oleh makmum untuk memperbaiki bacaan imam termasuk rukun sholat (mungkin juga ibadah agama lainnya). Benar, jika imam sengaja salah secara rukun sholat, maka mundur adalah cara yang terbaik, namun tidak menjelek-jelekan apalagi memojokan, karena ibadah harus dilanjutkan oleh jama’ah.

              Seandainya kebijakan pemerintah seperti sembahyang berjama’ah tentu yang dilahirkan adalah saling mengingatkan, jika kritikan adalah cara warga negara, indikasi adanya kepedulian untuk bersama membangun. Sebagai negara demokrasi, rakyat juga punya peran dalam membangun negara untuk diri dan generasinya. Warga negara berhak memberikan konsep membangun. Robert A. Dahl seorang ahli teori demokrasi, menyatakan bahwa kritik terhadap pemerintah adalah bagian dari kontestasi politik, di mana warga negara memiliki hak untuk mengemukakan pendapat dan menentang kebijakan yang dianggap tidak sesuai. Robert menyebut ini sebagai salah satu ciri utama polyarchy (demokrasi pluralistik), yaitu kebebasan oposisi dan menjamin keterbukaan dan akuntabilitas.

              Seandainya kebijakan pemerintah seperti sembahyang berjama’ah, tentu pemerintah -menjalankan pemerintahannya dengan baik dan lancar, namun penulis menekankan bahwa tidak ada ruang bagi imam yang benar untuk dikritik, artinya pemerintah tidak boleh dikritik jika kebijakannya benar-benar berlandaskan pada kitab suci, karena kitab suci haram hukumnya salah. Adapun nilai pemimpin negara adalah kejujuran, amanah, kepedulian, berani, kuat, benar, tegas Kepercayaan warga negara terhadap pemimpin negara itu sangat penting sebagai pondasi utama legitimasi dan stabilitas pemerintahan.

              Seandainya kebijakan pemerintah seperti sembahyang berjama’ah, tentu yang dilahirkan adalah negara yang makmur dan sejahtera, karena warga negara sudah muak dan Lelah dengan kemiskinan, kebodohan, kejahatan, dalam bahasa agama menolak wilayah negara seperti neraka yang diisi oleh orang-orang yang berbuat kejahatan. Tentu adanya kesamaan visi dan misi pemerintah dan warga negara untuk bersama-sama membangun negara yang adil. Apakah ini impian atau dongeng?

              *** Penulis, Dr. Salman Nasution adalah Dosen UMSU dan Pengurus MUI SU dan MES SU

               

              The post Seandainya Kebijakan Pemerintah Seperti Sembahyang Berjama’ah appeared first on Infomu.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Hasil Tes Psikologi Dokter Residen Perkosa Keluarga Pasien di RSHS Diumumkan Senin

              Next Post

              FK UMSU Yudisium 76 Dokter Capaian Lulusan UKMPPD 90 Persen

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Sinyal Dukungan Kuat! Ketua TP PKK Jawa Tengah Pastikan Hadir di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah ke-15 di Solo

              11/06/2026
              BeritaMu

              Sempat Kaget TKA Mendadak! SMP Muhammadiyah Program Khusus Temanggung Sukses Cetak Kelulusan 100 Persen

              11/06/2026
              BeritaMu

              Robot Mulai Gantikan Tugas! Pendidikan Matematika UMS 2026 Bocorkan Cara Guru Akali AI dalam Pembelajaran

              11/06/2026
              Next Post
              FK UMSU Yudisium 76 Dokter Capaian Lulusan UKMPPD 90 Persen

              FK UMSU Yudisium 76 Dokter Capaian Lulusan UKMPPD 90 Persen

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Sinyal Dukungan Kuat! Ketua TP PKK Jawa Tengah Pastikan Hadir di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah ke-15 di Solo

                11/06/2026

                Robot Mulai Gantikan Tugas! Pendidikan Matematika UMS 2026 Bocorkan Cara Guru Akali AI dalam Pembelajaran

                11/06/2026

                Sempat Kaget TKA Mendadak! SMP Muhammadiyah Program Khusus Temanggung Sukses Cetak Kelulusan 100 Persen

                11/06/2026

                iwa Nasionalis Sejak Dini! BA Aisyiyah Ar-Rahmah Kranggan Kemas Momen Kelulusan dengan Tema Aku Cinta Indonesia

                11/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,380)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,786)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Sinyal Dukungan Kuat! Ketua TP PKK Jawa Tengah Pastikan Hadir di Pembukaan Muktamar Nasyiatul Aisyiyah ke-15 di Solo

                11/06/2026

                Robot Mulai Gantikan Tugas! Pendidikan Matematika UMS 2026 Bocorkan Cara Guru Akali AI dalam Pembelajaran

                11/06/2026

                Sempat Kaget TKA Mendadak! SMP Muhammadiyah Program Khusus Temanggung Sukses Cetak Kelulusan 100 Persen

                11/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In