PWMJATENG.COM, TEMANGGUNG – Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti Gedung Pemuda, Kowangan, saat SD Muhammadiyah Temanggung menggelar prosesi pelepasan siswa kelas 6 Angkatan 60 pada Selasa (9/6/2026). Mengusung tema kebaikan yang mendalam, acara ini menandai keberhasilan para siswa menuntaskan pendidikan dasar mereka.
Seluruh siswa yang lulus tampak menghadiri prosesi ini dengan didampingi oleh kedua orang tua mereka. Selain itu, jajaran tokoh penting dari PDM, PCM, PCA, hingga Majelis Dikdasmen Kabupaten Temanggung juga turut hadir memberikan restu langsung.
Lantunan ayat suci Al-Qur’an surah Al-Baqarah yang berkumandang syahdu dari sepasang siswa berprestasi membuka jalannya acara. Nuansa religius tersebut seketika menambah kekhusyukan momentum kelulusan siswa SD 2026 di ruang publik ini.
Hadapi Perubahan Kurikulum dan Ujian Nasional Pertama
Dalam pidato sambutannya, Kepala SD Muhammadiyah Temanggung, Triana Widiastuti, S.Pd., memberikan suntikan motivasi yang membakar semangat para lulusan. Beliau menegaskan bahwa seluruh siswa angkatan ke-60 ini merupakan generasi tangguh yang luar biasa hebat.
Hal tersebut terjadi karena mereka mengawali masa sekolah dari era pandemi Covid-19 yang memaksa sistem belajar dari rumah. Selanjutnya, anak-anak ini juga harus beradaptasi cepat menghadapi transisi dari Kurikulum 2013 menuju Kurikulum Merdeka.
“Kalian juga sukses menempuh ujian ANBK serta sistem ujian TKA untuk pertama kalinya,” tutur Triana penuh rasa bangga.
Meskipun menghadapi tumpukan regulasi baru yang datang tiba-tiba, para siswa terbukti mampu menjawab tantangan tersebut dengan torehan prestasi. Oleh karena itu, momen perpisahan hari ini bukanlah akhir dari segalanya melainkan awal dari petualangan baru.
Luncurkan Buku Karya Siswa dan Donasi Tim Media
Menariknya, acara pelepasan ini juga menjadi panggung pembuktian bagi gerakan literasi sekolah yang berjalan produktif. Para siswa angkatan ini sukses meluncurkan sebuah buku kolaboratif orisinal yang berjudul Jejak Kaki Kecil yang Bermimpi Besar.
Buku manis tersebut berisi kumpulan cerita pendek, puisi, celoteh lugu, serta gambar tangan hasil karya murni para murid kelas 6. Karya nyata ini membuktikan bahwa lulusan institusi Muhammadiyah tidak hanya unggul pada lembar angka akademik semata.
“Kami juga menyerahkan tanda cinta berupa dana operasional untuk mendukung Tim Media sekolah,” ujar Ibu Kristina Handayani selaku pengurus Ikwam.
Ikatan Wali Murid (Ikwam) Laskarmu menyerahkan bantuan dana tunai sebesar Rp 12.000.000 secara simbolis kepada pihak manajemen. Dukungan finansial ini bertujuan untuk menyokong digitalisasi serta penyebaran syiar informasi sekolah ke jaringan publik yang lebih luas.
Cetak Nilai Matematika Sempurna di Panggung Prestasi
Puncak kemeriahan acara memuncak saat pihak sekolah mengumumkan daftar penghargaan khusus untuk enam kategori siswa berprestasi. Pada momen inilah, nama siswa Arahari Syah Muhammad mendominasi panggung dengan menyabet peringkat pertama bidang akademik dan nilai tertinggi ujian Ismuba.
Kejutan besar berikutnya datang dari siswa berbakat bernama Aneogya Rakean Priopa yang sukses menduduki peringkat kedua akademik. Aneogya berhasil mencetak nilai ujian TKA sempurna dengan meraih angka 100 mutlak pada mata pelajaran Matematika.
Selain itu, sekolah juga memberikan apresiasi tinggi kepada Zhafran Khairy Prawira atas karya tugas akhir sistem urinaria terbaiknya. Sementara untuk kategori keluhuran sosial jatuh kepada Ahnaf Al Huda karena konsistensinya yang selalu menyapa siapapun dengan ramah.
Suasana semakin menyentuh kalbu saat seluruh siswa maju bersama menyanyikan lagu “Bunda” dengan iringan tiupan pianika yang kompak. Air mata bahagia dari para wali murid pun seketika tumpah ruah mewarnai kehangatan pasca-sesi foto bersama dalam berita Temanggung hari ini.
Kontributor: Ree
Editor: Ayma
The post Lampaui Zaman Covid! Lulusan SD Muhammadiyah Temanggung Raih Nilai 100 Sempurna pada Ujian TKA appeared first on Muhammadiyah Jateng.



