• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

    Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

    Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

    Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

    Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

    Muhammadiyah: Memperkuat Persaudaraan, Transparansi, dan Green Organization

    Makar dalam Perspektif Hukum :  Kejahatan Terhadap Negara

    Makar dalam Perspektif Hukum : Kejahatan Terhadap Negara

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

      Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

      Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

      Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

      Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

      Muhammadiyah: Memperkuat Persaudaraan, Transparansi, dan Green Organization

      Makar dalam Perspektif Hukum :  Kejahatan Terhadap Negara

      Makar dalam Perspektif Hukum : Kejahatan Terhadap Negara

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

          Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

          Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

          Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

          Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

          Muhammadiyah: Memperkuat Persaudaraan, Transparansi, dan Green Organization

          Makar dalam Perspektif Hukum :  Kejahatan Terhadap Negara

          Makar dalam Perspektif Hukum : Kejahatan Terhadap Negara

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

            Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

            Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

            Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

            Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

            Muhammadiyah: Memperkuat Persaudaraan, Transparansi, dan Green Organization

            Makar dalam Perspektif Hukum :  Kejahatan Terhadap Negara

            Makar dalam Perspektif Hukum : Kejahatan Terhadap Negara

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              20% Gen Z Indonesia Berstatus NEET, Pakar UMS Bagikan Solusi Jitu!

              by
              25/02/2025
              in BeritaMu
              0
              20% Gen Z Indonesia Berstatus NEET, Pakar UMS Bagikan Solusi Jitu!
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              PWMJATENG.COM, Surakarta – Fenomena Not in Education, Employment, or Training (NEET) di kalangan Generasi Z (Gen Z) semakin meningkat di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 20,31% Gen Z di Tanah Air berstatus NEET, yang berarti mereka tidak bersekolah, tidak bekerja, dan tidak mengikuti pelatihan keterampilan.

              Mayoritas kelompok NEET berusia 14-25 tahun dengan jumlah yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Ketimpangan akses pendidikan, ketidakpastian dunia kerja, serta kurangnya keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri menjadi faktor utama meningkatnya angka NEET.

              WartaTerkait

              ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

              Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

              Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

              Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

              Guru Besar Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sri Lestari, menilai Gen Z sebenarnya memiliki karakter kreatif dan berpikiran maju. Namun, mereka lebih menyukai pekerjaan fleksibel yang tidak terikat waktu.

              “Gen Z ingin bekerja secara bebas, dari mana saja, kapan saja, dan tetap mendapatkan penghasilan yang layak. Ini menjadi tantangan bagi pemerintah dalam menyediakan lapangan kerja yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya, Senin (24/2).

              Ia menekankan bahwa pemerintah tidak hanya perlu menciptakan lapangan kerja, tetapi juga meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar mereka mampu bersaing di pasar global. Dari sudut pandang psikologi, Gen Z yang masuk kategori NEET cenderung mengalami hambatan dalam fungsi eksekutif otak, yaitu kemampuan mengelola tujuan, merencanakan langkah-langkah, serta mengatasi tantangan emosional selama proses mencapai tujuan.

              “Fungsi eksekutif ini dapat dikembangkan melalui pola asuh yang baik sejak kecil. Keluarga berperan penting dalam membentuk kebiasaan positif, seperti mengajarkan kemandirian dan budaya membaca,” jelasnya.

              Ia juga menyoroti risiko sosial dan ekonomi bagi generasi muda yang terjebak dalam status NEET, seperti kesulitan mendapatkan pekerjaan, keterbatasan akses pendidikan, serta marginalisasi sosial.

              “Pasar kerja modern menuntut penguasaan teknologi informasi dan soft skills, sementara banyak NEET masih berjuang untuk sekadar bertahan hidup,” tambahnya.

              Menurutnya, salah satu solusi mengatasi masalah ini adalah membangun keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, and Communication).

              “Sekolah dan dunia kerja perlu lebih fokus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kerja sama, dan komunikasi agar generasi muda lebih siap menghadapi tantangan global,” pungkasnya.

              Sementara itu, Guru Besar Ilmu Manajemen UMS, M. Farid Wajdi, menyatakan fenomena ini sudah terlihat sejak beberapa dekade terakhir. Menurutnya, sistem pendidikan di Indonesia masih memanjakan siswa tanpa menanamkan mental dan keterampilan kerja yang cukup.

              “Anak didik menjadi kurang tangguh dan tidak siap menghadapi dunia kerja. Ditambah dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat, dunia pendidikan perlu beradaptasi agar tidak semakin tertinggal,” ujarnya yang juga menjabat sebagai Direktur Pascasarjana UMS.

              Farid menyoroti dampak ekonomi dari meningkatnya angka NEET, yang berpotensi menambah jumlah Sumber Beban Manusia (SBM) jika anak muda tidak memiliki keterampilan dan pengalaman kerja.

              Baca juga, Jadi Khatib di Belanda, Ketua PWM Jateng Tafsir Sampaikan Makna Puasa dan Keberkahan Ramadan

              “Human capital terbentuk dari pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman. Jika 20% anak muda Indonesia tidak memiliki ketiga aspek tersebut, daya saing SDM kita akan semakin lemah,” katanya.

              Ia mengungkapkan dua faktor utama yang menyebabkan peningkatan angka NEET. Pertama, sistem pendidikan yang belum membekali siswa dengan employability skills, yaitu kemampuan untuk bekerja atau berwirausaha. Kedua, dunia industri yang belum berkembang optimal, di mana banyak perusahaan besar memilih relokasi ke negara lain seperti Vietnam.

              Menurut Farid, ketidakpastian hukum dan kebijakan di Indonesia juga menjadi penghambat pertumbuhan industri. Ia mencontohkan sektor pertanian yang mengalami ketidakpastian harga panen, membuat masyarakat enggan berinvestasi di bidang tersebut.

              Untuk menekan angka NEET, ia menekankan pentingnya langkah konkret dari pemerintah. Salah satu solusinya adalah meningkatkan reskilling dan upskilling bagi lulusan sekolah dan perguruan tinggi.

              “Reskilling bertujuan memberikan keterampilan baru yang relevan dengan dunia kerja, sedangkan upskilling meningkatkan keterampilan yang sudah dimiliki agar lebih kompetitif,” jelasnya.

              Dalam sektor pendidikan, konsep project-based learning dapat diterapkan untuk meningkatkan keterampilan praktis mahasiswa. Namun, ia menegaskan bahwa dunia pendidikan harus terhubung dengan dunia industri agar lulusan memiliki pengalaman yang lebih aplikatif.

              “Pemerintah harus menjadi fasilitator dalam menciptakan keterkaitan antara dunia pendidikan dan industri. Dengan begitu, dunia usaha dan industri, terutama yang padat karya, bisa berkembang dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan,” ujarnya.

              Farid juga menyoroti peran UMS dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman dan jaringan kerja. Di UMS, mahasiswa tidak hanya mendapatkan gelar akademik, tetapi juga pengalaman dan koneksi yang bermanfaat untuk masa depan.

              “Dengan lebih dari 30.000 mahasiswa dari berbagai daerah, interaksi di kampus dapat menciptakan peluang bisnis dan social entrepreneurship,” paparnya.

              Ia mencontohkan bahwa social entrepreneurship dapat menjadi solusi bagi mahasiswa untuk mulai berwirausaha sejak dini.

              “Awalnya hanya bernilai sosial, tapi karena dibutuhkan banyak orang, akhirnya bisa berkembang menjadi bisnis,” pungkasnya.

              Kontributor : Yusuf
              Ass Editor : Ahmad; Editor : M Taufiq Ulinuha

              The post 20% Gen Z Indonesia Berstatus NEET, Pakar UMS Bagikan Solusi Jitu! appeared first on Muhammadiyah Jateng.

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Keren! Siswa SMP Ahmad Dahlan Sabet Juara Umum Pencak Silat O2SN Sukoharjo 2025

              Next Post

              Strategi Jitu Guru Besar UMS Kurangi Risiko Bencana di Indonesia!

              InfoLain

              BeritaMu

              ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

              06/11/2026
              BeritaMu

              Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

              06/11/2026
              BeritaMu

              Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

              06/11/2026
              Next Post

              Guru Besar UMS Ungkap Kunci Kepemimpinan Efektif dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

                06/11/2026

                Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

                06/11/2026

                Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

                06/11/2026
                Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

                Denyut Wisata Air Aceh Tengah Pascabencana: Harapan Baru di Danau Lut Tawar dan Arus Kala Waeh

                06/11/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (30,195)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,417)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                ITB Ahmad Dahlan, Pusat Pengembangan Sociotechnopreneurship

                06/11/2026

                Sudah Rajin Beribadah, Mengapa Akhlak Sosial Masih Perlu Dibenahi?

                06/11/2026

                Khutbah Jumat: Bahaya Rokok dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah

                06/11/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In