• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, April 30, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    PP Muhammadiyah Lantik Rektor dan Kukuhkan BPH UMSU Periode 2026–2030

    PP Muhammadiyah Lantik Rektor dan Kukuhkan BPH UMSU Periode 2026–2030

    UMSU Gandeng PT Adhi Karya: Perkuat Riset, dan Pendidikan

    Aisyiyah Ingatkan Bahaya Dunia Digital bagi Anak, Dorong Peran Orang Tua dan Regulasi

    Cahaya dari Sumatera Utara: Menyemai Kecerdasan, Menerangi Semesta

    Rakor LPCRPM Ungkap Capaian PWM Sumatera Utara, Peringkat 5 Nasional PCM dan 2 Nasional PRM pada Rapot SICARA 2026

    Kiat Abdul Mu’ti Turunkan Angka Anak Tidak Sekolah

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      PP Muhammadiyah Lantik Rektor dan Kukuhkan BPH UMSU Periode 2026–2030

      PP Muhammadiyah Lantik Rektor dan Kukuhkan BPH UMSU Periode 2026–2030

      UMSU Gandeng PT Adhi Karya: Perkuat Riset, dan Pendidikan

      Aisyiyah Ingatkan Bahaya Dunia Digital bagi Anak, Dorong Peran Orang Tua dan Regulasi

      Cahaya dari Sumatera Utara: Menyemai Kecerdasan, Menerangi Semesta

      Rakor LPCRPM Ungkap Capaian PWM Sumatera Utara, Peringkat 5 Nasional PCM dan 2 Nasional PRM pada Rapot SICARA 2026

      Kiat Abdul Mu’ti Turunkan Angka Anak Tidak Sekolah

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          PP Muhammadiyah Lantik Rektor dan Kukuhkan BPH UMSU Periode 2026–2030

          PP Muhammadiyah Lantik Rektor dan Kukuhkan BPH UMSU Periode 2026–2030

          UMSU Gandeng PT Adhi Karya: Perkuat Riset, dan Pendidikan

          Aisyiyah Ingatkan Bahaya Dunia Digital bagi Anak, Dorong Peran Orang Tua dan Regulasi

          Cahaya dari Sumatera Utara: Menyemai Kecerdasan, Menerangi Semesta

          Rakor LPCRPM Ungkap Capaian PWM Sumatera Utara, Peringkat 5 Nasional PCM dan 2 Nasional PRM pada Rapot SICARA 2026

          Kiat Abdul Mu’ti Turunkan Angka Anak Tidak Sekolah

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            PP Muhammadiyah Lantik Rektor dan Kukuhkan BPH UMSU Periode 2026–2030

            PP Muhammadiyah Lantik Rektor dan Kukuhkan BPH UMSU Periode 2026–2030

            UMSU Gandeng PT Adhi Karya: Perkuat Riset, dan Pendidikan

            Aisyiyah Ingatkan Bahaya Dunia Digital bagi Anak, Dorong Peran Orang Tua dan Regulasi

            Cahaya dari Sumatera Utara: Menyemai Kecerdasan, Menerangi Semesta

            Rakor LPCRPM Ungkap Capaian PWM Sumatera Utara, Peringkat 5 Nasional PCM dan 2 Nasional PRM pada Rapot SICARA 2026

            Kiat Abdul Mu’ti Turunkan Angka Anak Tidak Sekolah

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              No Result
              View All Result
              Home Hukum Islam

              5 PRINSIP AKHLAQ SOSIAL RASULULLAH ‘ALAIHISSALAM

              by
              04/11/2024
              in Hukum Islam
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Oleh: K.H. Fathurrahman Kamal, Lc., M.S.I. (Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah)

              Setiap manusia yang hidup, baik di masa lalu, masa kini, maupun di akhir zaman, telah dibekali oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan suatu sistem yang luar biasa. Allah mengaruniakan akal yang memungkinkan kita memikirkan banyak sekali tanda-tanda kekuasaan-Nya. Allah juga menganugerahkan jasad, yang dengannya kita mampu menciptakan berbagai fasilitas dan infrastruktur kehidupan. Kedua potensi ini dimiliki secara universal oleh umat manusia.

              WartaTerkait

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Namun, ada satu potensi yang istimewa, khususnya bagi orang-orang yang beriman, yaitu potensi hati (qalbu). Menurut pandangan Imam Al-Ghazali rahimahullah, qalbu adalah panglima yang mengendalikan pergerakan dan aktivitas seluruh anggota tubuh. Beliau juga menyatakan bahwa qalbu adalah instrumen nilai, semacam pemancar yang menyebarkan cahaya kebaikan ke dalam diri kita sehingga seluruh organ tubuh dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

              Oleh karena itu, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menegaskan bahwa qalbu adalah organ terpenting yang menjadi titik tolak kebaikan atau keburukan yang dilakukan manusia dalam kehidupannya.

              Ketika akal, jasad, dan qalbu manusia ini beraktivitas, Allah juga menyatakan dalam Al-Qur’an bahwa manusia hadir dalam keadaan hampa, tanpa mengetahui apa pun. Kemudian, Allah Subhanahu Wa Ta’ala menganugerahkan kepada kita pendengaran, penglihatan, dan hati sebagai alat untuk memahami. Ketiga organ ini membantu kita menjalani kehidupan dan menjadi dasar bagi umat manusia, yang pada awalnya dilahirkan tanpa pengetahuan apa pun.

              Dalam proses memperoleh ilmu, Allah memberikan kepada kita satu contoh nyata, satu prototype, yang menjadi etalase dan acuan dalam menjalankan apa yang diajarkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala di dalam Al-Qur’an yang tertulis maupun dalam ayat-ayat semesta yang terbentang.

              Karena itulah, Allah menyatakan dalam Al-Qur’an bahwa terdapat teladan yang hidup dalam diri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam: laqad kāna lakum fī rasūlillāhi uswatun ḥasanah — terdapat teladan yang nyata, bukan sekadar narasi atau wacana, tetapi contoh konkret yang dapat kita tiru dan aplikasikan dalam kehidupan nyata kita.

              Baginda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dinyatakan oleh Allah sebagai manusia dengan akhlak yang begitu agung, sebagaimana dipuji oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam firman-Nya, wa innaka la’ala khuluqin ‘azhim — “Sungguh, engkau (Muhammad) berada di atas akhlak yang agung.”

              Ketika kita ingin meneladani akhlak Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, kita harus selalu mendasarkannya pada keimanan. Di zaman modern ini, sering kali terjadi ketimpangan dalam memahami konsep akhlak. Guru-guru kita mengajarkan bahwa akhlak itu terikat erat dengan tiga aspek yang tidak boleh dipisahkan, yaitu Allah sebagai Pencipta, kita sebagai makhluk-Nya, dan nilai dasar (hulk) sebagai prinsip kebaikan yang harus dijalankan sesuai dengan nilai-nilai ilahiyah. Tiga dimensi ini saling terkait dan harus senantiasa bersatu.

              Manusia sebagai subjek yang menjalankan akhlak tidak boleh terpisah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Akhlak yang kita jalankan harus berasal dari ajaran-ajaran yang diturunkan oleh Allah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam selalu mengaitkan perilaku kebaikan dengan asas keimanan. Dalam sebuah hadits yang populer, beliau bersabda, “Al-Mukminūna Aḥsanuhum Akhlāqan” — “Mukmin yang paling sempurna keimanannya adalah yang terbaik akhlaknya.” Bahkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, “Lā yu’minu aḥadukum ḥattā yuḥibba li-akhi-hi mā yuḥibbu li-nafsihi” — “Tidak sempurna iman seorang dari kalian hingga ia mencintai bagi saudaranya apa yang ia cintai bagi dirinya sendiri.”

              Di sini terlihat bahwa akhlak dalam hubungan sosial kita sebagai umat manusia harus didasari oleh keimanan. Jika kita melakukan kebaikan tanpa landasan iman, maka itu adalah kebaikan manusiawi yang seringkali dibahas dalam perspektif sekular, seperti yang diusung oleh kaum humanis. Kebaikan dalam Islam, bagaimanapun, harus selalu berlandaskan pada iman kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dengan tujuan kebaikan bagi manusia dan semesta.

              Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengajarkan bahwa akhlak seorang muslim adalah sesuatu yang mendasar dan tidak boleh berubah oleh keadaan atau situasi apa pun. Kejujuran, keikhlasan, ketulusan dalam memberi, kedermawanan, dan sifat-sifat baik lainnya harus dijalankan secara konsisten, bukan hanya karena kondisi tertentu. Ada banyak orang yang berbuat baik dengan orientasi tertentu, seperti yang diingatkan dalam Al-Qur’an, “Wala tamnun tastaktsir” — “Jangan engkau memberi dengan harapan memperoleh lebih banyak sebagai balasannya.”

              Para ulama kita mengajarkan bahwa akhlak adalah aspek yang harus dipelajari dengan teliti dan penuh kesungguhan. Keteladanan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah keindahan luar biasa yang bisa kita ikuti. Namun, untuk dapat meraih keindahan itu, kita harus membersihkan segala hal yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur tersebut dari kepribadian kita. Itulah yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, sebagaimana dijelaskan oleh Allah dalam Al-Quran: “Dialah yang mengutus di tengah-tengah kaum yang buta huruf seorang Rasul dari kalangan mereka sendiri yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan hikmah, meskipun sebelumnya mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata.” (QS. Al-Jumu’ah: 2)

              Pada masa itu, masyarakat Arab berada di puncak kerusakan moral. Sejumlah ulama menyatakan bahwa kerusakan mereka hampir tidak tertandingi dalam sejarah manusia hingga saat itu. Namun, ketika mereka disentuh oleh ajaran Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, perubahan besar pun terjadi. Mengapa demikian? Karena mereka bersedia melakukan tazkiyah—pembersihan diri dari segala sesuatu yang bertentangan dengan ajaran Rasulullah. Mereka yang ingin bertauhid harus membersihkan diri dari kesyirikan, dan mereka yang ingin menjadi orang jujur harus berani meninggalkan sikap dusta.

              Dalam kehidupan sosial kita di masyarakat, khususnya di Indonesia, Al-Quran mengajarkan keseimbangan, sebagaimana firman Allah dalam Surat Ar-Rahman: “Dan langit telah ditinggikan-Nya, dan Dia ciptakan keseimbangan.” (QS. Ar-Rahman: 7). Al-Quran bukan hanya mengajarkan keseimbangan kosmos, namun juga keseimbangan dalam hubungan sosial manusia. Ketika alam semesta diperlakukan tanpa adab, seperti dieksploitasi atau dirusak, maka kerusakan pasti terjadi. Begitu pula dalam kehidupan sosial kita. Jika kita tidak menjalankan hubungan antar-manusia dengan proporsional, maka ketimpangan sosial dan akhlak akan muncul.

              Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memberi teladan yang luar biasa. Kita mengetahui bahwa Al-Quran dengan tegas mengecam mereka yang ingkar kepada Allah, sebagaimana dalam firman-Nya: “Sungguh, orang-orang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik (akan masuk) ke neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Bayyinah: 6). Namun, kecaman teologis ini disertai dengan penghormatan atas kebaikan yang ada pada Ahli Kitab, sebagaimana firman-Nya: “Dan Kami jadikan di antara mereka pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka bersabar dan meyakini ayat-ayat Kami.” (QS. As-Sajdah: 24). Al-Quran menunjukkan bahwa meskipun ada perbedaan, kita harus tetap bersikap adil.

              Selain itu, dalam bertutur kata, kita diperintahkan untuk berlaku adil. Firman Allah: “Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil meskipun terhadap kerabat.” (QS. Al-An’am: 152). Jangan sampai kebencian terhadap suatu kaum membuat kita berlaku tidak adil terhadap mereka. Kita harus tetap menjunjung keadilan, meskipun terhadap orang yang tidak sejalan dengan kita.

              Dalam interaksi sosial, ada lima prinsip utama yang harus kita pegang:

              Karamatul Insan (Kemuliaan manusia) secara universal. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman: “Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak-anak Adam.” (QS. Al-Isra’: 70).

              Al-Qadar al-Kauni (Perbedaan alamiah) bahwa perbedaan di antara kita adalah kodrat, seperti perbedaan siang dan malam. Allah berfirman: “Jika Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat saja.” (QS. Al-Maidah: 48).

              La Ikraha Fid-Din (Tidak ada paksaan dalam agama), sebagaimana yang disampaikan dalam firman Allah: “Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam).” (QS. Al-Baqarah: 256). Imam Ibnu Katsir menyatakan bahwa kebenaran Islam jelas, sehingga tidak perlu dipaksakan.

              Metode Dakwah yang Bijaksana, Allah berfirman: “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasihat yang baik.” (QS. An-Nahl: 125).

              Bersikap Adil secara Universal kepada siapa pun tanpa memandang agama atau latar belakangnya.

              Inilah yang diajarkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada kita. Semoga kita bisa meneladani beliau dalam kehidupan kita sehari-hari. Demikian yang dapat saya sampaikan dalam tausiyah singkat kali ini. Semoga Allah memberkahi hidup kita dan menerima amal ibadah kita,

              The post 5 PRINSIP AKHLAQ SOSIAL RASULULLAH ‘ALAIHISSALAM appeared first on Majelis Tabligh – Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Inter vs Venezia

              Next Post

              Kewajiban Membaca aL-Fatihah & Kaitannya dengan Masbuq

              InfoLain

              Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              26/04/2026
              Hukum Islam

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              19/04/2026
              Hukum Islam

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              19/04/2026
              Next Post

              Kewajiban Membaca aL-Fatihah & Kaitannya dengan Masbuq

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                PP Muhammadiyah Lantik Rektor dan Kukuhkan BPH UMSU Periode 2026–2030

                PP Muhammadiyah Lantik Rektor dan Kukuhkan BPH UMSU Periode 2026–2030

                29/04/2026

                UMSU Gandeng PT Adhi Karya: Perkuat Riset, dan Pendidikan

                29/04/2026

                Aisyiyah Ingatkan Bahaya Dunia Digital bagi Anak, Dorong Peran Orang Tua dan Regulasi

                29/04/2026

                Cahaya dari Sumatera Utara: Menyemai Kecerdasan, Menerangi Semesta

                29/04/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (27,928)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,584)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                PP Muhammadiyah Lantik Rektor dan Kukuhkan BPH UMSU Periode 2026–2030

                PP Muhammadiyah Lantik Rektor dan Kukuhkan BPH UMSU Periode 2026–2030

                29/04/2026

                UMSU Gandeng PT Adhi Karya: Perkuat Riset, dan Pendidikan

                29/04/2026

                Aisyiyah Ingatkan Bahaya Dunia Digital bagi Anak, Dorong Peran Orang Tua dan Regulasi

                29/04/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In