• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, Juli 13, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

    Bukan Cuma Gaji, Begini Cara Menghitung Zakat Mal Kontemporer untuk Hadiah dan Profesi Modern

    Ikhwanushoffa Ingatkan Guru Gen Z: Muhammadiyah Cetak Generasi Amalan, Bukan Hafalan!

    Wujud Nyata Kepedulian, Muhammadiyah Pemalang Tuntaskan Bedah Rumah Korban Bencana

    Belajar Sukses dari PCM Wonosari, PDM Wonosobo Siap Replikasi 6 Pilar Keunggulan

    Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah Roni Tabroni Luncurkan Buku Jurnalisme untuk Kemanusiaan

    Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah Roni Tabroni Luncurkan Buku Jurnalisme untuk Kemanusiaan

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

      Bukan Cuma Gaji, Begini Cara Menghitung Zakat Mal Kontemporer untuk Hadiah dan Profesi Modern

      Ikhwanushoffa Ingatkan Guru Gen Z: Muhammadiyah Cetak Generasi Amalan, Bukan Hafalan!

      Wujud Nyata Kepedulian, Muhammadiyah Pemalang Tuntaskan Bedah Rumah Korban Bencana

      Belajar Sukses dari PCM Wonosari, PDM Wonosobo Siap Replikasi 6 Pilar Keunggulan

      Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah Roni Tabroni Luncurkan Buku Jurnalisme untuk Kemanusiaan

      Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah Roni Tabroni Luncurkan Buku Jurnalisme untuk Kemanusiaan

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Пин Ап казино – Официальный сайт Pin up играть онлайн | Зеркало и вход

        BassBet Vélemények – a mobil és asztali online kaszinó használatának összehasonlítása

        Mostbet AZ – bukmeker ve kazino Mostbet – Giriş rəsmi sayt

        Mostbet AZ – bukmeker ve kazino Mostbet – Giriş rəsmi sayt

        Pin Up Casino – Azərbaycanda onlayn kazino Pin-Up

        Lemon Casino – Online Casino Recenzje

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

          Bukan Cuma Gaji, Begini Cara Menghitung Zakat Mal Kontemporer untuk Hadiah dan Profesi Modern

          Ikhwanushoffa Ingatkan Guru Gen Z: Muhammadiyah Cetak Generasi Amalan, Bukan Hafalan!

          Wujud Nyata Kepedulian, Muhammadiyah Pemalang Tuntaskan Bedah Rumah Korban Bencana

          Belajar Sukses dari PCM Wonosari, PDM Wonosobo Siap Replikasi 6 Pilar Keunggulan

          Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah Roni Tabroni Luncurkan Buku Jurnalisme untuk Kemanusiaan

          Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah Roni Tabroni Luncurkan Buku Jurnalisme untuk Kemanusiaan

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

            Bukan Cuma Gaji, Begini Cara Menghitung Zakat Mal Kontemporer untuk Hadiah dan Profesi Modern

            Ikhwanushoffa Ingatkan Guru Gen Z: Muhammadiyah Cetak Generasi Amalan, Bukan Hafalan!

            Wujud Nyata Kepedulian, Muhammadiyah Pemalang Tuntaskan Bedah Rumah Korban Bencana

            Belajar Sukses dari PCM Wonosari, PDM Wonosobo Siap Replikasi 6 Pilar Keunggulan

            Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah Roni Tabroni Luncurkan Buku Jurnalisme untuk Kemanusiaan

            Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah Roni Tabroni Luncurkan Buku Jurnalisme untuk Kemanusiaan

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Пин Ап казино – Официальный сайт Pin up играть онлайн | Зеркало и вход

              BassBet Vélemények – a mobil és asztali online kaszinó használatának összehasonlítása

              Mostbet AZ – bukmeker ve kazino Mostbet – Giriş rəsmi sayt

              Mostbet AZ – bukmeker ve kazino Mostbet – Giriş rəsmi sayt

              Pin Up Casino – Azərbaycanda onlayn kazino Pin-Up

              Lemon Casino – Online Casino Recenzje

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Pak AR Fahruddin, Jenderal Sigit, dan Pendidikan Anti Korupsi

              by
              13/07/2023
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Pak AR Fahruddin, Jenderal Sigit, dan Pendidikan Anti Korupsi

              WartaTerkait

              Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

              Bukan Cuma Gaji, Begini Cara Menghitung Zakat Mal Kontemporer untuk Hadiah dan Profesi Modern

              Ikhwanushoffa Ingatkan Guru Gen Z: Muhammadiyah Cetak Generasi Amalan, Bukan Hafalan!

              Wujud Nyata Kepedulian, Muhammadiyah Pemalang Tuntaskan Bedah Rumah Korban Bencana

              Oleh: Aminnu Annafiyah

              Kyai AR Fahruddin atau Pak AR, adalah seorang ulama terkenal di Indonesia, yang dikenang masyarakat karena kearifannya dalam memahami dan mendakwahkan risalah Islam. Puluhan tahun Pak AR mengemban Amanah sebagai ketua PP Muhammadiyah.

              Suatu hari, Pak AR menempuh ujian untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).Pak AR adalah Ketua Muhammadiyah, sebuah ormas Islam yang senantiasa taat azas dalam menjalankan gerakannya. Maka Pak AR sepanjang hayatnya sangat menghormati hukum dan aturan negara, termasuk hukum berkendara di jalan raya.

              Sebagai sosok ulama dan panutan masyarakat, Pak AR menyadari bahwa menjalani proses ujian untuk memperoleh SIM adalah akhlaq warga negara yang bertanggung jawab dan wajib dilakukan. Pak AR-pun berkunjung ke kantor layanan SIM pada hari yang telah ditentukan. Beliau mengikuti semua prosedur yang diperlukan, termasuk pemeriksaan kesehatan, tes teori, dan ujian praktik.

              Masyarakat yang melihat merasa heran melihat Kyai-nya mengikuti ujian SIM. Khalayak ramai tentu “mbatin” ngapain Kyai-nya mengikuti ujian SIM, toh apabila Pak AR mau sangatlah mudah memiliki SIM tanpa perlu menempuh ujian. Jangankan Kasatlantas dan Kapolres, bahkan Kapolri-nya sekalipun pasti sangat hormat pada Kyai yang akrab dengan Presiden Soeharto ini.

              Namun Pak AR memiliki prinsip bahwa seorang kyai juga harus menjadi teladan dalam menghormati hukum dan aturan yang berlaku di masyarakat. Setelah menjalani semua tahapan ujian, Pak AR berhasil lulus dan memiliki SIM secara syah.

              Menuntun Sepeda Motor

              Kisah Pak AR mengikuti ujian SIM ini sangat populer, dan patut kita syukuri telah menginsprasi kita tentang akhlaq seorang tokoh besar yang sadar dengan kewajiban untuk patuh pada aturan hukum yang berlaku di masyarakat. Beliau telah menunjukkan bahwa mengikuti ujian untuk memperoleh SIM adalah tindakan yang penting dalam menghargai keselamatan di jalan raya.

              Kisah populer ini juga diwarnai kejenakaan pak AR. Saat ujian praktik tengah berlangsung, Pak AR mengikuti route yang telah ditentukan oleh pengujinya. Rupanya peserta ujian SIM wajib melewati jalanan sempit, berkelok, dan licin, yang sulit dilalui. Barangkali ini untuk menilai ketangguhan peserta ujian SIM dalam berkendara.

              Sebelum melintas rupanya Pak AR menghentikan sepeda motornya, mematikan mesin, lalu dituntun perlahan untuk melewatinya. Seorang polisi yang menjadi pengawas ujian lalu menegur Pak AR, dan bertanya kok sepeda motornya malah dituntun, wong ini tes ketangguhan berkendara.

              Pertanyaan Pak Polisi dengan tenang dijawab oleh Pak AR bahwa dirinya selalu turun dan menuntun sepeda motor saat melintasi jalanan sempit, berkelok, dan licin. Pak Polisi-pun tersenyum dan menyilakan Pak AR melanjutkan perjalanannya.

              Bagi Pak Polisi jawaban Pak AR masuk akal, wong orang berkendara itu ingin selamat, jadi wajar dan sama sekali tidak salah jika pengendara menuntun sepeda motornya di jalanan yang sulit dilalui. Sikap Pak AR ini dinilai oleh Pak Polisi sebagai akhlaq pengendara yang tangguh, tidak ngawur, dan menghargai keselamatan. Maka Pak AR berhasil lulus ujian SIM dengan baik, jujur, berintegritas tanpa kolusi.

              Kapolri Sigit Menggugat Ujian SIM

              Belum lama ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh anggotanya untuk memperbaiki sistem birokrasi pelayanan masyarakat. Pernyataan ini disampaikannya dalam wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian 21 Juni 2023.

              Menurut Kapolri, pembenahannya termasuk dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Ujian praktek SIM C dinilai oleh Jenderal Sigit sering menjadi perbincangan masyarakat. Tahapan ujian ini dianggap momok karena sulit ditembus.

              Dalam ujian praktik, peserta antara lain diminta untuk uji pengereman/keseimbangan, uji slalom/zig-zag, uji membentuk angka delapan, uji reaksi menghindar, dan uji berbalik arah membentuk huruf U. Menurut Kapolri, peserta biasanya gagal di uji melalui lintasan zig-zag dan membentuk angka delapan.

              Kapolri Sigit kemudian memerintahkan Kakorlantas meninjau ulang tes lintasan angka 8 dan zig-zag ini. Jenderal Sigit menilai yang terpenting dalam pelaksanaan ujian SIM adalah menumbuhkan kesadaran pengendara untuk menghargai keselamatan pengguna jalan.

              Ujian praktik SIM menurut Kapolri adalah untuk menilai keterampilan dalam mengendarai kendaraan, sehingga tidak perlu melintasi jalur yang tidak masuk akal yang hanya cocok untuk pemain sirkus. Selain itu, Kapolri tidak ingin ujian praktik SIM oleh masyarakat dinilai hanya untuk mempersulit. Celakanya jika ujung-ujungnya di bawah meja, yang tidak tes malah lulus.

              Stop Mengajari Anak SMA Korupsi Gratifikasi Kolusi

              Bila ujian praktik SIM bertujuan untuk mengukur pemahaman pemohon SIM dalam etika dan peraturan berlalu lintas, mengukur ketrampilan berkendara yang baik, serta mendorong masyarakat menghargai keselamatan di jalan, tentu saja alat ukur berupa lintasan zig-zag dan angka 8 ini tidak valid. Hal ini disadari sepenuhnya oleh Kapolri Sigit yang hendak mengevaluasinya.

              Jenderal Sigit juga melihat peluang penyimpangan berupa praktik gratifikasi, main sogok, dan kolusi karena masyarakat sulit memperoleh SIM gara-gara metode ujian praktiknya tidak masuk akal. Langkah Jenderal Sigit ini patut diapresiasi, mengingat sudah sekian kali ganti Kapolri baru Jenderal Sigit yang berinisiatif mereformasi ujian SIM.

              Kita menjadi saksi bahwa ujian praktik SIM yang tidak masuk akal ini telah puluhan tahun diterapkan di Indonesia. Hasilnya sama sekali tidak menumbuhkan kesadaran menghargai keselamatan berlalu lintas. Fakta yang terjadi justru membudayakan praktik koruptif, gratifikasi, dan kolusi.

              Mayoritas rakyat Indonesia tentu saja bersikap pragmatis, yang penting bisa memiliki SIM sehingga ketika gagal lulus ujian praktik rela hati merogoh koceknya. Jangankan masyarakat awam, bahkan para wakil rakyat selama puluhan tahun adem ayem saja dengan masalah ini.

              Ironisnya, selama puluhan tahun penerapan lintasan zig-zag dan angka 8 ini telah mengajarkan perilaku korupsi, gratifikasi, dan kolusi sebagai hal yang lumrah kepada para pelajar SMA yang pertama kali dalam hidupnya memanfaatkan KTP barunya untuk mencari SIM. Jadi para remaja Indonesia itu di benaknya langsung tertanam budaya nyogok gara-gara mencari SIM. Maka wajar KPK itu kerjaannya tidak pernah habis.

              Rakyat Indonesia tentu berharap Kakorlantas segera merealisasikan perintah Kapolrinya untuk memperbaiki cara ujian praktik SIM. Selain untuk meningkatkan citra layanan Polri di mata public, yang lebih penting adalah untuk mengakhiri internalisasi budaya koruptif, gratifikasi, dan kolusi dari benak tunas-tunas pelajar kita yang untuk pertama kalinya berurusan dengan layanan SIM.

              Akhirnya, ada baiknya seluruh rakyat Indonesia ketika ujian praktik SIM mengikuti sikap Pak AR Fahruddin yang menuntun sepeda motornya saat melalui jalur zig-zag dan lintasan angka 8. Apa yang dilakukan Pak AR itu sangat masuk akal karena berkendara pasti ingin selamat sampai tujuan. Insya Alloh jika langkah itu dilakukan secara berjamaah, akan mendorong Jenderal Sigit mengawal instruksinya agar direalisasikan oleh jajaran Korlantas POLRI.

              Aminnu Annafiyah, Guru SMA Negeri 2 Bantul Yogyakarta

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              VNL

              Next Post

              Mahasiswa Geografi UMP Juara Microteaching Nasional

              InfoLain

              BeritaMu

              Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

              13/07/2026
              BeritaMu

              Bukan Cuma Gaji, Begini Cara Menghitung Zakat Mal Kontemporer untuk Hadiah dan Profesi Modern

              13/07/2026
              BeritaMu

              Ikhwanushoffa Ingatkan Guru Gen Z: Muhammadiyah Cetak Generasi Amalan, Bukan Hafalan!

              13/07/2026
              Next Post

              Mahasiswa Geografi UMP Juara Microteaching Nasional

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

                13/07/2026

                Ikhwanushoffa Ingatkan Guru Gen Z: Muhammadiyah Cetak Generasi Amalan, Bukan Hafalan!

                13/07/2026

                Bukan Cuma Gaji, Begini Cara Menghitung Zakat Mal Kontemporer untuk Hadiah dan Profesi Modern

                13/07/2026

                Belajar Sukses dari PCM Wonosari, PDM Wonosobo Siap Replikasi 6 Pilar Keunggulan

                13/07/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,704)
                • Hukum Islam (1,465)
                • Kabar PTMA (3,925)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Lazismu Jawa Tengah Audit Keuangan 2026, Jaga Kepercayaan Publik Lewat Transparansi

                13/07/2026

                Ikhwanushoffa Ingatkan Guru Gen Z: Muhammadiyah Cetak Generasi Amalan, Bukan Hafalan!

                13/07/2026

                Bukan Cuma Gaji, Begini Cara Menghitung Zakat Mal Kontemporer untuk Hadiah dan Profesi Modern

                13/07/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In