YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Hidup ini memang misterius. Tidak ada yang tahu esok hari akan terjadi apa. Manusia hanya bisa berusaha dan bergumul sesuai kehendak Ilahi. Ada duka dan senang. Semua menjadi satu kesatuan dalam tudung kehidupan.
Seperti yang dirasakan oleh Siswi SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Adalah Ain Pranidhana yang kini kelas 8E. Tampil memukau memainkan biola dalam kegiatan Soft Opening SM Tower and Convention, Sabtu (24/6). Kegiatan tersebut dilaksanakan bertempat di Lantai 3 ballroom ruang SMTORIUM.
Siswi ini memang unik dan langka. Di sisi teman-teman sebaya berlalu lalang memainkan sosial media atau, siswi ini justru memusatkan hidupnya dengan berinteraksi memainkan alat musik berupa biola. Menurutnya, kegemaran dari memainkan biola muncul ketika duduk dibangku TK.
“Saya suka memainkan biola pada awalnya sejak kecil saya memang sudah suka dengan musik. Ketertarikan saya pada biola ini karena jarang dimainkan oleh orang banyak. Sampai sekarang masih enyoj aja memainkan biola,” ujarnya.
Ain menuturkan dirinya merasakan kepiawaian memainkan biola setelah melakukan usaha berkelanjutan. Sejak SD sampai sekarang, dirinya berusaha untuk melincahkan kedua tangannya agar bisa memainkan biola. Di situlah kemudian mengantarkan dirinya meraih bibit-bibit prestasi yang luar biasa.
“Dari ketertarikan itu, saya merutinkan berlatih memainkan biola. Alhamdulillah orang tua mendukung penuh. Dan sampai sekarang saya tidak pernah berhenti berlatih,” katanya.
Adapun prestasi yang diraih antara lain Juara 3 Semarang Violin competition, Juara 1 Perfectone National semarang, Juara 2 Perfectone National Yogyakarta, Juara 2 got tallet SD muh Sapen 2020, Juara 2 fortasi got tallent, Juara 1 Cover lagu Muhacom, dan masih banyak lagi.
Dari prestasinya dan kepiawaiannya memainkan biola itulah, menarik atensi Wakil Ketua 1 Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr (HC) Adi Hidayat, Lc., MA. Dirinya diberikan beasiswa pendidikan sampai perguruan
“Sebagai bentuk respons saya dengan amanah Prof Haedar Nashir, saya secara khusus memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada ananda Ain Pranidhana dengan memberikan beasiswa pendidikan. Seluruh biaya pendidikan saya tanggung sampai lulus SMA,” kata Adi Hidayat.
Mendapatkan beasiswa tersebut, Ain terperanjat bukan kepalang. Karena dirinya tidak menyangka bisa memperoleh beasiswa ini. “Saya kaget dan syok karena tidak menyangka bahwa di hari ini dapat mendapatkan beasiswa pendidikan dari Ustaz Adi Hidayat. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada beliau,” pungkasnya. (Cris)






