• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Selasa, Juni 2, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Usung Misi Perdamaian, Milad ‘Aisyiyah ke-109 Klaten Gerakkan Dakwah Kemanusiaan Lewat Fun Walk

    Manjakan Lidah Warga, Gebyar Idul Adha PRM Wonosari Gelar Pesta Kuliner Pekalongan Gratis Sepuasnya

    Menikah Sesuai Agama atau Sekadar Gengsi? Kajian Ahad Pagi di Gombong Bongkar Fenomena Resepsi Mewah yang Bikin Celaka

    Tak Cuma Riding, Komunitas BikersMu Muria Raya Gelar Touring Dakwah dan Santuni Anak Yatim

    Sulap Ampas Kopi Jadi Briket Bernilai Ekonomi, Siswi SMA Muhammadiyah 2 Mayong Sabet Juara di Jepara

    Lazismu Langkat Salurkan 10 Hewan Qurban, Hadirkan Kebahagiaan Idul Adha di Ranting Sei Meran dan Ranting Sei Litur

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Usung Misi Perdamaian, Milad ‘Aisyiyah ke-109 Klaten Gerakkan Dakwah Kemanusiaan Lewat Fun Walk

      Manjakan Lidah Warga, Gebyar Idul Adha PRM Wonosari Gelar Pesta Kuliner Pekalongan Gratis Sepuasnya

      Menikah Sesuai Agama atau Sekadar Gengsi? Kajian Ahad Pagi di Gombong Bongkar Fenomena Resepsi Mewah yang Bikin Celaka

      Tak Cuma Riding, Komunitas BikersMu Muria Raya Gelar Touring Dakwah dan Santuni Anak Yatim

      Sulap Ampas Kopi Jadi Briket Bernilai Ekonomi, Siswi SMA Muhammadiyah 2 Mayong Sabet Juara di Jepara

      Lazismu Langkat Salurkan 10 Hewan Qurban, Hadirkan Kebahagiaan Idul Adha di Ranting Sei Meran dan Ranting Sei Litur

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Usung Misi Perdamaian, Milad ‘Aisyiyah ke-109 Klaten Gerakkan Dakwah Kemanusiaan Lewat Fun Walk

          Manjakan Lidah Warga, Gebyar Idul Adha PRM Wonosari Gelar Pesta Kuliner Pekalongan Gratis Sepuasnya

          Menikah Sesuai Agama atau Sekadar Gengsi? Kajian Ahad Pagi di Gombong Bongkar Fenomena Resepsi Mewah yang Bikin Celaka

          Tak Cuma Riding, Komunitas BikersMu Muria Raya Gelar Touring Dakwah dan Santuni Anak Yatim

          Sulap Ampas Kopi Jadi Briket Bernilai Ekonomi, Siswi SMA Muhammadiyah 2 Mayong Sabet Juara di Jepara

          Lazismu Langkat Salurkan 10 Hewan Qurban, Hadirkan Kebahagiaan Idul Adha di Ranting Sei Meran dan Ranting Sei Litur

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Usung Misi Perdamaian, Milad ‘Aisyiyah ke-109 Klaten Gerakkan Dakwah Kemanusiaan Lewat Fun Walk

            Manjakan Lidah Warga, Gebyar Idul Adha PRM Wonosari Gelar Pesta Kuliner Pekalongan Gratis Sepuasnya

            Menikah Sesuai Agama atau Sekadar Gengsi? Kajian Ahad Pagi di Gombong Bongkar Fenomena Resepsi Mewah yang Bikin Celaka

            Tak Cuma Riding, Komunitas BikersMu Muria Raya Gelar Touring Dakwah dan Santuni Anak Yatim

            Sulap Ampas Kopi Jadi Briket Bernilai Ekonomi, Siswi SMA Muhammadiyah 2 Mayong Sabet Juara di Jepara

            Lazismu Langkat Salurkan 10 Hewan Qurban, Hadirkan Kebahagiaan Idul Adha di Ranting Sei Meran dan Ranting Sei Litur

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Lawatan Ibnu Battuta Ke Sumatera Pada Abad Ke-14 M

              by
              09/05/2023
              in BeritaMu
              0
              Lawatan Ibnu Battuta Ke Sumatera Pada Abad Ke-14 M
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Lawatan Ibnu Battuta ke Sumatera pada Abad Ke-14 M

              WartaTerkait

              Usung Misi Perdamaian, Milad ‘Aisyiyah ke-109 Klaten Gerakkan Dakwah Kemanusiaan Lewat Fun Walk

              Manjakan Lidah Warga, Gebyar Idul Adha PRM Wonosari Gelar Pesta Kuliner Pekalongan Gratis Sepuasnya

              Menikah Sesuai Agama atau Sekadar Gengsi? Kajian Ahad Pagi di Gombong Bongkar Fenomena Resepsi Mewah yang Bikin Celaka

              Tak Cuma Riding, Komunitas BikersMu Muria Raya Gelar Touring Dakwah dan Santuni Anak Yatim

              Oleh: Azhar Rasyid

              Ibnu Battuta dikenal sebagai salah seorang petualang terbesar sepanjang masa. Lahir di Tangier, Maroko, pada 24 Februari 1304, dan terpelajar dalam bidang yurisprudensi Islam, sepanjang hidupnya ia mengelilingi berbagai belahan dunia yang jauh dari tanah kelahirannya. Tempat-tempat yang didatanginya antara lain adalah Mesir, Jazirah Arabia, Suriah, Irak, Iran, Turki, Afghanistan, India, Srilanka, Bangladesh, Sumatera, Semenanjung Malaya, dan Cina.

              Bila dihitung dalam kilometer, jarak yang ditempuhnya untuk mengelilingi dunia mencapai angka 120.000 km. Mempertimbangkan masih sederhananya sarana transportasi yang tersedia dan rintangan yang dihadapi, ini adalah angka yang sangat besar bila. Sebagai perbandingan, petualang Italia ternama yang hidup sezaman dengan Ibnu Battuta, Marco Polo (1254-1324), selama 24 tahun masa petualangannya menempuh jarak 24.000 km. Sekitar seperlima dari jarak total yang ditempuh Ibnu Battuta.

              Petualangan Ibnu Battuta mehjasilakna banyak karya, yang paling ternama adalah Tuḥfat an-Nuẓẓār fī Gharāʾib al-Amṣār wa ʿAjāʾib al-Asfār, yang lebih dikenal sebagai Rihlah atau buku perjalanan Ibnu Battuta. Para sejarawan menekankan bahwa buku ini bukanlah sekedar catatan tentang nama tempat di berbagai belahan dunia, melainkan juga berisi narasi yang mengisahkan keragaman budaya masyarakat dunia, khususnya di dunia Islam. Mempelajari buku ini membuat orang memahami tentang keadaan sosial, budaya, politik dan keagamaan di banyak tempat di tiga benua (Afrika, Asia dan Eropa).

              Ibnu Battuta menceritakan kisah perjalanannya pada seorang juru tulis, Ibn Juzayy. Ia mendiktekan ingatannya tentang apa yang dialaminya selama perjalanan, ditambah dengan berbagai catatan pribadi yang ia buat. Ibn Juzayy menyusunnya dalam bentuk narasi yang lebih indah namun mudah dipahami.

              Walaupun ada sejumlah pertanyaan tentang akurasi isi buku ini, karya ini menjadi suatu sumber sejarah berharga tentang dunia pada abad pertengahan Islam, termasuk mengenai perkembangan agama Islam, praktik beragama, keadaan masyarakat, jalannya pemerintahan serta keberadaan sekolah dan masjid serta situs-situs bersejarah di berbagai tempat di dunia Islam.

              Ibnu Battuta ke Sumatera

              Salah satu wilayah yang didatangi oleh Ibnu Battuta dalam lawatan panjangnya itu adalah Pulau Sumatera. Ibnu Battuta singgah di Kerajaan Samudera Pasai di ujung utara Sumatera, pada tahun 1345 dan 1346 kala ia dalam perjalanan menuju ke dan kembali dari Cina. Ibnu Battuta mencatat bahwa pada saat ia datang ke sana penguasa Samudera Pasai menganut mazhab Syafii, dan menurut sejarawan M.C. Ricklefs dalam bukunya, A History of Modern Indonesia since c. 1200, ini memperlihatkan bahwa mazhab Syafii sudah eksis di Indonesia sejak periode yang sangat awal.

              Ia menyebut Pulau Sumatera sebagai Pulau Jawa, suatu penyebutan yang lazim di zamannya mengingat kala itu istilah Jawa mengacu pada seluruh Kepulauan Nusantara dan tidak hanya terbatas pada Pulau Jawa seperti yang dipahami pada masa sekarang. Komentar pertama Ibnu Battuta tentang Sumatera mencerminkan kekagumannya pada keindahan alam wilayah ini. Menurutnya, alam Sumatera hijau dan subur, dan ia menyebutkan berbagai jenis tanaman yang banyak ditemukan di pulau itu, seperti kelapa, pinang, cengkeh, mangga, jambu, dan jeruk.

              Selama 15 hari berada di Pasai, Ibnu Battuta menaruh perhatian pada kebiasaan hidup masyarakat di Pasai. Yang menarik perhatiannya adalah bagaimana ia sebagai seorang tamu dari jauh disambut dan dijamu. Saat rombongannya berlabuh di pantai, penduduk setempat membawakan berbagai jenis buah-buahan sebagai hadiah yang mesti direspon para tamu sesuai dengan nilainya.

              Kedatangannya diberitahukan kepada sultan Pasai, dan ia beserta rombongan mendapat izin untuk turun ke darat. Dengan kuda rombongannya menempuh perjalanan menuju pusat kota. Terdapat dinding kayu di kota itu. Menara-menara kayu juga tampak di berbagai posisi. Masjid dan lapangan terbuka (alun-alun) juga ada, dan terletak di pusat kota. Ibnu Battuta memuji kotanya sultan itu, yang ia nilai luas dan indah.

              Kapal Cheng Ho Wisata Golden City Batam

              Ibnu Battuta mengamati kehidupan keagamaan orang yang disebutnya sebagai ‘sultan Jawa’ itu. Ia menuliskan nama Islam sang sutan, Sultan al-Malik az-Zahir. Sultan yang dimaksudnya adalah Sultan Mahmud Malik az-Zahir, yang berkuasa di Samudera Pasai sekitar tahun 1346-1383. Ibnu Battuta terkesan dengan sang sultan, yang disebutnya sebagai sosok yang sangat dihormati, terbuka dan rendah hati.

              Mazhab Syafii dianut oleh sang sultan dan rakyatnya. Sejumlah ahli agama menjadi tempat bertanya sultan tentang soal-soal keagamaan. Di antara mereka ada Qadi Sharif Amir Sayyid dari Suriah dan Taj al-Din dari Isfahan. Sang Sultan pergi menuju ke masjid dengan berjalan kaki untuk menunaikan shalat Jumat.

              Ibnu Battuta sendiri tak hanya mengamati bagaimana shalat Jumat diselenggarakan, namun ia juga menjadi jamaah Jumat di sana. Ibnu Battuta mencatat bahwa dalam berbagai kesempatan lain, sang sultan dan rakyatnya berperang dengan kaum kafir. Kaum kafir yang kalah kemudian menyerahkan jizyah kepada sang sultan.

              Ibnu Battuta menceritakan dengan rinci pengalamannya ketika pertama kali menginjakkan kaki di istana Sultan al-Malik az-Zahir. Ketika memasuki ruang pertemuan istana, ia ditemui oleh utusan sultan, yang kemudian menyalaminya. Untuk memberi tahu sultan bahwa tamunya sudah tiba di istana, sang utusan membuat sebuah catatan di kertas yang kemudian dibawa oleh pelayan kepada sang sultan.

              Sambil menunggu jawaban dari sultan (yang menurut kebiasaan akan ditulis di bagian belakang kertas itu), beberapa pakaian yang terbuat dari berbagai bahan seperti sutra, katun dan linen dibawakan kepada para tamu itu. Setelah berganti pakaian sesuai dengan gaya lokal, makanan pun disajikan. Para tamu dibawa ke taman dan di sana beberapa pelayan ditunjuk untuk membantu kebutuhan mereka selama di istana.

              Ibnu Battuta baru bisa bertemu dengan Sultan al-Malik az-Zahir pada hari keempat masa lawatannya di Sumatera. Amir kerajaan menyampaikan kepada Ibnu Battuta yang penasaran ingin bertemu dan memberi salam penghormatan kepada sang sultan bahwa di Pasai ada tradisi di mana tamu mesti menunggu dulu selama tiga malam sebelum bisa bertemu sang sultan. Ini dilakukan agar tamu tersebut bisa memiliki waktu istirahat yang cukup setelah melakukan suatu perjalanan yang panjang.

              Selama menginap di sana rombongannya diberi berbagai jenis makanan dan buah-buahan. Pada hari keempat, akhirnya Ibnu Battuta bertemu dengan Sultan al-Malik az-Zahir. Hari keempat itu jatuh pada hari Jumat, dan Ibnu Battuta dijadwalkan akan bertemu sang sultan setelah shalat Jumat. Seusai shalat, pertemuan yang dinantikan itu pun berlangsung. Setelah berjabat tangan, Ibnu Battuta memberikan salam penghormatannya sebagai seorang tamu dari jauh.

              Sultan al-Malik az-Zahir meminta Ibnu Battuta untuk duduk di sebelahnya, dan mereka pun mulai berbincang-bincang. Sang sultan sangat tertarik dengan lawatan-lawatan yang telah dilakukan Ibnu Battuta, dan ia meminta sang petualang untuk menceritakan pengalamannya selama di perjalanan. Selain itu, mengingat Ibnu Battuta sudah pernah singgah di India, sang sultan memintanya untuk bercerita tentang Sultan Muhammad di India.

              Ada satu hal menarik yang perlu dicatat berkenaan dengan perjalanan Ibnu Battuta di dunia Islam, terutama bila dibandingkan dengan lawatan-lawatan yang diakukan Marco Polo. Sejarawan Ross E. Dunn, dalam bukunya, The Adventures of Ibn Battuta: A Muslim Traveler of the Fourteenth Century, menyebut bahwa Marco Polo adalah orang asing di negeri-negeri Timur yang dikunjunginya, sementara bagi Ibnu Battuta, di negeri-negeri yang dikunjunginya itu ia bukanlah orang asing, melainkan saudara seagama penduduk setempat, di suatu dunia besar bernama Dar al-Islam (‘rumah Islam’ atau kini lebih dikenal sebagai dunia Islam).

              Di abad ke-14 itu, Dar al-Islam ini sudah membentang luas, mencakup Afrika Barat, Jazirah Arab, Persia, India dan Asia Tenggara. Ada pula kawasan-kawasan lain di luarnya, di mana Muslim, walaupun minoritas, punya peranan penting, seperti di Cina dan Spanyol. Catatan Ibnu Battuta tentang pengalamannya Samudera Pasai memperlihatkan dengan jelas bahwa ia bukan hanya seorang pertualang yang bertugas untuk mengamati dunia Islam, tapi ia adalah seorang Muslim yang juga merupakan bagian dari dunia Islam itu sendiri.

              Azhar Rasyid, Penilik sejarah Islam

              Sumber: Majalah SM Edisi 4 Tahun 2021

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Pengakuan Muslimah Indonesia yang Sempat Alami Islamofobia di Polandia 

              Next Post

              Selamat! Tim Mahasiswa Farmasi UMP Raih Juara 3 Internasional

              InfoLain

              BeritaMu

              Usung Misi Perdamaian, Milad ‘Aisyiyah ke-109 Klaten Gerakkan Dakwah Kemanusiaan Lewat Fun Walk

              02/06/2026
              BeritaMu

              Manjakan Lidah Warga, Gebyar Idul Adha PRM Wonosari Gelar Pesta Kuliner Pekalongan Gratis Sepuasnya

              02/06/2026
              BeritaMu

              Menikah Sesuai Agama atau Sekadar Gengsi? Kajian Ahad Pagi di Gombong Bongkar Fenomena Resepsi Mewah yang Bikin Celaka

              02/06/2026
              Next Post
              Ahmad Harakan Ungkap 6 Keunggulan Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unismuh 

              Ahmad Harakan Ungkap 6 Keunggulan Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unismuh 

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Nachtatmosphäre und Casino-Glamour verbinden sich online​Peny Eriska

                02/06/2026

                STIT Internasional Muhammadiyah Batam Wisuda 53 Sarjana, Siapkan Lulusan Berkarakter dan Berkapabilitas di Era Digital

                02/06/2026

                Ahmad Muttaqin: PTMA Miliki Kekuatan Sistemik, Lulusan Harus Berdampak Nyata

                02/06/2026

                Usung Misi Perdamaian, Milad ‘Aisyiyah ke-109 Klaten Gerakkan Dakwah Kemanusiaan Lewat Fun Walk

                02/06/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,284)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,752)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Nachtatmosphäre und Casino-Glamour verbinden sich online​Peny Eriska

                02/06/2026

                STIT Internasional Muhammadiyah Batam Wisuda 53 Sarjana, Siapkan Lulusan Berkarakter dan Berkapabilitas di Era Digital

                02/06/2026

                Ahmad Muttaqin: PTMA Miliki Kekuatan Sistemik, Lulusan Harus Berdampak Nyata

                02/06/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In