• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, Mei 18, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

    Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

    Mengenang Kiprah Malik Fadjar, Tokoh UMM Pencetus Hari Buku Nasional

    Dari Nias hingga Langkat : Dakwah Itu Perjalanan Keikhlasan

    Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor

    Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor

    Dinamika Ibadah Qurban Dari Sah Menuju Kualitas Ihsan

    Ketum PP ‘Aisyiyah: Nasyiatul Aisyiyah Harus Jadi Srikandi Penjaga Peradaban.yang Tangguh dan Berakhlak

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

      Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

      Mengenang Kiprah Malik Fadjar, Tokoh UMM Pencetus Hari Buku Nasional

      Dari Nias hingga Langkat : Dakwah Itu Perjalanan Keikhlasan

      Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor

      Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor

      Dinamika Ibadah Qurban Dari Sah Menuju Kualitas Ihsan

      Ketum PP ‘Aisyiyah: Nasyiatul Aisyiyah Harus Jadi Srikandi Penjaga Peradaban.yang Tangguh dan Berakhlak

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

        Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

        Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

        Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

        Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

        Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

          Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

          Mengenang Kiprah Malik Fadjar, Tokoh UMM Pencetus Hari Buku Nasional

          Dari Nias hingga Langkat : Dakwah Itu Perjalanan Keikhlasan

          Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor

          Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor

          Dinamika Ibadah Qurban Dari Sah Menuju Kualitas Ihsan

          Ketum PP ‘Aisyiyah: Nasyiatul Aisyiyah Harus Jadi Srikandi Penjaga Peradaban.yang Tangguh dan Berakhlak

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

            Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

            Mengenang Kiprah Malik Fadjar, Tokoh UMM Pencetus Hari Buku Nasional

            Dari Nias hingga Langkat : Dakwah Itu Perjalanan Keikhlasan

            Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor

            Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor

            Dinamika Ibadah Qurban Dari Sah Menuju Kualitas Ihsan

            Ketum PP ‘Aisyiyah: Nasyiatul Aisyiyah Harus Jadi Srikandi Penjaga Peradaban.yang Tangguh dan Berakhlak

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Mengalihkan Penyembelihan Dam ke Tanah Air, Bagaimana Hukumnya?

              Qiyamul Lail 4 Rakaat, Apakah Pakai Tahiyat Awal?

              Shalat Sunnah Rawatib Apa Saja?

              Shalat Dhuha Secara Berjamaah, Apakah Dituntunkan?

              Lafal Takbir Hari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah SAW

              Khutbah Idul Fitri dan Idul Adha 1 Kali atau 2 Kali, dan Haruskah Diawali Takbir?

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Kolom Amirsyah Tambunan: Berterimakasih kepada Muhammadiyah

              by
              27/04/2023
              in BeritaMu
              0
              Kolom Amirsyah Tambunan: Berterimakasih kepada Muhammadiyah
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id

              BERTERIMAKASIH KEPADA MUHAMMADIYAH.
              Oleh :  Amirsyah Tambunan 
              Bangsa ini berterimaksih kepada Warga dan simpatisan  Muhammadiyah di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) karena telah berkontribusi kepada umat dan bangsa. Namun  rasa terimakasih itu seolah sirna, hanya karena seorang peneliti dari Brins yang bernama AP Hasanudin telah melecehkan  tidak kurang dari 60 juta warga Muhammadiyah se Indonesia melakukan ancaman dan pelecehan, penghinaan  terhadap warga Muhammadiyah.
              Sungguh menyentakkan hati, di hari yang  Fitri 1444H/ 2023 muncul berita yang membuat  luka hati warga Muhammadiyah se Indonesia bahkan diseluruh dunia.
              Apa sebenarnya akar masalah dari ancaman ini? Karena sepanjang sejarah Orde Baru hingga Reformasi 98 tidak ada ancama semacam ini. Baru kali ini ada elemen pegawai resmi negara (ASN) yang digaji resmi dari uang rakyat bersumber dari APBN melakukan ujaran kebencian.
              Mengutip pendapat Prof.Dr. Mahfud MD terdapat dua Ormas Islam besar menopang NKRI sepanjang perjalanan sejarah Indonesia sebelum dan sesudah Indonesia merdeka. Karena itu, hemat saya bangsa ini patut bersyukur atas kontribusi tokoh Muhammadiyah sebagai kader umat dan kader  bangsa Indonesia.
              Pertama, secara historis  Muhammadiyah yang berdiri tahun 1912 di Jogjakarta dan kedua NU yang berdiri 1926 di kota Surabaya. Pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan (lahir 1868 – wafat 1923) dan Pendiri NU, KH. Hasyim Asyari (lahir 1871 – wafat 1947), kedua tokoh Islam ini jika dilacak biografinya masih memiliki hubungan darah, tali temali kekerabatan yang sampai ke baginda Rasulullah Muhammad Shalallahu alaihi wassalam.
              Kedua, peran besar Muhammadiyah dan NU yang signifikan untuk mewujudkan Kemerdekaan Indonesia merupakan fakta sejarah yang tak dapat dipungkiri.
              PERANAN MUHAMMADIYAH
              Berdiri sejak 18 November 1912  Muhammadiyah memiliki peranan signifikan, karenanya bangsa ini sudah sepatutnya berterimakasih kepada Muhammadiyah. Dengan umur dan sepak terjang, pengalaman yang lebih tua dari Indonesia, Muhammadiyah sejak lama menjadi penjaga moral dan kedaulatan bangsa dari rongrongan penjajah dan kolonialisme serta kapitalisme global.
              Sebagai organisasi Islam yang  besar, Muhammadiyah telah banyak  melahirkan kader-kader yang jadi penggerak bagi Republik. Gerakan Muhammadiyah tidak hanya bertumpu kepada idelisme akan tetapi juga pada  semangat gerakan membangun tatanan sosial dan pendidikan, kesehatan, dakwah  agar masyarakat lebih progresif dan aktif membina masyarakat dari kota hingga ke desa.
              Mari kita baca sejarah proklamator Republik Indonesia dari  Ir Soekarno, hingga ulama karismatik Buya Hamka, merupakan kader-kader organisasi yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan pada 108 tahun yang lalu itu.
              Sebagai komponen bangsa kita harus berterima kasih kepada Muhammadiyah karena telah melahirkan banyak kader umat dan kader bangsa yang berjasa begitu besar bagi Bangsa Indonesia.
              Antara lain sejumlah kader atau tokoh Muhammadiyah yang menjadi pahlawan nasional:
              1. KH Ahmad Dahlan (1868-1923).Pendiri Muhammadiyah sebagai Pelopor kebangkitan ummat Islam untuk menyadari nasibnya sebagai bangsa terjajah yang masih harus belajar dan berbuat.
              Dikukuhkan sebagai pahlawan nasional melalui SK Presiden 27 Desember 1961.
              2. Siti Walidah (1872-1946) sebagai pendiri Aisyiah
              Aktif dalam pembebasan kaum perempuan dari kebodohan dengan melalui wadah: Sopo Tresno, Wal’Ashri, dan Maghribi School.Dikukuhkan melalui SK Presiden 22 September 1971
              3.Ir. Soekano (1901-1970) sebagai guru Sekolah Muhammadiyah di Bengkulu.Ketua Bagian Pengajaran Muhammadiyah Bengkulu. Presiden Pertama Republik Indonesia, Proklamator Kemerdekaan Indonesia, Ketua Panitia Perancang UUD 1945 dan Ketua PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia).Dikukuhkan melalui SK 23 Oktober 1986
              4. Fatmawati (1923-1980) Aktivis Nasyiatul Aisyiyah (NA), putri dari Hassan Din (Sekretaris Muhammadiyah Bengkulu) dan Siti Chadijah (Aktivis Aisyiyah Bengkulu) sebagai ibu Negara Indonesia Presiden Soekarno. Penjahit Bendera Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih yang dikibarkan pada upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1945. Dikukuhkan melalui SK Presiden 4 November 2000.
              5.KH. Mas Mansyur (1896-1946) Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Surabaya.Konsul Muhammadiyah Wilayah Jawa Timur. Ketua Majelis Tarjih Muhammadiyah Pertama. Ketua Pengurus Besar Muhammadiyah
              Pemrakarsa berdirinya Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI) bersama Hasyim Asy’ari dan Wahab Hasbullah yang keduanya dari Nahdlatul Ulama (NU) serta berdirinya Partai Islam Indonesia (PII) bersama Dr. Sukiman Wiryasanjaya.Dikukuhkan melalui SK 26 Juni 1964.
              6. AR Baswedan (1908- 1986).Muballigh Muhammadiyah sejak Mas Mansur menjadi Ketua Cabang Muhammadiyah Surabaya.Pengasuh Kolom Mercusuar, Harian Milik Muhammadiyah.
              Inisiator Kongres Peranakan Arab pada tahun 1943 kemudian memimpin Partai Arab Indonesia (PAI).
              Anggota BPUPKI.
              7.Buya AR Sutan Mansur (1895 – 1985) Pahlwan perintis kemerdekaan Indonesia, mantan Ketua Umum Muhammadiyah 1952 – 1956 dan 1956 – 1959. Tokoh pendiri Universitas Muhammadiyah Jakarta, Guru Sumatera Thawalib, pendiri pesentren Kuliatul Mubalighin Padang Panjang, Sumatera Barat. Anggota Konstituante sejak berdiri hingga dibubarkan. Pembimbing Rohani TNI Angkatan Darat dengan pangkat Mayor Jenderal TNI tituler memimpin perlawanan Agresi Belanda I dan II di Sumatera melalui perlawanan umat Islam dan Alim Ulama se Sumatera.
              8. H. Fakhrudin (1890-1929). Perintis penerbitan surat kabar Soewara Moehammadijah sekaligus Pemimpin Redaksi Pertama.
              Perintis berdirinya Badan Penolong Haji Indonesia. Perunding dalam Negosiasi untuk Perlindungan Jamaah Haji dari Nusantara (Indonesia, 1921- 1929).
              Dikukuhkan melalui SK 26 Juni 1964.
              9. H. Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka) (1908-1981).Ketua Muhammadiyah Padang Panjang, hingga diangkat menjadi Penasihat Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
              Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang pertama.Dikukuhkan melalui SK 7 November 2011.
              10. Ir. H. Djuanda Kartawijaya (1911-1963)
              Guru SMA Muhammadiyah Jakarta.Perdana Menteri Indonesia ke-10 sekaligus yang terakhir.
              Sumbangannya terbesar adalah Deklarasi Djuanda 1957 yang menghasilkan laut Indonesia adalah termasuk laut sekitar, di antara dan di dalam kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah NKRI.
              Namanya diabadikan sebagai Bandar Udara Internasional Juanda di Surabaya, Jawa Timur.
              Dikukuhkan melalui SK Presiden 29 November 1963.
              11. Panglima Besar Jenderal Sudirman (1916-1950).Guru dan Kepala Sekolah Hollandsch-Inlansche School (HIS) Muhammadiyah Cilacap.
              Menteri Daerah Hizbul Wathan (Kepanduan Muhammadiyah) Banyumas.
              Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Karesidenan Banyumas.
              Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia Pertama (TKR, Tentara Keamanan Rakyat).Dikukuhkan melalui SK 10 November 1964.
              12.Ki Bagus Hadikusumo (1890-1954).
              Ketua Majelis Tabligh Muhammadiyah, Ketua Mejelis Tarjih Muhammadiyah, hingga Ketua HB Muhammadiyah 1944-1953.
              Tokoh Kunci Diterimanya Penghapusan 7 Kata Piagam Jakarta, sehingga Sila Pertama menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa (YME).Dikukuhkan melalui SK 4 November 2015.
              13. Kasman Singodimejo (1904-1982).
              Ketua Muhammadiyah Cabang Jakarta; Wakil Ketua PP Muhammadiyah (Kantor Jakarta).
              Ketua KNIP pertama 1945-1950 (Komite Nasional Indonesia Pusat: cikal bakal DPR RI).Pelopor pembentukan Tentara Keamanan Rakyat, cikal bakal TNI.
              Pemimpin Badan Keamanan Rakyat (BKR).
              Tokoh Kunci Penghapusan 7 Kata Piagam Jakarta, melobi Ki Bagus Hadikusumo sehingga Sila Pertama menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa (YME).
              Dikukuhkan melalui SK 6 November 2018.
              14.Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir ( 1907-1973)
              Anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah 1942 – 1962.Pada tahun 1945 terlibat aktif dalam BPUPKI dan ikut mencanangkan Piagam Jakarta.Salah satu dari Sembilan orang anggota panitia kecil yang bertugas menentukan dasar negara Indonesia.
              Melakukan diplomasi untuk pengakuan kedaulatan Indonesia. Perjuangannya berbuah dengan pengakuan kemerdekaan Indonesia untuk pertama kalinya oleh Mesir pada 18 November 1946.Dikukuhkan melalui SK 7 November 2019.
              15.Mr. Teuku H. Moehammad Hasan (1906-1997).Motor penggerak dan pelopor pendirian 8 cabang Muhammadiyah di wilayah Aceh.Wakil Ketua Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) Desember 1948 – Maret 1949.Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan (Mendikbud) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
              Wakil Pemimpin Besar Bangsa Indonesia untuk wilayah Sumatera, sekaligus Gubernur Pertama Sumatera.
              Dikukuhkan melalui SK 3 November 2006.
              16.Lafran Pane (1923-1991).
              Santri di Pesantren Muhammadiyah Sipirok; Siswa di HIS Muhammadiyah lanjut ke MULO Muhammadiyah; Dosen Akademi Tabligh Muhammadiyah (FAI UMY).
              Ayahnya merupakan pendiri Muhammadiyah di Sipirok.
              Pejuang kemerdekaan melalui Barisan Pemuda Gerindo dan Indonesia Muda.Pendiri organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).Dikukuhkan melalui SK 6 November 2017.
              17.KIyai Haji Agus Salim
              Ketua SI (Syarikat Islam) setelah HOS Tjokroaminoto.
              Anggota Panitia Sembilan BPUPKI 1945.
              Anggota Muhammadiyah, dalam forum pernah Mengusulkan Muhammadiyah sebagai Partai Politik, tetapi Ditolak KHA Dahlan.
              Dikukuhkan melalui SK 27 Desember 1961.
              18. Gatot Mangkupraja (1898-1968) Wakil Ketua Umum PP Muhammadiyah.
              Memprakarsasi pembentukan Tentara Sukarela Pembela Tanah air (PETA).
              Dikirim mengikuti Kongres Liga Penentang Imperialisme dan Penindasan di Brussel, Belgia.Dikukuhkan melalui SK Presiden 5 November 2004.
              19. Nani Wartabone (1907-1986).
              Bersama Imam A Nadjamuddin berinisiatif mendirikan Grup Muhammadiyah Suwawa.
              Kepala pemerintahan di Gorontalo, Kepala Daerah Sulawesi Utara.
              Anggota MPRS, Anggota DPRGR, Anggota Dewan Perancang Nasional, Anggota DPA.
              Dikukuhkan melalui SK 6 November 2003.
              20.Dokter Soetomo
              Sejak tahun 1925 hingga akhir hayatnya menjadi medisch adviseur (penasehat urusan kesehatan) Muhammadiyah.
              21. R. Otto Iskandar Dinata.Guru di sekolah Muhammadyah di Jakarta.
              Dikukuhkan melalui Keppres No.088/TK/1973.Masih banyak lagi tokoh Muhammadiyah yang belum dapat dimuat dalam tulisan ini, yang begitu besar jasa dan perjuangannya bagi Indonesia.
              Tantangan kedepan mampukah kita melahirkan generasi yang menjadi pahlawan nasional ? Tentunya jawabnya kembali kepada seluruh elemen bangsa.
              Kembali kepada akar permasalahan yakni terjadinya perbedaan penetapan hari raya Idil Fitri 1444 H sudah bertahun tahun terjadi, sejak zaman Orde Baru hingga jaman Reformasi ini. Dan semua pihak dapat menerima dengan baik perbedaan ini. Yang tidak perlu diartikan sebagai tidak mematuhi penguasa atau tidak seirama. Hal yang lumrah dalam perspektif ilmu pengetahuan dan teknologi dalam Islam.
              Akhirnya atas nama keluarga dan aktivis Muhammadiyah menghaturkan permohonan maaf, Minal Aidin Wal faidzin. Semoga Idil Ftri ini menjadi kekuatan pemersatu bagi kita sebagai bangsa menuju perubahan dan perbaikan kearah lebih baik lagi  seraya memohon doa kepada Allah SWT semoga terwujudkan kemaslahatan umat dan bangsa demi terwujudnya cita cita Proklamasi 1945. (Padang, Sumbar, 25 April 2023)
              *) Penulis adalah Dosen UIN Jakarta Dpk Univ.Muhammadiyah Jakarta dan Ketua IPM SMA Muhammadiyah 9 Aek Kanopan, Labura (1983), Sumatera Utara; Ketua IMM Cabang Kota Medan (1986-1988), Ketua PD.Pemuda Muhammadiyah Kota Medan (1989-1993);  Wakil Ketua PW.Pemuda Muhammadiyah Sumut (1993-1997).  Salah seorang Ketua PP Pemuda Muhammadiyah (2001-2005), saat ini sekjen MUI Pusat (2020-2025). Ketua Mejelis Pendayagunaan Wakaf PP Muhammadiyah (2022-2027)

              The post Kolom Amirsyah Tambunan: Berterimakasih kepada Muhammadiyah appeared first on Infomu.

              WartaTerkait

              Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

              Mengenang Kiprah Malik Fadjar, Tokoh UMM Pencetus Hari Buku Nasional

              Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor

              Dari Nias hingga Langkat : Dakwah Itu Perjalanan Keikhlasan

              muhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Taiwan Temukan Zat Pemicu Kanker di Indomie asal RI, Langsung Ditarik dari Toko

              Next Post

              Wakil Ketua MPR sesalkan ancaman pembunuhan dari oknum peneliti BRIN

              InfoLain

              Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan
              BeritaMu

              Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

              18/05/2026
              BeritaMu

              Mengenang Kiprah Malik Fadjar, Tokoh UMM Pencetus Hari Buku Nasional

              18/05/2026
              Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor
              BeritaMu

              Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor

              18/05/2026
              Next Post
              Wakil Ketua MPR sesalkan ancaman pembunuhan dari oknum peneliti BRIN

              Wakil Ketua MPR sesalkan ancaman pembunuhan dari oknum peneliti BRIN

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                Gebrakan Baru! Nasyiatul Aisyiyah Luncurkan 10 Program Unggulan di Tanwir II

                05/09/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

                Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

                18/05/2026

                Mengenang Kiprah Malik Fadjar, Tokoh UMM Pencetus Hari Buku Nasional

                18/05/2026

                Dari Nias hingga Langkat : Dakwah Itu Perjalanan Keikhlasan

                18/05/2026
                Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor

                Budaya Aqidah dan Muhammadiyah Sipirok dalam Menyikapi Tortor

                18/05/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,130)
                • Hukum Islam (1,416)
                • Kabar PTMA (3,676)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

                Kolaborasi PCM Medan Johor dan PDNA Kota Medan Gelar Pengajian Gabungan

                18/05/2026

                Mengenang Kiprah Malik Fadjar, Tokoh UMM Pencetus Hari Buku Nasional

                18/05/2026

                Dari Nias hingga Langkat : Dakwah Itu Perjalanan Keikhlasan

                18/05/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In