• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Rabu, Juli 15, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

    Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

    Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

    Haedar Nashir Tekankan Tiga Langkah Strategis Hadapi Korupsi yang Kian Sistemik

    Takwa Harus Menjadi Penjaga dalam Setiap Langkah Kehidupan

    Filosofi Pohon Bambu : Lentur Menghadapi Badai, Teguh Menjaga Ideologi

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

      Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

      Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

      Haedar Nashir Tekankan Tiga Langkah Strategis Hadapi Korupsi yang Kian Sistemik

      Takwa Harus Menjadi Penjaga dalam Setiap Langkah Kehidupan

      Filosofi Pohon Bambu : Lentur Menghadapi Badai, Teguh Menjaga Ideologi

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Casino Pelican – wpłaty i wypłaty pieniędzy krok po kroku

        Vavada online casino w Polsce – gry

        NV Casino – oferta gier i funkcje kasyna online

        Casino en ligne Canada – classement des meilleurs sites pour jouer en ligne

        Casino Mafia – Zahlungsmethoden und schnelle Transaktionen

        Kasyno online z BLIK w Polsce – porównanie bonusów i promocji

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

          Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

          Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

          Haedar Nashir Tekankan Tiga Langkah Strategis Hadapi Korupsi yang Kian Sistemik

          Takwa Harus Menjadi Penjaga dalam Setiap Langkah Kehidupan

          Filosofi Pohon Bambu : Lentur Menghadapi Badai, Teguh Menjaga Ideologi

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

            Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

            Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

            Haedar Nashir Tekankan Tiga Langkah Strategis Hadapi Korupsi yang Kian Sistemik

            Takwa Harus Menjadi Penjaga dalam Setiap Langkah Kehidupan

            Filosofi Pohon Bambu : Lentur Menghadapi Badai, Teguh Menjaga Ideologi

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Casino Pelican – wpłaty i wypłaty pieniędzy krok po kroku

              Vavada online casino w Polsce – gry

              NV Casino – oferta gier i funkcje kasyna online

              Casino en ligne Canada – classement des meilleurs sites pour jouer en ligne

              Casino Mafia – Zahlungsmethoden und schnelle Transaktionen

              Kasyno online z BLIK w Polsce – porównanie bonusów i promocji

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Teror Sampah dan Sekaratnya Modal Sosial Kita?

              by
              11/03/2023
              in BeritaMu
              0
              Teror Sampah dan Sekaratnya Modal Sosial Kita?
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Teror Sampah dan Sekaratnya Modal Sosial Kita?

              WartaTerkait

              Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

              Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

              Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

              Haedar Nashir Tekankan Tiga Langkah Strategis Hadapi Korupsi yang Kian Sistemik

              Oleh: David Efendi

              Sadah lebih dari tiga dekade bukti kerja kerja pembangunan ramah lingkungan masih jauh pangang dari api. Bahkan paradok kian dinormalisasi sebagai ideal baru ketika yang ideal tak dapat direngkuh. Sebagai daerah padat orang cerdik pandai, situasi jogja kerap dipaksa berdamai dengan normal baru berupa pemakluman akan situasi yang berkebalikan dengan yang ideal. Teknologi sederhana saja tak berkembang untuk keamanan masyarakat dari bencana persampahan (konsekuensi kota pelajar dan kota wisata?). Beragam pembenaran seringkali diam-diam diaminkan. Nada kritis dimarjinalkan.

              Dilaporkan bahwa drama membanjirnya sampah di Yogyakarta juga terjadi saat libur lebaran 2022 mungkin juga saat pandemi. Peningkatan signifikan sampah di Kota Yogyakarta pernah dilansir di repjogja.republika.co.id (9/5/22), sebesar 15 persen atau dari sebelumnya 360 ton per-hari menjadi lebih dari 400 ton per-hari seiring dengan gelombang kedatangan wisatawan dan pemudik. Ini adalah eskalasi dan akumulasi yang terus menerus jika tak ada pengolahan atau pengendalian sampah secara radikal.

              Tempat pembuangan akhir sampah di Piyungan pertama kali beroperasi sekira tahun 1996 dan sudah puluhan kali diblokade warga sebagai bentuk protes keras atas tragedy of the common di kota propinsi pusat kampus mentereng ini.

              Selama ini TPST Piyungan menampung sampah dari tiga wilayah di Yogyakarta: Kota Yogyakarta, Sleman, dan Bantul yang notabene adalah pusat pariwisata nasional bahkan internasional. Tercatat estimasi setiap harinya, sekira 630 ton sampah ditumpahkan ke TPST yang memiliki luas 12,5 ha tersebut. Faktanya bisa jauh lebih banyak dari perhitungan di atas karena data pemerintah seringkali tak akurat bahkan sering menyembunyikan kebenaran. Saya hendak mengakses dana pengelolaan sampah dari APBD sulit ditemukenali. Apakah ada korupsi?

              Menurut Pak Maryono dampingan MPM PP Muhammadiyah bahwa faktanya, tidak ada pengolahan sampah yang dilakukan di TPST ini. Jelas sekali, pengolahan yang tersemat dalam nama TPST ini hanya slogan tak bermakna. Jika tak ada kesungguhan, memang bencana bagi masyarakat luas hanya menunggu serius malapetakanya.

              Berdamai dengan paradok bisa jadi normal baru: apbd besar, kemiskinan tinggi, modalitas sosial tangguh, solidaritas terganggu, perguruan tinggi termaju tata kelola lingkungan terburuk. DIY, do it yourself. Begitulah ekspresi bahwa urusan penyelamatan lingkungan seolah dikembalikan kepada warga. Negara lebih memilih posisi “datang dan lihat lihat saja.”

              Ambisi menggenjot apbn apbd dengan menistakan alam lestari. Bahlulnya, pajak pajak yang dikumpulkan diembat oknum. Alam rusak hancur lebur, uang negara pun kabur.

              Nyatanya, ekonomi berdamai dengan lingkungan hidup menjadi mitos belaka sehingga pembangunan berkelanjutan lebih pada jargon bukan amal perbuatan. Wajar saja Vandana shiva, sarjana terkemuka ekofeminisme, lebih memilih membebaskan manusia dan alam dari pembangunanisme.

              Tulisan ini hendak memberikan gagasan bagi kemaslahatan alam di tengah tata kelola sampah di DIY yang rungkad ambyar. Di jogja ada pelajaran utama, bagaimana modalitas sosial bisa tak kuasa bekerja urusan lingkungan hidup wabil khusus ancaman tragedi sampah (tragedy of the common, meminjam bahasa Garret Hardin, 1968).

              Mendayagunakan modal sosial, membendung tragedi publik

              Beberapa pemikiran barangkali berdaya ubah untuk hentikan roda lepas menggelinding akibat over populasi sampah yang mengancam kesehatan publik dan ekologi. Pertama, diperlukan sejenis densus gabungan pentahelik untuk atasi sampah. Densus kerja 24 jam seperti laskar laskar pandawalima atau sejenis laskar perang melawan sampah. Kedua, densus tadi bekerja dengan basis perda atau kebijakan Pemda yang kuat dan mengikat sehingga tak ada problem pendanaan atau lainya. Danais dapat digunakan untuk membuktikan mantra hamemayi hayuning bawana baik di daratan, gunung, dan lautan.

              Ketiga, kelompok ormas agama perlu dilibatkan sebagai modalitas dahsyat yang musti dipekerjakan secara TSM. Di DIY ada R20 untuk respon iklim, di Muhammadiyah dan aisyiyah punya majelis atau lembaga lingkungan hidup yang sudah bersemi banyak praktik baik misal sekolah sungai, sedekah sampah, dana zakat untuk perbaikan lingkungan, dan sebagainya.

              Keempat, kekuatan perguruan tinggi yang ratusan hebat dan unggul hemat saya harus melekat tanggungjawab moral ekologis dan politik untuk sebesar besarnya kebaikan, keadilan, dan k3l3starian bumi jogja. Dana hibah dan riset baik dari pemda dan kementerian perlu direalokasikan dan disumbangsihkan untuk atasi teror bencana sosioekologis akibat abai pada tata kelola sampah yang baik dan benar. Kritik pedas pada insan cendekia di civitas akademia seolah menjauh dan tutup mata dari realitas, tak ubahnya sektor bisnis yang tak mau peduli, sehingga kembali ditempatkan kaum intelektual menara gading atau puncak merapi.

              Abainya pada upaya mencari solusi atas tragedi sampah di jogja bisa menjadi malapetaka baru yaitu pengkhianatan intelektual. Sepuluh tahun terakhir ini sumbangan kampus dinilai negatif lantaran jadi tukang legitimasi proyek pembangunan yang nirekologis yang bernilai menggiurkan. Menghadapi persoalan sampah kampus berkelas dunia tak mampu itu ibarat pepatah: duit disebrang lautan nampak, tumpukan lalat di depan kelopak mata tak nampak.

              Kekuatan demokratis dapat diuji dari bekerjanya modal sosial di sebuah bangsa. Jika kekuatan solidaritas sosial tidak dapat bekerja merespon persoalan ketimpangan sumber daya, bencana, dan agenda aktual bersama, maka jaringan ekosistem sosial itu telah lumpuh. Sekaratnya modalitas yang besar tak berguna atasi praktik pengabaian yang sistemik adalah alarm serius akan matinya demokratisasi kesejahteraan di masa depan. DIY salah satu daerah yang super paradoksal perlu menjadi perhatian segenap kekuatan demokratis berbasis civil society.

              Kekuatan organisasi masyarakat sipil sebagai kekuatan perubahan perlu singsingkan lengan baju bersama cancut taliwondo. Sementara kekuatan tradisi menjadi modal budaya dengan legitimasi politik tak tertandingi perlu leading transformasi pembangunan dari padat sampah menjadi padat daya kreatif untuk keadilan semesta manusia. Dua kerajaan istimewa menjadi penyangga segala modalitas sosial dan ekonomi untuk menopang keseimbangan alam Ngayogyakarta Hadiningrat.

              David Efendi, Sekretaris LHKP PP Muhammadiyah

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              PANTANG MEMINTA JABATAN

              Next Post

              Tottenham vs Nottingham Forest

              InfoLain

              BeritaMu

              Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

              14/07/2026
              BeritaMu

              Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

              14/07/2026
              BeritaMu

              Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

              14/07/2026
              Next Post

              Tottenham vs Nottingham Forest

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

                14/07/2026

                Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

                14/07/2026

                Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

                14/07/2026

                Haedar Nashir Tekankan Tiga Langkah Strategis Hadapi Korupsi yang Kian Sistemik

                14/07/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,721)
                • Hukum Islam (1,475)
                • Kabar PTMA (3,929)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Ketua PDM Kota Gunungsitoli Buka FORTASI SMP Swasta Muhammadiyah 32 Gunungsitoli Tahun Ajaran 2026/2027

                14/07/2026

                Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

                14/07/2026

                Hari Pertama Sekolah, TK ABA Serbalawan Dipadati Emak-emak

                14/07/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In