UMJ sebagai universitas panutan di kalangan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA), diuangkapkan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah A.R Fachruddin apt. Drs. Jaka Supriyanta, M.Farm. di sela penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Wakil Rektor III Dr. Rini Fatma Kartika, S.Ag., M.H. di Gedung Civilization Center Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Selasa (28/2). Penandatanganan disaksikan oleh Kepala Kantor Kerjasama dan Urusan Internasional UMJ Endang Zakaria, MH., Wakil Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan Dr. Irna Nursanti, M.Kep., Sp.Mat., dan Warek I UNIMAR apt. Abdul Aziz Setiawan, S.Si., M.Farm.
Lebih lanjut, Jaka menceritakan bahwa UNIMAR merupakan penggabungan antara Tinggi Teknologi Mutu Muhammadiyah Tangerang dan Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Tangerang yang dltelah diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI) nomor 3/E/O/2022 dengan 4 Fakultas dan 11 Program Studi.
“Karena UNIMAR ini merupakan universitas baru jadi kami memerlukan kerjasama dengan UMJ sebagai universitas panutan dan PTMA senior maka kami memerlukan bantuan dan dukungannya,” ungkap Jaka.
Pada kesempatannya, Jaka berharap penandatangan MoU yang sudah dilakukan tidak hanya sekedar kerjasama belaka namun juga terdapat kerjasama pada bidang pendidikan, pengabdian, dan penelitian. Selain itu, Jaka menyampaikan UMJ selain dalam sisi akademik yang patut dijadikan panutan, Al-Islam dan KeMuhammadiyahan (AIK) pun Jaka berharap bisa sekaligus memberi gambaran serta arahan kepada civitas akademika UNIMAR.
Dr. Rini Fatma Kartika, S.Ag., MH. (Warek III UMJ) dan apt. Drs. Jaka Supriyanta, M.Farm., (Rektor UNIMAR) saat penandatanganan MoU di Gedung Civilization lt. 2, Selasa (28/2).
Senada dengan hal tersebut, Rini menyampaikan bahwa UNIMAR yang merupakan universitas baru tentu memerlukan adanya pembinaan lebih lanjut terkait pengembangan kampus, tidak hanya sekedar kunjungan namun juga sebagai ajang silaturrahmi. Lebih lanjut, Rini mengatakan UMJ sebagai PTMA yang sudah memiliki pengalaman lebih tentunya harus saling membesarkan dan memberi dukungan antara satu PTMA dengan lainnya.
“UMJ itu kan istilahnya koornya bahwa kita itu harus saling membesarkan antara PTMA satu dengan lainnya sehingga dengam begitu kita bisa saling membesarkan dan berkembang bersama-sama,” jelas Rini.
Kedatangan Rektor UNIMAR serta jajarannya di sambut hangat oleh Warek III, Kepala Kantor Kerjasama dan Urusan Internasional, serta Wakil Dekan I FIK. Setelah dilakukan penandatanganan MoU Rini berharap dengan adanya kerjasama ini UNIMAR bisa menjadi lebih besar dan berkembang. “Harapannya tentunya berdasarkan apa yang menjadi dasar persyarikatan Muhammadiyah bahwa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah harus lebih besar,” tutup Rini. (KH/KSU)
Artikel Rektor UNIMAR: UMJ Sebagai Universitas Panutan pertama kali tampil pada Universitas Muhammadiyah Jakarta.




