• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Minggu, Juli 5, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu
    FKIK UMSU Yudisium  Dokter Rektor ; AI  Jadi Tantangan Dunia Kesehatan

    FKIK UMSU Yudisium Dokter Rektor ; AI Jadi Tantangan Dunia Kesehatan

    Meneguhkan Dakwah, Menguatkan Tajdid: Dari PKTW Lahir Kader Tarjih untuk Islam Berkemajuan

    LLHPB PP ‘Aisyiyah Perkuat Konsolidasi Gerakan Lingkungan dan Kebencanaan Jelang Tanwir dan Muktamar

    Disita BNN, 3,37 Ton Ganja Thailand Diduga akan Diolah Jadi Liquid Vape

    Soal Ikhlas Ternyata Kita Semua Masih Amatir

    Waspadai Akun Mengatasnamakan Muhammadiyah yang Menebar Adu Domba

    Trending Tags

    • Kabar PTMA
      FKIK UMSU Yudisium  Dokter Rektor ; AI  Jadi Tantangan Dunia Kesehatan

      FKIK UMSU Yudisium Dokter Rektor ; AI Jadi Tantangan Dunia Kesehatan

      Meneguhkan Dakwah, Menguatkan Tajdid: Dari PKTW Lahir Kader Tarjih untuk Islam Berkemajuan

      LLHPB PP ‘Aisyiyah Perkuat Konsolidasi Gerakan Lingkungan dan Kebencanaan Jelang Tanwir dan Muktamar

      Disita BNN, 3,37 Ton Ganja Thailand Diduga akan Diolah Jadi Liquid Vape

      Soal Ikhlas Ternyata Kita Semua Masih Amatir

      Waspadai Akun Mengatasnamakan Muhammadiyah yang Menebar Adu Domba

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lemon Casino – Online Casino Recenzje

        Casinozer Casino France — Connexion à Casino

        Chicken Road Slot in Online-Casinos in Deutschland – Spielablauf

        Meilleur Casino en ligne fiable – Avis 2026 & Tests Joueurs

        Magyar Online Casino kriptovalutás fizetéssel és Bitcoin támogatással

        Neue Online Casinos in Österreich

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu
          FKIK UMSU Yudisium  Dokter Rektor ; AI  Jadi Tantangan Dunia Kesehatan

          FKIK UMSU Yudisium Dokter Rektor ; AI Jadi Tantangan Dunia Kesehatan

          Meneguhkan Dakwah, Menguatkan Tajdid: Dari PKTW Lahir Kader Tarjih untuk Islam Berkemajuan

          LLHPB PP ‘Aisyiyah Perkuat Konsolidasi Gerakan Lingkungan dan Kebencanaan Jelang Tanwir dan Muktamar

          Disita BNN, 3,37 Ton Ganja Thailand Diduga akan Diolah Jadi Liquid Vape

          Soal Ikhlas Ternyata Kita Semua Masih Amatir

          Waspadai Akun Mengatasnamakan Muhammadiyah yang Menebar Adu Domba

          Trending Tags

          • Kabar PTMA
            FKIK UMSU Yudisium  Dokter Rektor ; AI  Jadi Tantangan Dunia Kesehatan

            FKIK UMSU Yudisium Dokter Rektor ; AI Jadi Tantangan Dunia Kesehatan

            Meneguhkan Dakwah, Menguatkan Tajdid: Dari PKTW Lahir Kader Tarjih untuk Islam Berkemajuan

            LLHPB PP ‘Aisyiyah Perkuat Konsolidasi Gerakan Lingkungan dan Kebencanaan Jelang Tanwir dan Muktamar

            Disita BNN, 3,37 Ton Ganja Thailand Diduga akan Diolah Jadi Liquid Vape

            Soal Ikhlas Ternyata Kita Semua Masih Amatir

            Waspadai Akun Mengatasnamakan Muhammadiyah yang Menebar Adu Domba

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lemon Casino – Online Casino Recenzje

              Casinozer Casino France — Connexion à Casino

              Chicken Road Slot in Online-Casinos in Deutschland – Spielablauf

              Meilleur Casino en ligne fiable – Avis 2026 & Tests Joueurs

              Magyar Online Casino kriptovalutás fizetéssel és Bitcoin támogatással

              Neue Online Casinos in Österreich

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Peran Intelektual di Tubuh IMM

              by
              20/01/2023
              in BeritaMu
              0
              Peran Intelektual di Tubuh IMM
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              muhammadiyah.or.id –

              Peran Intelektual di Tubuh IMM

              WartaTerkait

              FKIK UMSU Yudisium Dokter Rektor ; AI Jadi Tantangan Dunia Kesehatan

              Meneguhkan Dakwah, Menguatkan Tajdid: Dari PKTW Lahir Kader Tarjih untuk Islam Berkemajuan

              LLHPB PP ‘Aisyiyah Perkuat Konsolidasi Gerakan Lingkungan dan Kebencanaan Jelang Tanwir dan Muktamar

              Disita BNN, 3,37 Ton Ganja Thailand Diduga akan Diolah Jadi Liquid Vape

              Oleh: Rafi Tajdidul Haq

              Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) memiliki orientasi yang luas dan khas bila ditengok dari corak ideologis dan gerakannya selama setengah abad lebih sejak kelahirannya pada tahun 1964. Dalam peresmian berdirinya IMM di Gedung Dinoto Yogyakarta oleh KHA. Badawi dicetuskan pula enam butir penegasan IMM yang hingga detik ini masih menjadi pusaka bagi para kader ikatan. Poin ketiga berbicara tentang penegasan bahwa fungsi IMM adalah eksponen mahasiswa dalam Muhammadiyah (Fathoni, 1990).

              Berdasarkan hal itu, jelaslah bahwa IMM boleh dikatakan sebagai “manuver” Muhammadiyah dalam dakwahnya di lingkungan mahasiswa. Tak salah bila Haedar Nashir, Ketua Umum Muhammadiyah 2015-2020, menaruh harapan pada IMM agar organisasi ini dapat menjadi “gudang intelektual” dalam lingkungan Muhammadiyah itu sendiri.

              Sebagai organisasi mahasiswa, peran utama IMM dalam mendiseminasikan pemikiran dan gerakannya diaktualisasikan dalam tiga bidang garapan yaitu keagamaan, kemahasiswaan dan kemasyarakatan. Ketiga poin tersebut biasa dikenal dengan istilah Trilogi IMM. Ini seperti yang penulis ceritakan di bagian awal, orientasi IMM sangatlah luas dan khas.

              Tidak hanya berbicara rukun Islam dan rukun iman, namun juga berbicara tentang agraria, hukum, politik, kenegaraan, kebangsaan dll. Peran IMM dalam tiga bidang tersebut harus dibekali dengan kompetensi dasar yang kita kenal dengan istilah Trikompetensi : religiusitas, intelektualitas dan humanitas. Dalam tulisan ini, penulis akan membahas peran intelektual IMM khususnya peran intelektual sebagai mahasiswa.

              Pertanyaan dasar ialah apakah intelektual itu? Dan bagaimana perannya dalam kehidupan individual dan sosial? Secara panjang lebar makna intelektual telah dikemukakan oleh seorang keturunan Palestina-Amerika bernama Edward W. Said dalam bukunya yang berjudul Peran Intelektual. Dalam tulisannya tersebut, Said mengemukakan makna intelektual dengan mengutip beberapa  pendapat populer para tokoh intelektual.

              Tokoh yang beliau bahas yaitu Antonio Gramsci, Julien Benda dan Michael Foucault. Selain itu juga terdapat beberapa penjelasan tentang intelektual dari Ali Syari’ati dalam buku Ideologi Kaum Intelektual; Suatu Wawasan Islam. Juga penjelasan intelektual yang disampaikan Abdul Halim Sani dalam karyanya Manifesto Gerakan Intelektual Profetik, karya yang penting bagi kader ikatan.

               

              Makna Intelektual: Antonio Gramsci, Julian Benda, Michael Foucault dan Edward Said.

              Antonio Gramsci merupakan seorang Marxis yang berasal dari Italia, semasa hidupnya Gramsci pernah dipenjarakan oleh Benito Mussolini, seorang pemimpin fasis Italia, antara tahun 1926-1937. Dalam bukunya yang berjudul  Prison Notebooks, Gramsci mengatakan bahwa semua manusia adalah seorang intelektual, namun tidak semua orang bisa menjalankan fungsi intelektualnya (Said, 2018). Orang yang menjalankan fungsi intelektualnya terbagi menjadi dua tipe.

              Pertama, Intelektual Tradisional. Mereka yang termasuk ke dalam intelektual tradisional di antaranya guru, ulama dan para administrator yang secara terus menerus melakukan hal yang sama dari generasi ke generasi.  Kedua, Intelektual Organik. Intelektual kedua ini ialah mereka yang berhubungan langsung dengan kelas atau perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan mereka untuk berbagai kepentingan serta untuk memperbesar kekuasaan dan kontrol. Gramsci meyakini bahwa intelektual organik senantiasa aktif dalam masyarakat untuk mengubah pikiran dan memperluas pasar. Karenanya, intelektual organik selalu aktif bergerak dan berbuat (dinamis).

              Sementara Julien Benda menyebutkan bahwa seorang intelektual ialah segelintir manusia yang sangat berbakat dan diberkahi moral filsuf-raja. Segelintir orang tersebut yang berperan dalam membangun kesadaran umat manusia. Para Intelektual menjunjung standar kebenaran dan keadilan abadi.

              Karenanya ia menyebutkan bahwa intelektual itu sangat langka. Selanjutnya Benda mengatakan bahwa intelektual sejati ialah mereka yang  kegiatannya pada dasarnya bukan untuk mencapai tujuan praktis, tetapi mereka yang  menemukan kepuasan dalam mempraktekan seni atau ilmu pengetahuan, atau spekulasi metafisik. Secara sederhana intelektual menurut Benda : “Kerajaanku bukanlah di dunia ini”.

              Menurut Foucault, intelektual ialah seseorang yang bekerja di bidang keilmuan dan mampu menerapkan keahliannya. Menurut Edwar Said, pemikiran Foucault secara khusus merujuk kasus fisikawan Amerika bernama Robert Openheimer yang meninggalkan pekerjaan akademiknya dan memilih menjadi kepala proyek bom atom Los Alamos dari tahun 1942 hingga tahun 1945 dan kemudian menjadi komisaris urusan ilmu pengetahuan di Amerika Serikat. Akhirnya, Edward Said mengemukakan pendapatnya  tentang seorang intelektual sebagai berikut :

              “Maka akhirnya, intelektual merupakan figur representatif dari persoalan-persoalan tersebut –seseorang yang tampak merepresentasikan pendirian kalangan tertentu, seseorang yang memberi penyampaian artikulatif kepada publik kendati berbagai kendala mengganjal ” tulis Said.

               

              Makna Intelektual: Jalaludin Rahmat, Ali Syari’ati dan Abdul Halim Sani

              Jalaludin Rahmat dalam pengantarnya untuk buku Ideologi Kaum Intelektual; Suatu Wawasan Islam,  karya Ali Syari’ati, mengatakan bahwa istilah rausyanfikr adalah istilah yang tepat untuk kaum intelektual dalam arti yang sebenarnya. Rausyafikr merupakan adagium terkenal buah pikir Ali Syari’ati, seorang ideolog dari negara Iran. Makna Rausyanfikr sendiri dalam bahasa Persia berarti seorang pemikir yang tercerahkan.

              Syari’ati sendiri menyebutkan bahwa rausyanfikr merupakan seorang intelektual yang mengemban tugas untuk meneruskan perjuangan seorang Nabi dan menentang ketimpangan zaman. Jadi, Intelektual adalah sekelompok orang yang merasa terpanggil untuk memperbaiki masyarakatnya, menangkap aspirasi mereka, merumuskannya dalam bahasa yang dapat dipahami setiap orang, menawarkan strategi dan alternatif pemecahan masalah (Shariati, 1998).

              Sementara itu menurut Abdul Halim Sani, seorang aktivis dan kader yang tekun dalam dinamika perkaderan IMM, menulis dalam bukunya yang populer di kalangan kader ikatan berjudul  Manifesto Gerakan Intelektual Profetik,  sebagai berikut:

              “Cendekiawan pada dasarnya adalah pekerja-pekerja budaya yang selalu berupaya agar kebudayaan berkembang menjadi suatu yang lebih beradab, sesuai dengan tuntunan zaman berdasarkan nilai-nilai Illahi. Pangkal atau titik tolak cendekiawan nampak pada kegelisahan dan keprihatinan intelektualnya didasari pada kesadaran nilai-nilai agama, ketika berbenturan dengan realitas sosial. Kesadaran tersebut, merupakan selaras dengan keprihatinan yang dimiliki oleh para nabi, mujtahid, yang mempertanyakan keharusan teologis yang terpantul dalam realitas sosial. Oleh karena itu, tugas seorang cendekiawan adalah meneruskan tradisi kenabian dalam melakukan transformasi sosial yang berkeadilan guna terciptanya khairu ummat” (Abdul Halim Sani, 2011)

              Selanjutnya, Mas Sani menyebutkan bahwa IMM merupakan organisasi yang memiliki ciri gerakan intelektual profetik berdasarkan alasan-alasan berikut: Pertama, merupakan respon terhadap realitas makro yang menyebabkan dehumanisasi. Kedua, respon terdapat diri (internal) IMM yang membutuhkan paradigma gerakan dalam rangka menyikapi realitas sosial. Ketiga, adalah respon terhadap amal usaha dan sejarah Muhammadiyah, terjebak dalam ritualitas, birokratis, pragmatisme sehingga Muhammadiyah menjadi sangkar besi rasionalisme.

              Membumikan Peran Intelektual dalam IMM

              Berdasarkan uraian panjang di atas, peran intelektual di tubuh IMM sedikit menemui jalan terang. Kita telah menguraikan bagaimana pendapat Antonio Gramsci, Julien Benda, Foucault, Ali Syari’ati, Jalaludin Rahmat hingga Abdul Halim Sani. Bila mengingat kembali makna intelektual menurut Gramsci, maka IMM sebagai organisasi mahasiswa berarti berperan sebagai intelektual yang harus selalu menjalankan fungsi intelektualnya. Sebagai kaum intelektual IMM dituntut untuk selalu aktif berbuat dan bergerak. Tujuannya ialah untuk menjadi agen perubahan (agent of change) dalam suatu masyarakat, menjadi intelektual organik.

              Selanjutnya, IMM diharapkan mampu menjadi bagian dari manusia-manusia yang langka, yang berperan dalam membangun kesadaran umat manusia seperti yang diharapkan Julien Benda, juga tidak gampang terpukau dengan kepentingan praktis (pragmatis). Ha-hal yang sifatnya pragmatis tersebut bukannya malah membangun kesadaran umat manusia, malah bisa jadi  melumpuhkan kesadaran para kader IMM itu sendiri. Dalam kerangka pemikiran Foucault, seorang filsuf  Prancis, IMM mau tidak mau memang harus mengaplikasikan segenap kemampuan akademik yang dimilikinya agar ia mampu menjalankan peran intelektualnya dengan baik.

              IMM dengan kapasitas dan kemampuannya harus mampu menjadi representasi dari umat, bangsa dan persyarikatan. Hadirnya IMM sebagai representasi dari ketiga unsur tersebut tentu dalam rangka memainkan peran intelektualnya sebagaimana yang telah disebutkan Edward Wadi Said. Berperan sebagai subjek, bukan menjadi objek perubahan.

              Peran seorang intelektual atau rausyanfikr menurut Ali Syari’ati lebih khas lagi. Sekaligus menjadi pembeda makna intelektual yang berasal dari seorang muslim itu sendiri. Dalam konteks ini, para kader IMM diharapkan mampu menjadi manusia-manusia yang tercerahkan (rausyanfikr) yang fungsi utamanya melanjutkan perjuangan Nabi dalam mengamalkan dan medakwahkan nilai-nilai ajaran Islam selain tentunya mengentaskan problem-problem sosial yang terjadi di tengah masyarakat. IMM tidak selayaknya bersikap apatis dan acuh tak acuh dalam kehidupan bermasyarakat, minimal dalam skala kecil yaitu kehidupan dalam masyarakat mahasiswa.

              IMM sebagai seorang intelektual profetik barangkali lebih tepat untuk menjelaskan seperti apa peran intelektual IMM. Karena istilah tersebut memberikan identitas khusus bahwa IMM merupakan anak ideologis Muhammadiyah yang selalu berupaya menegakkan ajaran Islam sesuai dengan irama dan nada Muhammadiyah itu sendiri.

              Istilah profetik ini juga menjadi identitas bahwa IMM seperti yang dikatakan Mas Sani harus memiliki kesadaran, yang mana kesadaran tersebut “selaras dengan keprihatinan yang dimiliki oleh para nabi, mujtahid, yang mempertanyakan keharusan teologis yang terpantul dalam realitas sosial”. Demikian peran intelektual dalam tubuh IMM yang berorientasi luas sekaligus juga memiliki khasnya sebagai intelektual profetik.

              –Read Moremuhammadiyah.or.id

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Tugas, wewenang kewajiban PPS Pemilu 2024

              Next Post

              Cheltenham Town

              InfoLain

              FKIK UMSU Yudisium  Dokter Rektor ; AI  Jadi Tantangan Dunia Kesehatan
              BeritaMu

              FKIK UMSU Yudisium Dokter Rektor ; AI Jadi Tantangan Dunia Kesehatan

              05/07/2026
              BeritaMu

              Meneguhkan Dakwah, Menguatkan Tajdid: Dari PKTW Lahir Kader Tarjih untuk Islam Berkemajuan

              05/07/2026
              BeritaMu

              LLHPB PP ‘Aisyiyah Perkuat Konsolidasi Gerakan Lingkungan dan Kebencanaan Jelang Tanwir dan Muktamar

              05/07/2026
              Next Post

              Cheltenham Town

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0
                FKIK UMSU Yudisium  Dokter Rektor ; AI  Jadi Tantangan Dunia Kesehatan

                FKIK UMSU Yudisium Dokter Rektor ; AI Jadi Tantangan Dunia Kesehatan

                05/07/2026

                Meneguhkan Dakwah, Menguatkan Tajdid: Dari PKTW Lahir Kader Tarjih untuk Islam Berkemajuan

                05/07/2026

                LLHPB PP ‘Aisyiyah Perkuat Konsolidasi Gerakan Lingkungan dan Kebencanaan Jelang Tanwir dan Muktamar

                05/07/2026

                Disita BNN, 3,37 Ton Ganja Thailand Diduga akan Diolah Jadi Liquid Vape

                05/07/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (28,640)
                • Hukum Islam (1,460)
                • Kabar PTMA (3,893)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                FKIK UMSU Yudisium  Dokter Rektor ; AI  Jadi Tantangan Dunia Kesehatan

                FKIK UMSU Yudisium Dokter Rektor ; AI Jadi Tantangan Dunia Kesehatan

                05/07/2026

                Meneguhkan Dakwah, Menguatkan Tajdid: Dari PKTW Lahir Kader Tarjih untuk Islam Berkemajuan

                05/07/2026

                LLHPB PP ‘Aisyiyah Perkuat Konsolidasi Gerakan Lingkungan dan Kebencanaan Jelang Tanwir dan Muktamar

                05/07/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In