Rabu (02/11/2022), Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta (FT UMJ) menerima 58 makalah dari berbagai negara, yang diketahui dalam Seminar Nasional Teknik (SENASTEK) dan Iternational Conference on Engineering, Construction, Renewable Energy, and Advanced Materials (ICECREAM) 2022. Agenda yang bertajuk Designing Sustainable Technologies Towards Resilient Future ini, diselenggarakan secara hybrid di Aula Djoanda FT UMJ dan zoom meetings, yang diikuti kurang lebih 250 peserta.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I UMJ Dr. Muhammad Hadi, S.Kep., M.Kep., Dekan FT Irfan Purnawan, S.T., M.Chem.Eng., Direktur Utama PT
JakLingko Indonesia Muhamad Kamaluddin, S.T., M.B.A., Dekan FT Universitas Indonesia dan Ketua DPD ADRI DKI Jakarta dan Banten Prof. Dr. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., Automasi Industri Pertanian dan Kehutanan Eko Fajar Nurprasetyo, B.Eng., M.Arts., Ph.D., Asisten Deputi Ketahanan Kebencanaan dan Pemanfaatan Teknologi Kemenko Perekonomian Muksin, serta Ketua Panitia Yeptadian Sari, S.T., M.T.
Muhammad Hadi mengutarakan bahwa pergelaran SEMNASTEK dan ICECREAM 2022 oleh FT UMJ, merupakan perkembangan akademik yang baik karena salah satu fokusnya dilihat dari perkembangan teknologi digital yang sangat pesat. “Pasca pandemik kita dapat inspirasi dan perubahan dalam dunia perkembangan teknologi, dan FT sangat pas menjadi dinding kegiatan ini,” tutur Hadi.
Selaras dengan Hadi, Irfan Purnawan mengungkapkan rasa syukurnya FT UMJ dapat kembali melaksanakan SEMNASTEK ke-8 dan ICECRAM ke-2 walaupun masih dalam situasi pandemik. Ia menyatakan sesuai dengan tema kegiatan, fakultas mulai bangkit dan kembali lagi baik di sisi akademik maupun praktisi. “Dari ICECREAM ini, ada 7 negara yang berkumpul. Harapan kami (FT UMJ) dapat memberikan output yang menjadi rekomendasi dalam rangka Recover Together Recover Stronger, untuk sumbangsih kepada bangsa ini sehingga menjadi lebih tangguh,” jelas Irfan.
Yeptadian Sari mengatakan bahwa jumlah makalah yang disebutkan ada penambahan dari kegiatan tahun sebelumnya. Makalah ini merupakan karya ilmiah yang memiliki ciri khas tersendiri mengenai teknologi, sehingga nanti dapat menjadi pembahasan dan akan berkelanjutan. Menurutnya kegiatan tersebut merupakan bagian dari Catur Dharma Perguruan Tinggi. “Kita memang diwajibkan mempublikasikan sesuatu, dan tuntutan melakukan perubahan yang bersumber dari kondisi yang ada seperti pandemik saat ini,” tambah Sari.
Sebagai panelis, Muksin menyebutkan ada tiga unsur daya saing terkait strategi pemanfaatan teknologi dalam mendukung pengembangan wilayah berkelanjutan. Hal tersebut yaitu problematika wilayah, tantangan eksternal, dan pentingnya daya saing. Pengaruh pokok lain adalah teknologi, sumber daya alam, dan sumber daya manusia.
Selain itu, Muhammad Kamaluddin yang berfokus di bidang transportasi mengatakan alasan generasi muda untuk menggunakan transportasi umum, seperti adanya digital safety, sosialisasi dan engagement, serta alasan moda transportasi untuk experience. Sedangkan, Heri Hermansyah dalam bidang pendidikan memberikan kiat-kiat implementasi sustainable agar dapat bersaing, yang dapat memberikan kontribusi ilmiah dengan produk yang inovatif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan alam.
Kemudian, Eko Fajar Nurprasetyo yang menitikberatkan pada otomasi industri pertanian dan kehutanan di Indonesia, mengungkapkan bahwa tantangan pertanian dan perkebunan yaitu penguasaan lahan yang kecil, padat karya, dan pendapatan yang rendah. Oleh karena itu, diperlukan perluasan lahan dan teknologi pendukungnya. Lebih lanjut, ia juga membahas develop product, maka yang diperhatikan adalah pastikan adanya industri hilir (pemakai) di Indonesia, off-taker produk yang memiliki kemampuan teknis dan berdiskusi, setiap tahapan dapat melakukan produksi massal dengan baik, serta ada funding dan pasar yang cukup. (QF/KSU)
Artikel SEMNASTEK dan ICE CREAM 2022 Terima 58 Makalah Internasional pertama kali tampil pada Universitas Muhammadiyah Jakarta.








