Jamaah Haji Indonesia Laksanakan Lempar Jumrah Aqabah dan Tahalul Awal
INFOMU.CO | Mina – Ratusan ribu Jemaah haji Indonesia mulai melaksanakan lempar jumrah aqabah di Jamarat, Mina, Rabu (27/5/2026), setelah menjalani mabit dan pergerakan dari Muzdalifah. Prosesi tersebut menjadi salah satu rangkaian penting ibadah haji yang dilanjutkan dengan tahalul awal bagi para jemaah yang telah selesai lempar jumrah Aqobah.
Sejak dini hari, ribuan jemaah tampak bergerak menuju area Jamarat dengan pengawalan petugas haji bersama jutaan jemaah dari seluruh dunia yang menuju satu titik sama, Jamarat.
Suasana khusyuk dan penuh semangat terlihat saat para jemaah melempar tujuh butir kerikil ke jumrah aqabah sebagai simbol melawan godaan setan. Meski mereka harus berjalan cukup jauh untuk sampai Jamarat.
Usai melaksanakan lempar jumrah aqabah, jemaah langsung melakukan tahalul awal dengan mencukur atau memotong rambut. Tahapan ini menandai sebagian larangan ihram telah diperbolehkan kembali, kecuali hubungan suami istri.
Jemaah Indonesia yang mengikuti skema mabit murur juga mulai berdatangan ke Mina sejak malam hari. Dalam skema tersebut, jemaah hanya melintas di Muzdalifah menggunakan bus tanpa turun, sebelum langsung menuju Mina untuk beristirahat dan melanjutkan prosesi lempar jumrah aqobah.
Wartawan Malang Posco Media, Muhaimin, yang tahun ini bertugas sebagai petugas haji di tim Media Center Haji, turut mengawal jemaah mabit murur sejak keberangkatan dari Arafah hingga tiba di Mina. Ia memastikan proses pergerakan jemaah berjalan lancar, terutama bagi jemaah lansia dan mereka yang memiliki keterbatasan fisik.
“Alhamdulillah proses mabit murur berjalan lancar. Jemaah bisa langsung menuju Mina untuk istirahat sebelum melaksanakan lempar jumrah aqabah,” ujar Muhaimin di Mina.
Menurutnya, skema murur sangat membantu mengurangi kepadatan di Muzdalifah sekaligus memudahkan mobilitas jemaah dengan risiko kesehatan tinggi. Para petugas juga terus mendampingi jemaah selama proses ibadah di Mina.
Pantauan di kawasan Jamarat, arus jutaan jemaah berlangsung tertib dengan pengaturan ketat dari petugas keamanan Arab Saudi. Jalur menuju lokasi lempar jumrah dipadati jutaan jemaah dari berbagai negara yang datang bergelombang sesuai jadwal masing-masing.
Setelah menyelesaikan lempar jumrah aqabah dan tahalul awal, jemaah haji Indonesia akan melanjutkan rangkaian ibadah di Mina selama hari tasyrik dengan melaksanakan lempar jumrah ula, wustha, dan aqabah. mereka juga akan ke Makkah untuk melaksanakan tawaf Ifadah. Sebagian jemaah kembali ke tenda Mina untuk mabit, sebagian jemaah lainnya tanazul, setelah lempar jumrah menuju ke hotelnya. (***)









