Dosen Pertanian UMSU Edukasi Ibu-Ibu Aisyiyah Helvetia Olah Limbah Dapur Menjadi Eco Enzyme
INFOMU.CO, MEDAN – Dosen Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mendorong peningkatan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui edukasi dan pelatihan pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi eco enzyme. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Pimpinan Cabang Aisyiyah Helvetia pada Jumat, 16 Oktober 2026, melalui Program Kemitraan Pengembangan Muhammadiyah (PKPM).
Kegiatan tersebut melibatkan tiga dosen Fakultas Pertanian UMSU, yakni Nana Trisna Mei Br Kabeakan, S.P., M.Si., Dr. Andini Hanif, S.Si., M.Si., dan Dian Retno Intan, S.P., M.P. Para peserta yang merupakan ibu-ibu Aisyiyah Cabang Helvetia mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya pemilahan sampah organik dan anorganik serta pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang memiliki nilai guna.
Dalam kegiatan tersebut, tim pelaksana menjelaskan bahwa sampah organik seperti kulit buah, sisa potongan sayuran, dan limbah dapur lainnya masih sering dibuang begitu saja. Padahal, bahan-bahan tersebut berpotensi diolah menjadi produk bermanfaat melalui proses fermentasi untuk menghasilkan eco enzyme.
Pelatihan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan eco enzyme menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan rumah tangga. Bahan organik yang digunakan antara lain sisa potongan sayuran bayam dan kangkung, kulit semangka, kulit nanas, serta kulit jeruk. Bahan tersebut kemudian dikombinasikan dengan air bersih dan molase sebagai bahan pendukung proses fermentasi.
Melalui praktik ini, peserta diperkenalkan pada salah satu alternatif pengelolaan sampah organik yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah. Produk eco enzyme yang dihasilkan berpotensi dimanfaatkan untuk berbagai keperluan rumah tangga dan lingkungan, termasuk sebagai salah satu bahan alternatif pupuk organik cair setelah melalui proses fermentasi dan penggunaan yang sesuai.
Tim pelaksana berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari sumbernya. Kebiasaan memilah sampah dan memanfaatkan kembali limbah organik menjadi langkah sederhana yang dapat memberikan kontribusi terhadap upaya pelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan PKPM ini, Fakultas Pertanian UMSU turut memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. Kolaborasi dengan Aisyiyah diharapkan dapat menjadi awal terbentuknya kebiasaan pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih bijak, produktif, dan berkelanjutan.



