• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, Oktober 30, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Keberislaman yang Baik Adalah Berdampak pada Lingkungan Sosial

    Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

    Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

    Surabaya, Mas Mansur, dan Jalan Panjang Majelis Tarjih Muhammadiyah

    Lahan, Konsesi, dan Ekonomi Politik Api: Siapa Menanggung Kerugian, Siapa Menguasai Keuntungan?

    Lahan, Konsesi, dan Ekonomi Politik Api: Siapa Menanggung Kerugian, Siapa Menguasai Keuntungan?

    Pengkaderan Muhammadiyah Bermula dari Rumah

    SUMU Audiensi dengan KJRI Guangzhou, Dorong Penguatan Ekspor dan Pengembangan SDM Industri Indonesia

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Keberislaman yang Baik Adalah Berdampak pada Lingkungan Sosial

      Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

      Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

      Surabaya, Mas Mansur, dan Jalan Panjang Majelis Tarjih Muhammadiyah

      Lahan, Konsesi, dan Ekonomi Politik Api: Siapa Menanggung Kerugian, Siapa Menguasai Keuntungan?

      Lahan, Konsesi, dan Ekonomi Politik Api: Siapa Menanggung Kerugian, Siapa Menguasai Keuntungan?

      Pengkaderan Muhammadiyah Bermula dari Rumah

      SUMU Audiensi dengan KJRI Guangzhou, Dorong Penguatan Ekspor dan Pengembangan SDM Industri Indonesia

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Keberislaman yang Baik Adalah Berdampak pada Lingkungan Sosial

          Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

          Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

          Surabaya, Mas Mansur, dan Jalan Panjang Majelis Tarjih Muhammadiyah

          Lahan, Konsesi, dan Ekonomi Politik Api: Siapa Menanggung Kerugian, Siapa Menguasai Keuntungan?

          Lahan, Konsesi, dan Ekonomi Politik Api: Siapa Menanggung Kerugian, Siapa Menguasai Keuntungan?

          Pengkaderan Muhammadiyah Bermula dari Rumah

          SUMU Audiensi dengan KJRI Guangzhou, Dorong Penguatan Ekspor dan Pengembangan SDM Industri Indonesia

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Keberislaman yang Baik Adalah Berdampak pada Lingkungan Sosial

            Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

            Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

            Surabaya, Mas Mansur, dan Jalan Panjang Majelis Tarjih Muhammadiyah

            Lahan, Konsesi, dan Ekonomi Politik Api: Siapa Menanggung Kerugian, Siapa Menguasai Keuntungan?

            Lahan, Konsesi, dan Ekonomi Politik Api: Siapa Menanggung Kerugian, Siapa Menguasai Keuntungan?

            Pengkaderan Muhammadiyah Bermula dari Rumah

            SUMU Audiensi dengan KJRI Guangzhou, Dorong Penguatan Ekspor dan Pengembangan SDM Industri Indonesia

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Memberantas Narkoba dan Judi Online: Jangan Hanya Menangkap, Benahi Akarnya

              admin by admin
              29/10/2026
              in BeritaMu
              0
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Memberantas Narkoba dan Judi Online: Jangan Hanya Menangkap, Benahi Akarnya

              Oleh: Jufri – Pegiat Sosial Politik dan Dakwah Kebangsaan

              WartaTerkait

              Keberislaman yang Baik Adalah Berdampak pada Lingkungan Sosial

              Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

              Surabaya, Mas Mansur, dan Jalan Panjang Majelis Tarjih Muhammadiyah

              Lahan, Konsesi, dan Ekonomi Politik Api: Siapa Menanggung Kerugian, Siapa Menguasai Keuntungan?

              Salah satu pekerjaan menonjol yang dilakukan kepolisian di bawah kepemimpinan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto adalah pemberantasan narkoba dan judi online yang tampaknya dilakukan dengan lebih serius.

              Di berbagai daerah dan tingkatan, polisi melakukan penggeledahan, penggerebekan, penangkapan, hingga pembongkaran jaringan peredaran narkoba dan praktik perjudian daring. Keseriusan ini patut diapresiasi, sebab keduanya telah menjadi persoalan serius yang mengancam masa depan masyarakat, terutama generasi muda dan keluarga.

              Pemberantasan narkoba menjadi salah satu agenda penting Kapolri Suyudi. Pengalamannya sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) tentu menjadi bekal dalam menangani persoalan narkotika, mulai dari pencegahan hingga pemberantasan jaringan peredaran gelapnya.

              Namun, ada satu hal yang perlu kita pahami bersama: narkoba dan judi online tidak bisa diberantas hanya dengan menangkap pelakunya. Ada persoalan yang lebih mendasar dan kompleks, berkaitan dengan ekonomi, lapangan kerja, pendidikan, lingkungan sosial, dan ketahanan keluarga.

              Empat Juta Lebih Orang Terpapar Penyalahgunaan Narkotika

              Data BNN dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berdasarkan survei nasional periode 2023–2025 menunjukkan prevalensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia mencapai 2,11 persen dari penduduk usia 15–64 tahun, atau sekitar 4,15 juta orang.

              Angka ini meningkat dibandingkan hasil survei 2023, yang mencatat prevalensi 1,73 persen atau sekitar 3,36 juta orang.

              Artinya, persoalan narkotika belum selesai. Bahkan, hasil survei tersebut menunjukkan peningkatan jumlah penduduk yang terpapar penyalahgunaan narkotika.

              Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia pada Agustus 2025 mencapai sekitar 7,46 juta orang, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 4,85 persen.

              Kedua angka tersebut menggambarkan tantangan besar yang dihadapi bangsa ini. Namun, kita tidak boleh langsung menyimpulkan bahwa pengangguran menyebabkan penyalahgunaan narkoba. Hubungan keduanya tidak sesederhana itu.

              Yang perlu dipahami adalah bahwa persoalan narkoba, pengangguran, pendidikan, dan ketahanan keluarga merupakan bagian dari tantangan sosial yang perlu ditangani secara terpadu.

              Pertama, Lapangan Kerja dan Tekanan Ekonomi

              Indonesia memiliki angkatan kerja yang besar, tetapi kesempatan kerja yang layak belum selalu tersedia secara memadai.

              Ketika seseorang kesulitan memperoleh pekerjaan, hidup dalam tekanan ekonomi, dan kehilangan harapan terhadap masa depan, ia dapat menjadi lebih rentan terhadap berbagai perilaku berisiko.

              Tidak semua pengguna narkoba atau pemain judi online berasal dari keluarga miskin. Namun, tekanan ekonomi dapat memperbesar kerentanan seseorang, terutama ketika ia tidak memiliki dukungan sosial yang memadai.

              Bagi sebagian orang, narkoba menjadi pelarian dari persoalan hidup. Bagi sebagian lainnya, judi online menawarkan mimpi tentang uang cepat, kekayaan instan, dan jalan pintas keluar dari kesulitan ekonomi.

              Judi online bahkan menawarkan sesuatu yang sangat menggoda: harapan memperoleh uang tanpa harus bekerja keras.

              Padahal, kenyataannya justru sering berbalik. Uang habis, utang bertambah, keluarga berkonflik, dan kehidupan semakin sulit.

              Karena itu, Indonesia tidak cukup hanya menangkap pengguna dan pengedar narkoba atau menindak jaringan judi online. Negara juga harus membangun ekosistem sosial dan ekonomi yang memungkinkan masyarakat hidup lebih sehat, mandiri, dan memiliki harapan.

              Menciptakan lapangan kerja, memperluas kesempatan berusaha, memperkuat UMKM, dan menyediakan ruang produktif bagi anak muda merupakan bagian dari upaya pencegahan yang tidak boleh diabaikan.

              Jangan sampai negara begitu sibuk menangkap orang yang terjerumus, tetapi kurang serius membangun lingkungan yang dapat mencegah mereka terjerumus.

              Kedua, Pendidikan Harus Membangun Kemandirian

              Pendidikan semestinya tidak hanya menghasilkan orang yang memiliki ijazah, tetapi juga manusia yang mampu berpikir kritis, mengendalikan diri, mengambil keputusan, dan menghadapi persoalan hidup.

              Generasi yang kuat bukanlah generasi yang tidak pernah menghadapi masalah, melainkan generasi yang memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah tanpa harus merusak dirinya sendiri.

              Pendidikan juga harus membekali anak muda dengan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja, literasi keuangan, pemahaman tentang bahaya narkoba, serta kemampuan mengenali jebakan judi online di ruang digital.

              Jangan sampai pendidikan kita hanya sibuk mengejar angka kelulusan, gelar, dan sertifikat, tetapi kurang berhasil membentuk karakter, kemandirian, serta daya tahan menghadapi tekanan kehidupan.

              Di era digital, tantangannya semakin besar. Telepon pintar yang semestinya menjadi sarana belajar, bekerja, dan membangun kreativitas justru dapat berubah menjadi pintu masuk menuju kecanduan judi online.

              Karena itu, pendidikan harus bergerak mengikuti perubahan zaman. Bukan hanya mendidik anak agar pintar menjawab soal, tetapi juga agar bijak menjalani kehidupan.

              Ketiga, Keluarga Adalah Benteng Pertama

              Dalam banyak kasus, polisi baru hadir setelah persoalan terjadi. Keluarga seharusnya menjadi lingkungan pertama yang mengenali perubahan perilaku, memberikan perhatian, dan membantu seseorang keluar dari masalah sebelum semuanya terlambat.

              Sayangnya, tidak semua keluarga memiliki ketahanan yang cukup untuk menjalankan peran tersebut.

              Tekanan ekonomi, konflik rumah tangga, keterbatasan waktu bersama, dan komunikasi yang buruk dapat membuat anggota keluarga kehilangan tempat untuk bercerita.

              Anak-anak tumbuh tanpa pendampingan yang memadai, sementara orang tua terkadang terlalu sibuk mencari nafkah hingga tidak menyadari perubahan perilaku anaknya.

              Namun, menyalahkan keluarga juga bukan jalan keluar. Keluarga yang sehat membutuhkan dukungan lingkungan dan kebijakan publik yang sehat pula.

              Orang tua yang harus bekerja sepanjang hari demi memenuhi kebutuhan hidup tentu menghadapi tantangan berbeda dengan keluarga yang memiliki waktu, sumber daya, dan akses pendidikan yang memadai.

              Karena itu, membangun ketahanan keluarga tidak cukup hanya dengan ceramah tentang pentingnya pengawasan orang tua. Kita juga membutuhkan kebijakan yang mendukung kesejahteraan keluarga, akses terhadap layanan konseling, pendidikan pengasuhan, dan lingkungan sosial yang melindungi anak-anak.

              Keluarga memang bukan pengganti tugas kepolisian. Sebaliknya, polisi juga tidak mungkin menggantikan peran keluarga. Keduanya memiliki tanggung jawab berbeda yang harus saling menguatkan.

              Keempat, Penjara Harus Membina, Bukan Sekadar Menghukum

              Penindakan hukum tetap penting. Bandar, pengedar, pengendali jaringan, dan pelaku kejahatan harus diproses sesuai hukum. Jaringan yang memperoleh keuntungan dari kehancuran hidup orang lain tidak boleh dibiarkan.

              Namun, kita juga perlu membedakan penanganan terhadap bandar dan pengedar yang terorganisasi dengan pengguna narkoba yang mengalami ketergantungan dan membutuhkan rehabilitasi. Penanganan harus mempertimbangkan ketentuan hukum, tingkat keterlibatan, serta kebutuhan pemulihan masing-masing orang.

              Penjara pun harus menjadi tempat pembinaan, bukan sekadar tempat menghukum.

              Jangan sampai seseorang masuk penjara dengan persoalan tertentu, tetapi keluar dengan jaringan kejahatan yang lebih luas, keterampilan kriminal yang semakin berkembang, dan peluang hidup yang justru semakin sempit.

              Karena itu, pembenahan lembaga pemasyarakatan, integritas aparat, pengawasan terhadap peredaran narkoba di dalam tahanan, serta program rehabilitasi dan reintegrasi sosial harus menjadi bagian dari agenda pemberantasan narkoba.

              Penegakan hukum yang tegas perlu berjalan bersama pembinaan yang manusiawi. Ketegasan tanpa pembenahan hanya akan membuat kita sibuk menangkap orang baru, sementara persoalan lama terus berulang.

              Hal serupa berlaku bagi judi online. Memblokir situs saja tidak cukup apabila jaringan di belakangnya terus mencari cara untuk beroperasi, memindahkan transaksi, dan menjangkau korban baru.

              Penindakan harus menyasar pengendali jaringan, aliran dana, promosi ilegal, serta pihak-pihak yang sengaja mengambil keuntungan dari kerentanan masyarakat.

              Di sinilah pentingnya kerja sama antara kepolisian, pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, masyarakat, dan penyedia layanan digital.

              Polisi Penting, tetapi Tidak Bisa Bekerja Sendirian

              Kita tentu menginginkan kepolisian yang tegas, profesional, dan berintegritas. Ketika pemberantasan narkoba dan judi online dilakukan dengan lebih serius, masyarakat patut memberikan dukungan sekaligus mengawasi agar penegakan hukum berjalan adil dan tidak tebang pilih.

              Namun, keberhasilan tidak semestinya hanya diukur dari jumlah penggerebekan, orang yang ditangkap, atau lokasi yang ditutup.

              Kita juga perlu bertanya: apakah jumlah pengguna narkoba menurun? Apakah orang yang mengalami ketergantungan memperoleh pemulihan? Apakah jaringan judi online benar-benar melemah? Apakah keluarga semakin terlindungi? Apakah anak muda memiliki lebih banyak kesempatan untuk bekerja dan membangun masa depan?

              Ukuran keberhasilan yang sesungguhnya adalah berkurangnya korban dan semakin kecilnya peluang masyarakat terjerumus kembali.

              Kita tidak ingin aparat terus bekerja keras menangkap pelaku, sementara lingkungan sosial yang melahirkan kerentanan tetap dibiarkan. Kita juga tidak ingin masyarakat terus menjadi korban dari sistem yang gagal menyediakan pendidikan, pekerjaan, perlindungan, dan harapan.

              Pada akhirnya, narkoba dan judi online bukan semata-mata persoalan kriminalitas. Keduanya juga merupakan persoalan kesehatan masyarakat, pendidikan, ekonomi, dan ketahanan keluarga.

              Kita membutuhkan kepolisian yang kuat, pemerintah yang serius membuka kesempatan kerja, pendidikan yang membangun kemandirian, serta keluarga yang mampu menjadi tempat tumbuhnya harapan.

              Pemberantasan narkoba dan judi online tidak boleh berhenti pada keberhasilan operasi. Kita membutuhkan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

              Sebab, memberantas narkoba dan judi online bukan hanya soal bagaimana menangkap mereka yang terjerumus, tetapi juga bagaimana mencegah semakin banyak orang terjerumus.

              Jangan hanya sibuk memadamkan api. Kita juga harus mencari tahu mengapa api terus menyala, dari mana sumber bahan bakarnya, dan bagaimana mencegah kebakaran berikutnya.

              Di situlah pemberantasan yang sesungguhnya: tegas dalam penegakan hukum, serius dalam pencegahan, dan sungguh-sungguh membenahi akar persoalan.

              Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              AJMM Batch II Berakhir : Kader Muda Muhammadiyah Siap Gaungkan Muktamar ke-49

              Next Post

              Muhammadiyah dan Qatar Jajaki Kerja Sama Pendidikan Bahasa Arab hingga Kaderisasi Imam

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Keberislaman yang Baik Adalah Berdampak pada Lingkungan Sosial

              30/10/2026
              Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa
              BeritaMu

              Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

              30/10/2026
              BeritaMu

              Surabaya, Mas Mansur, dan Jalan Panjang Majelis Tarjih Muhammadiyah

              30/10/2026
              Next Post

              Muhammadiyah dan Qatar Jajaki Kerja Sama Pendidikan Bahasa Arab hingga Kaderisasi Imam

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Keberislaman yang Baik Adalah Berdampak pada Lingkungan Sosial

                30/10/2026
                Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

                Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

                30/10/2026

                Surabaya, Mas Mansur, dan Jalan Panjang Majelis Tarjih Muhammadiyah

                30/10/2026
                Lahan, Konsesi, dan Ekonomi Politik Api: Siapa Menanggung Kerugian, Siapa Menguasai Keuntungan?

                Lahan, Konsesi, dan Ekonomi Politik Api: Siapa Menanggung Kerugian, Siapa Menguasai Keuntungan?

                30/10/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (30,034)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,388)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Keberislaman yang Baik Adalah Berdampak pada Lingkungan Sosial

                30/10/2026
                Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

                Menjaga Amanah, Keadilan dan Persatuan di Tengah Ujian Bangsa

                30/10/2026

                Surabaya, Mas Mansur, dan Jalan Panjang Majelis Tarjih Muhammadiyah

                30/10/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In