• Tentang
  • Sumber
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Senin, September 28, 2026
  • Login
  • Home
  • BeritaMu

    Kabar Baik untuk Guru: Pemerintah Perkuat Kesejahteraan, Karier, dan Kompetensi

    Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias

    Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias

    Dekan FISIP UMTS Nurhamidah Gajah Isi Kuliah Umum di Universitas Teknologi Sumbawa

    Perkuat Jejaring Bisnis, SUMU Malang Raya Gelar Kopi Darat Lintas Pengusaha

    Belajar di Bawah Temaram Pelita, Masa Depan Anak-Anak RT 19 Desa Trans Aliaga V yang Terancam

    Ketika Musik Menjadi Senjata: Sosiologi Suara dalam Pusaran Konflik Sosial

    Ketika Musik Menjadi Senjata: Sosiologi Suara dalam Pusaran Konflik Sosial

    Trending Tags

    • Kabar PTMA

      Kabar Baik untuk Guru: Pemerintah Perkuat Kesejahteraan, Karier, dan Kompetensi

      Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias

      Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias

      Dekan FISIP UMTS Nurhamidah Gajah Isi Kuliah Umum di Universitas Teknologi Sumbawa

      Perkuat Jejaring Bisnis, SUMU Malang Raya Gelar Kopi Darat Lintas Pengusaha

      Belajar di Bawah Temaram Pelita, Masa Depan Anak-Anak RT 19 Desa Trans Aliaga V yang Terancam

      Ketika Musik Menjadi Senjata: Sosiologi Suara dalam Pusaran Konflik Sosial

      Ketika Musik Menjadi Senjata: Sosiologi Suara dalam Pusaran Konflik Sosial

      Trending Tags

      • Hukum Islam

        Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

        Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

        Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

        SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

        5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

        Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

      • SekolahMu
        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

        Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

        Trending Tags

        • Majelis Virtual
        No Result
        View All Result
        Virtumu - Muhammadiyah All Channel
        Advertisement
        • Home
        • BeritaMu

          Kabar Baik untuk Guru: Pemerintah Perkuat Kesejahteraan, Karier, dan Kompetensi

          Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias

          Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias

          Dekan FISIP UMTS Nurhamidah Gajah Isi Kuliah Umum di Universitas Teknologi Sumbawa

          Perkuat Jejaring Bisnis, SUMU Malang Raya Gelar Kopi Darat Lintas Pengusaha

          Belajar di Bawah Temaram Pelita, Masa Depan Anak-Anak RT 19 Desa Trans Aliaga V yang Terancam

          Ketika Musik Menjadi Senjata: Sosiologi Suara dalam Pusaran Konflik Sosial

          Ketika Musik Menjadi Senjata: Sosiologi Suara dalam Pusaran Konflik Sosial

          Trending Tags

          • Kabar PTMA

            Kabar Baik untuk Guru: Pemerintah Perkuat Kesejahteraan, Karier, dan Kompetensi

            Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias

            Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias

            Dekan FISIP UMTS Nurhamidah Gajah Isi Kuliah Umum di Universitas Teknologi Sumbawa

            Perkuat Jejaring Bisnis, SUMU Malang Raya Gelar Kopi Darat Lintas Pengusaha

            Belajar di Bawah Temaram Pelita, Masa Depan Anak-Anak RT 19 Desa Trans Aliaga V yang Terancam

            Ketika Musik Menjadi Senjata: Sosiologi Suara dalam Pusaran Konflik Sosial

            Ketika Musik Menjadi Senjata: Sosiologi Suara dalam Pusaran Konflik Sosial

            Trending Tags

            • Hukum Islam

              Lafal Salam Mengakhiri Shalat dan Salam Penutup Khutbah

              Adakah Azan Iqamah untuk Shalat Sendirian?

              Roh Anak Dikorbankan untuk Pesugihan

              SG Casino: El Playground Definitivo para Sesiones de Juego Cortas y de Alta‑Intensidad

              5Gringos Casino: High‑Intensity Slots & Live Play for Quick Wins

              Magius Casino: Quick‑Hit Slots en Snelle Winsten

            • SekolahMu
              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              SD Mugeb Menggelar Tasmik Tahfidh Excellent

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Siswa SMK Muhlibat Mengikuti Sosialisasi Bahaya HIV/AIDS

              Di SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kemenko PMK Luncurkan Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Kepala Sekolah Muhammadiyah Ikutilah Kaidah Persyarikatan, Jangan sak Karepe Dewe

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Sekolah Muhammadiyah Sosialisasikan Muktamar 48 Ke Para Siswa

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Serunya Lomba Tarik Tambang di Sekolah Ini

              Trending Tags

              • Majelis Virtual
              No Result
              View All Result
              Virtumu - Muhammadiyah All Channel
              No Result
              View All Result
              Home BeritaMu

              Ketika Musik Menjadi Senjata: Sosiologi Suara dalam Pusaran Konflik Sosial

              admin by admin
              28/09/2026
              in BeritaMu
              0
              Ketika Musik Menjadi Senjata: Sosiologi Suara dalam Pusaran Konflik Sosial
              744
              VIEWS
              Share di FacebookShare di TwitterShare di WA

              Shohibul Anshor Siregar

              Oleh: Shohibul Anshor Siregar

              WartaTerkait

              Kabar Baik untuk Guru: Pemerintah Perkuat Kesejahteraan, Karier, dan Kompetensi

              Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias

              Dekan FISIP UMTS Nurhamidah Gajah Isi Kuliah Umum di Universitas Teknologi Sumbawa

              Perkuat Jejaring Bisnis, SUMU Malang Raya Gelar Kopi Darat Lintas Pengusaha

              Dalam catatan sejarah perubahan sosial, kita sering kali terpaku pada apa yang tampak oleh mata: spanduk yang membentang, kepalan tangan di udara, atau bentrokan fisik di garis depan. Kita kerap lupa bahwa gerakan sosial tidak pernah bergerak dalam keheningan. Di balik setiap barisan massa yang menuntut keadilan, ada gelombang suara—mulai dari pekikan yel-yel, ketukan perkusi jalanan, hingga lagu perjuangan yang dinyanyikan serempak.

              Suara dan musik bukanlah sekadar pemanis demonstrasi atau produk estetika semata. Dalam kacamata sosiologi, praksis musikal adalah instrumen politik yang inheren dengan kekuasaan. Ia adalah katalisator yang mampu mengubah kecemasan individual menjadi mobilisasi kolektif yang masif.

              Medan Tempur Auditoris: Hegemoni vs Resistensi

              Secara sosiologis, suara di ruang publik tidak pernah netral. Sosiolog Prancis, Pierre Bourdieu, mengingatkan bahwa ruang publik adalah arena kontestasi modal simbolik. Siapa yang menguasai ruang suara, dialah yang memegang kendali atas narasi.

              Dalam situasi konflik sosial, kita kerap melihat bagaimana suara digunakan sebagai instrumen penegak hegemoni dan kepatuhan. Tengok saja bagaimana deru mesin ekskavator, sirine patroli aparat, hingga bentakan pengeras suara mendominasi bentang suara (soundscape) dalam konflik agraria kontemporer di Wadas atau Rempang. Bunyi-bunyi industrial dan militeristik ini diproduksi secara sengaja untuk menciptakan represi psikologis, mengintimidasi warga, dan membungkam ruang dialog.

              Namun, kekuasaan tidak pernah absolut. Masyarakat sipil merespons represi ini dengan menciptakan konter-hegemoni melalui bunyi. Ketika jalur komunikasi formal disumbat, musik protes maju sebagai senjata alternatif. Di sinilah musik bertransformasi menjadi apa yang disebut Antonio Gramsci sebagai alat perjuangan budaya—sebuah medium untuk meruntuhkan kesadaran palsu dan menelanjangi ketidakadilan.

              Komparasi Lintas Zaman dan Benua: Dari Jalanan Jakarta hingga Santiago

              Kedahsyatan praksis musikal dalam konflik sosial bukanlah fenomena baru maupun lokal. Jika kita memverifikasinya secara empiris, kita akan menemukan benang merah yang sama yang melintasi sekat geografi dan generasi:

               

              Dimensi PerbandinganKasus Lintas Benua & ZamanManifestasi Suara & KekuasaanDampak Mobilisasi Kolektif
              Eropa (Abad ke-20)Gerakan Partisan Antifasis di Italia (1943–1945)Mempopulerkan lagu “Bella Ciao” sebagai simbol perlawanan terhadap diktator Benito Mussolini.Menjadi perekat ideologis yang menyatukan kelompok perlawanan yang terpecah-pecah di pegunungan Italia.
              Amerika Latin (1970-an)Gerakan Nueva Canción di Chile melawan rezim Augusto PinochetMusisi seperti Victor Jara menggunakan gitar akustik dan lagu “El pueblo unido jamás será vencido”.Lagu tersebut menjadi senjata psikologis warga kelas pekerja untuk bertahan di bawah teror penculikan rezim militer.
              Asia / Indonesia (1998)Gerakan Mahasiswa runtuhnya Orde BaruGemuruh lagu “Darah Juang” dan “Buruh Tani” menggema di dalam gedung DPR/MPR yang diduduki.Meleburkan sekat-sekat ego sektoral antar-universitas menjadi satu kekuatan tunggal yang meruntuhkan rezim 32 tahun.
              Indonesia KontemporerAksi “Reformasi Dikorupsi” (2019) & Aksi AgrariaPemanfaatan musik punk/noise, yel-yel teatrikal, dan amplifikasi audio via media sosial.Menjaga resiliensi massa di tengah kepungan gas air mata dan menarik simpati publik global secara instan.

              Mengikat Emosi, Melarutkan Ketakutan

              Mengapa pola ini terus berulang di berbagai belahan dunia? Jawabannya terletak pada dimensi afektifnya. Pengamat budaya Lawrence Grossberg mengenalkan konsep affective alliance (aliansi afektif), yaitu bagaimana musik mampu mengikat emosi individu-individu yang berbeda latar belakang ke dalam satu frekuensi perasaan yang sama.

              Di tengah kepungan barikade dan ancaman represi fisik—baik yang dihadapi mahasiswa Chile di bawah moncong senjata Pinochet, maupun mahasiswa Indonesia saat aksi kawal konstitusi baru-baru ini—rasa takut adalah musuh terbesar gerakan.

              Namun, ketika sebuah lagu perjuangan dinyanyikan bersama oleh ribuan orang, terjadi peleburan ego. Rasa takut individu larut ke dalam keberanian kolektif. Musik memberikan efek katarsis dan solidaritas instan; ia menyadarkan setiap orang di dalam barisan bahwa mereka tidak sedang berjalan sendirian.

              Membaca Politik Lewat Telinga

              Melihat fenomena ini, riset sosiologi kontemporer tidak boleh lagi mengabaikan aspek auditori. Konflik sosial tidak lagi cukup dianalisis hanya lewat pamflet politik, pasal-pasal hukum, atau pernyataan resmi di media sosial. Kita perlu melakukan “etnografi suara” untuk memverifikasi bagaimana getaran akustik di jalanan berujung pada tindakan politik nyata.

              Secara empiris, gerakan yang mampu memproduksi dan mengelola “suara” mereka sendiri cenderung lebih tangguh dan berumur panjang. Suara-suara ini berhasil menembus dinding kedap suara istana, menarik simpati publik luas, dan memaksa pembuat kebijakan untuk mendengarkan.

              Pada akhirnya, mendengarkan dinamika politik dunia dan Indonesia harus dilakukan dengan melatih telinga kita untuk mendengar lanskap suara di akar rumput. Sebab, di sanalah—di antara petikan gitar musisi jalanan Santiago, yel-yel warga Wadas yang mempertahankan tanahnya, dan resonansi lagu perjuangan mahasiswa Jakarta—kekuasaan sedang digugat, dan sejarah baru sedang dinyanyikan. (***)

              *** Penulis, Shohibul Anshor Siregar, Koordinator Umum Yayasan Pengembangan Basis Sosial Inisiatif dan Swadaya (‘nBASIS) dan Penulis Tamu Infomu.co

              Share98Tweet62Send
              Previous Post

              Di Hadapan 6.027 Mahasiswa Baru UMSU, Kapolri: Siapkan Diri Jadi Pemimpin Bangsa

              Next Post

              Enam Ribu Mahasiswa baru , Laboratorium Generasi Masa Depan Umat dan Bangsa

              admin

              admin

              InfoLain

              BeritaMu

              Kabar Baik untuk Guru: Pemerintah Perkuat Kesejahteraan, Karier, dan Kompetensi

              28/09/2026
              Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias
              BeritaMu

              Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias

              28/09/2026
              BeritaMu

              Dekan FISIP UMTS Nurhamidah Gajah Isi Kuliah Umum di Universitas Teknologi Sumbawa

              28/09/2026
              Next Post

              Belajar di Bawah Temaram Pelita, Masa Depan Anak-Anak RT 19 Desa Trans Aliaga V yang Terancam

              Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

              Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

              Stay Connected

                • Trending
                • Comments
                • Latest

                Kepemimpinan IMM: Dari Nilai Hingga Transformasi Gerakan

                03/10/2025

                Kaprodi MPI SPs UMJ Hadiri Muktamar Hidayatul Qur’an di Makkah

                05/09/2024

                MPI PWM Jateng Gelar Pesantren Digital Ramadan, Siapkan Jurnalis Muda Andal!

                18/03/2025

                BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Enam Hari di Sumut akibat IOD Negatif

                26/11/2025

                Perkuat Internasionalisasi Muhammadiyah, PCIM Arab Saudi Kuatkan Kelembagaan

                0

                Cerita Perkembangan dan Corak Beragam Islam di Amerika

                0

                Ngaji on the Street Makin Asyik saat Belajar Qiroah

                0

                Kompak, Walikota Melton dan Orang tua Siswa Takjub dengan Muhammadiyah Australia College

                0

                Kabar Baik untuk Guru: Pemerintah Perkuat Kesejahteraan, Karier, dan Kompetensi

                28/09/2026

                Dekan FISIP UMTS Nurhamidah Gajah Isi Kuliah Umum di Universitas Teknologi Sumbawa

                28/09/2026
                Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias

                Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias

                28/09/2026

                Perkuat Jejaring Bisnis, SUMU Malang Raya Gelar Kopi Darat Lintas Pengusaha

                28/09/2026
                Virtumu – Muhammadiyah All Channel

                Virtumu adalah kumpulan ragam informasi muhammadiyah dari berbagai kanal internet, dengan harapan akan menjadi wahana warta terpadu.

                Follow Us

                Kategori Info

                • BeritaMu (29,606)
                • Hukum Islam (1,633)
                • Kabar PTMA (4,258)
                • KesehatanMu (70)
                • Majelis Virtual (6)
                • Muktamar48 (7)
                • ortomMu (15)
                • sekolahMu (10)
                • Uncategorized (7,428)

                Info terbaru

                Kabar Baik untuk Guru: Pemerintah Perkuat Kesejahteraan, Karier, dan Kompetensi

                28/09/2026

                Dekan FISIP UMTS Nurhamidah Gajah Isi Kuliah Umum di Universitas Teknologi Sumbawa

                28/09/2026
                Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias

                Bimtek SatuMU Perkuat Tata Kelola Muhammadiyah se-Kepulauan Nias

                28/09/2026
                • Tentang
                • Sumber
                • Advertise
                • Privacy & Policy
                • Contact

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                No Result
                View All Result

                © 2025 VM - Virtual Muhammadiyah by Virtumu1912.

                Welcome Back!

                Sign In with Facebook
                Sign In with Google
                OR

                Login to your account below

                Forgotten Password?

                Retrieve your password

                Please enter your username or email address to reset your password.

                Log In